Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemberian Rational Emotive Behavior Therapy Dalam Mengontrol Perilaku Agresif Pada Pasien Perilaku Kekerasan

View through CrossRef
Pendahuluan: Perilaku kekerasan merupakan salah satu gejala gangguan jiwa yang dapat memicu bahaya secara fisik pada diri pasien maupun orang lain. Tujuan: mengetahui pemberian Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dalam mengontrol perilaku agresif pada pasien perilaku kekerasan. Metode: Tinjauan ini menggunakan pendekatan literature review. Sumber data diperoleh melalui hasil penelusuran artikel menggunakan empat database yaitu Pubmed, Proquest, Garuda, dan Google Scholar diidentifikasi 26.083 artikel. Analisis menggunakan peta data yang diekstraksi dalam tabel sintesis grid termasuk penulis, tahun, negara, tujuan, sampel, desain, durasi, hasil dan kesimpulan penelitian. Hasil: Empat artikel teridentifikasi dalam tinjauan ini menunjukkan bahwa sebelum diberikan terapi REBT sebagian besar pasien tidak mampu mengontrol perilaku agresif ditandai dengan tingginya rerata skor risiko perilaku agresif baik kognitif, afektif, sosial maupun fisiologis, namun setelah terapi REBT sebagian besar pasien mampu mengontrol perilaku agresif ditandai dengan perubahan yang signifikan pada gejala risiko perilaku kekerasan yang dialami pasien. Kesimpulan: Berdasarkan hasil review empat artikel, disimpulkan bahwa pemberian REBT secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan pasien perilaku kekerasan dalam mengontrol perilaku agresif ditandai dengan perubahan respon kognitif, afektif, sosial dan fisiologis pada pasien
Title: Pemberian Rational Emotive Behavior Therapy Dalam Mengontrol Perilaku Agresif Pada Pasien Perilaku Kekerasan
Description:
Pendahuluan: Perilaku kekerasan merupakan salah satu gejala gangguan jiwa yang dapat memicu bahaya secara fisik pada diri pasien maupun orang lain.
Tujuan: mengetahui pemberian Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dalam mengontrol perilaku agresif pada pasien perilaku kekerasan.
Metode: Tinjauan ini menggunakan pendekatan literature review.
Sumber data diperoleh melalui hasil penelusuran artikel menggunakan empat database yaitu Pubmed, Proquest, Garuda, dan Google Scholar diidentifikasi 26.
083 artikel.
 Analisis menggunakan peta data yang diekstraksi dalam tabel sintesis grid termasuk penulis, tahun, negara, tujuan, sampel, desain, durasi, hasil dan kesimpulan penelitian.
Hasil: Empat artikel teridentifikasi dalam tinjauan ini menunjukkan bahwa sebelum diberikan terapi REBT sebagian besar pasien tidak mampu mengontrol perilaku agresif ditandai dengan tingginya rerata skor risiko perilaku agresif baik kognitif, afektif, sosial maupun fisiologis, namun setelah terapi REBT sebagian besar pasien mampu mengontrol perilaku agresif ditandai dengan perubahan yang signifikan pada gejala risiko perilaku kekerasan yang dialami pasien.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil review empat artikel, disimpulkan bahwa pemberian REBT secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan pasien perilaku kekerasan dalam mengontrol perilaku agresif ditandai dengan perubahan respon kognitif, afektif, sosial dan fisiologis pada pasien.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Penggunaan Makna Emotif pada Balasan Kolom Komentar Admin TikTok @pesonaindonesia
Penggunaan Makna Emotif pada Balasan Kolom Komentar Admin TikTok @pesonaindonesia
The aim of this research is to describe the types of emotive meanings found in replies to @PesonaIndonesia's TikTok comments. This research uses qualitative research methods. The d...
Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Pasien Dengan Risiko Perilaku Kekerasan Di Wisma Flamboyan Rsj. Prof. Dr. Hb. Saanin Padang
Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Pasien Dengan Risiko Perilaku Kekerasan Di Wisma Flamboyan Rsj. Prof. Dr. Hb. Saanin Padang
Abstrak Risiko perilaku kekerasan adalah jenis gangguan jiwa dimana seseorang dapat membahayakan diri sendiri, orang lain secara fisik ataupun psikologis, dan merusak lingkungan. B...
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Resiko Perilaku Kekerasan Dengan melatih Relaksasi Nafas Dalam Di RPSBM Kota Pekalongan
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Resiko Perilaku Kekerasan Dengan melatih Relaksasi Nafas Dalam Di RPSBM Kota Pekalongan
AbstractThe risk of violent behavior is a behavior that accompanies anger and is an urge to act in a destructive and controlled manner. If the problem is not handled, it can harm o...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Penerapan Terapi Spiritual Pada Pasien Resiko Perilaku Kekerasan
Penerapan Terapi Spiritual Pada Pasien Resiko Perilaku Kekerasan
AbstractThe risk of violent behavior is the behavior of a person with a mental disorder who shows aggressive behavior that can endanger himself and others both physically and physc...
Implementasi Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Tingkat Emosi Pasien Dengan Resiko Perilaku Kekerasan
Implementasi Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Tingkat Emosi Pasien Dengan Resiko Perilaku Kekerasan
Perilaku kekerasan adalah sebuah kondisi emosi dalam mengungkapkan suatu kemarahan yang dimanifestasikan dalam bentuk fisik. Penyebab resiko perilaku kekerasan dapat terjadi karena...

Back to Top