Javascript must be enabled to continue!
Analisis Resepsi Penonton terhadap Mitos Menolak Lamaran Pernikahan dalam Film Yuni
View through CrossRef
Film merupakan salah satu media komunikasi massa yang memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat. Film adalah bentuk pesan yang terdiri dari berbagai macam tanda dan symbol yang membentuk suatu makna yang bisa diinterpretasikan berbeda-beda oleh penontonnya. Film Yuni karya Kamila Andini mengangkat isu kehidupan perempuan di Banten terutama bagi mereka yang tinggal di kampung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis resepsi interpretasi masyarakat Banten terhadap mitos menolak lamaran pernikahan dalam film Yuni. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teori analisis resepsi Stuart Hall. Dari hasil dan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa intepretasi masyarakat Banten terhadap film Yuni cukup beragam. Untuk representasi kehidupan dan budaya Banten dalam film Yuni didominasi oleh posisi dominan-hegemonis, penyampaian mitos menolak lamaran pernikahan dalam film Yuni didominasi oleh posisi negosiasi, dan adegan lamaran pernikahan ketiga yang didapatkan Yuni didominasi oleh posisi negosiasi. Film Yuni berhasil mengemas dan menyampaikan pesan mengenai kehidupan dan budaya Banten ke penonton.
Title: Analisis Resepsi Penonton terhadap Mitos Menolak Lamaran Pernikahan dalam Film Yuni
Description:
Film merupakan salah satu media komunikasi massa yang memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat.
Film adalah bentuk pesan yang terdiri dari berbagai macam tanda dan symbol yang membentuk suatu makna yang bisa diinterpretasikan berbeda-beda oleh penontonnya.
Film Yuni karya Kamila Andini mengangkat isu kehidupan perempuan di Banten terutama bagi mereka yang tinggal di kampung.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis resepsi interpretasi masyarakat Banten terhadap mitos menolak lamaran pernikahan dalam film Yuni.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teori analisis resepsi Stuart Hall.
Dari hasil dan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa intepretasi masyarakat Banten terhadap film Yuni cukup beragam.
Untuk representasi kehidupan dan budaya Banten dalam film Yuni didominasi oleh posisi dominan-hegemonis, penyampaian mitos menolak lamaran pernikahan dalam film Yuni didominasi oleh posisi negosiasi, dan adegan lamaran pernikahan ketiga yang didapatkan Yuni didominasi oleh posisi negosiasi.
Film Yuni berhasil mengemas dan menyampaikan pesan mengenai kehidupan dan budaya Banten ke penonton.
Related Results
MITOS KECANTIKAN DALAM NOVEL GENDUT? SIAPA TAKUT! KARYA ALNIRA: KAJIAN FEMINISME NAOMI WOLF
MITOS KECANTIKAN DALAM NOVEL GENDUT? SIAPA TAKUT! KARYA ALNIRA: KAJIAN FEMINISME NAOMI WOLF
Penelitian ini berfokus pada aspek bentuk dan pengaruh mitos kecantikan dalam novel Gendut? Siapa Takut! karya Alnira (2019). Analisis dilakukan dengan memanfaatkan teori feminisme...
Analisis Budaya Patriarki pada Film Layar Lebar Yuni
Analisis Budaya Patriarki pada Film Layar Lebar Yuni
This research seeks to reveal the patriarchal cultural hegemony in Yuni's film. The film, which was released on December 9, 2021, uses Jaseng (Javanese Attack)...
Pemaknaan Kesetaraan Gender oleh Penonton dalam Film Mulan
Pemaknaan Kesetaraan Gender oleh Penonton dalam Film Mulan
Maraknya isu kesetaraan gender yang terjadi hingga kini masih menjadi pembahasan yang sangat penting di tengah masyarakat. Isu tersebut kemudian diulas menjadi serangkaian cerita m...
Resepsi Penonton Terkait Konflik Israel-Palestina Dalam Film Omar Karya Hany Abu Assad
Resepsi Penonton Terkait Konflik Israel-Palestina Dalam Film Omar Karya Hany Abu Assad
Konflik Israel-Palestina sampai sekarang masih menjadi sorotan internasional. Media, termasuk film, dapat mempengaruhi dan menggiring persepsi penonton terhadap konflik Israel-Pale...
Pengantar Redaksi
Pengantar Redaksi
Jurnal Filsafat Volume 30 No. 1 Februari 2020 ini menghadirkan enam artikel dengan cakupan tema yang cukup beragama dari post-truth, ke isu lingkungan dan hak hewan hingga perdebat...
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
It was always based on a teenage love story between the two kids. One is a sniffer and one is not. It was designed for Central Australia because we do write these kids off there. N...
GAMBARAN KEPUASAN PERNIKAHAN PADA MASYARAKAT INDIA PUNJABI DI KOTA MEDAN
GAMBARAN KEPUASAN PERNIKAHAN PADA MASYARAKAT INDIA PUNJABI DI KOTA MEDAN
Every couple who forms a marriage bond and becomes a family certainly has dreams of going through everything in a good condition. In undergoing marriage, marital satisfaction is a ...
PERANCANGAN MOTIF KONTEMPORER MENURUT TRADISI PERNIKAHAN PENGANTIN SUKU TIDUNG
PERANCANGAN MOTIF KONTEMPORER MENURUT TRADISI PERNIKAHAN PENGANTIN SUKU TIDUNG
Suku Tidung merupakan suku yang tanah asalnya berada di bagian Utara Kalimantan Timur. Suku ini merupakan anak negeri di Sabah, sehingga merupakan suku bangsa yang terdapat di Indo...

