Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efektivitas Permainan Tradisional Budaya Jawa dalam Meningkatkan Kesantunan Bahasa Anak Usia Dini

View through CrossRef
This research aims to explore the effectiveness of traditional Javanese cultural games in enhancing language politeness among young children. Traditional games, rich in cultural and moral values, are believed to play a significant role in shaping children's character and language skills. This study employs a qualitative approach using participatory observation and in-depth interviews with children aged 4-6 years who engage in traditional Javanese games such as 'Cublak-Cublak Suweng', 'Jamuran', and 'Benthik'. Data are analyzed using content analysis techniques to identify changes in the children's language politeness. The results indicate that participation in traditional Javanese games significantly enhances the use of polite expressions, such as 'please', 'sorry', and 'thank you', as well as the children's ability to speak in a polite tone and respect their interlocutors. Additionally, the children show improvements in their ability to speak coherently and appropriately within social contexts. The social interactions that occur during traditional games provide children with opportunities to practice language politeness in real-life situations, thereby reinforcing their understanding of the importance of communication ethics. These findings suggest that traditional Javanese cultural games serve not only as a form of entertainment but also as an effective educational medium for developing polite language skills in young children. Therefore, it is recommended that educators and parents actively integrate traditional games into children's daily activities as an effort to foster better character development. Moreover, educational policies should support the preservation and teaching of traditional games as an integral part of the early childhood education curriculum.   ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas permainan tradisional budaya Jawa dalam meningkatkan kesantunan bahasa pada anak usia dini. Permainan tradisional, yang kaya akan nilai-nilai budaya dan moral, diyakini memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan keterampilan berbahasa anak. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap anak-anak usia 4-6 tahun yang terlibat dalam permainan tradisional Jawa seperti 'Cublak-Cublak Suweng', 'Jamuran',dakon, lompat tali dan 'layang-layang'. Data dianalisis menggunakan teknik analisis konten untuk mengidentifikasi perubahan dalam kesantunan bahasa anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi dalam permainan tradisional Jawa secara signifikan meningkatkan penggunaan ungkapan-ungkapan santun, seperti penggunaan kata 'tolong', 'maaf', dan 'terima kasih', serta meningkatkan kemampuan anak dalam berbicara dengan nada yang sopan dan menghormati lawan bicara. Selain itu, anak-anak juga menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berbicara secara koheren dan sesuai konteks sosial. Interaksi sosial yang terjadi dalam permainan tradisional memberikan anak-anak kesempatan untuk mempraktikkan kesantunan bahasa dalam situasi nyata, yang pada gilirannya memperkuat pemahaman mereka tentang pentingnya etika berkomunikasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa permainan tradisional budaya Jawa tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media edukatif yang efektif dalam mengembangkan keterampilan berbahasa yang santun pada anak usia dini. Oleh karena itu, disarankan agar pendidik dan orang tua lebih aktif mengintegrasikan permainan tradisional dalam kegiatan sehari-hari anak sebagai upaya pembentukan karakter yang lebih baik. Selain itu, kebijakan pendidikan juga perlu mendukung pelestarian dan pengajaran permainan tradisional sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan anak usia dini.
Title: Efektivitas Permainan Tradisional Budaya Jawa dalam Meningkatkan Kesantunan Bahasa Anak Usia Dini
Description:
This research aims to explore the effectiveness of traditional Javanese cultural games in enhancing language politeness among young children.
Traditional games, rich in cultural and moral values, are believed to play a significant role in shaping children's character and language skills.
This study employs a qualitative approach using participatory observation and in-depth interviews with children aged 4-6 years who engage in traditional Javanese games such as 'Cublak-Cublak Suweng', 'Jamuran', and 'Benthik'.
Data are analyzed using content analysis techniques to identify changes in the children's language politeness.
The results indicate that participation in traditional Javanese games significantly enhances the use of polite expressions, such as 'please', 'sorry', and 'thank you', as well as the children's ability to speak in a polite tone and respect their interlocutors.
Additionally, the children show improvements in their ability to speak coherently and appropriately within social contexts.
The social interactions that occur during traditional games provide children with opportunities to practice language politeness in real-life situations, thereby reinforcing their understanding of the importance of communication ethics.
These findings suggest that traditional Javanese cultural games serve not only as a form of entertainment but also as an effective educational medium for developing polite language skills in young children.
Therefore, it is recommended that educators and parents actively integrate traditional games into children's daily activities as an effort to foster better character development.
Moreover, educational policies should support the preservation and teaching of traditional games as an integral part of the early childhood education curriculum.
  ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas permainan tradisional budaya Jawa dalam meningkatkan kesantunan bahasa pada anak usia dini.
Permainan tradisional, yang kaya akan nilai-nilai budaya dan moral, diyakini memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan keterampilan berbahasa anak.
Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap anak-anak usia 4-6 tahun yang terlibat dalam permainan tradisional Jawa seperti 'Cublak-Cublak Suweng', 'Jamuran',dakon, lompat tali dan 'layang-layang'.
Data dianalisis menggunakan teknik analisis konten untuk mengidentifikasi perubahan dalam kesantunan bahasa anak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi dalam permainan tradisional Jawa secara signifikan meningkatkan penggunaan ungkapan-ungkapan santun, seperti penggunaan kata 'tolong', 'maaf', dan 'terima kasih', serta meningkatkan kemampuan anak dalam berbicara dengan nada yang sopan dan menghormati lawan bicara.
Selain itu, anak-anak juga menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berbicara secara koheren dan sesuai konteks sosial.
Interaksi sosial yang terjadi dalam permainan tradisional memberikan anak-anak kesempatan untuk mempraktikkan kesantunan bahasa dalam situasi nyata, yang pada gilirannya memperkuat pemahaman mereka tentang pentingnya etika berkomunikasi.
Temuan ini mengindikasikan bahwa permainan tradisional budaya Jawa tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media edukatif yang efektif dalam mengembangkan keterampilan berbahasa yang santun pada anak usia dini.
Oleh karena itu, disarankan agar pendidik dan orang tua lebih aktif mengintegrasikan permainan tradisional dalam kegiatan sehari-hari anak sebagai upaya pembentukan karakter yang lebih baik.
Selain itu, kebijakan pendidikan juga perlu mendukung pelestarian dan pengajaran permainan tradisional sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan anak usia dini.

Related Results

Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Asesmen Formatif Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia
Asesmen Formatif Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia
Formative assessment in early childhood education in Indonesia does not have been working well. The research aims to prove the problem that the formative assessment (assessment for...
Pengembangan Media Pembelajaran Rotary Smart Board Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun
Pengembangan Media Pembelajaran Rotary Smart Board Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun
Amril Isman Pasaribu, M. N. R. dan R. L. (2021). Analisis Hasil Pembelajaran Matematika Secara Online selama Masa Pandemi COVID-19 Bagi Siswa SMA Kecamatan Sosorgadong. Mathematic ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Permainan Lompat Karet dalam Membangun Keterampilan Kerja Sama Anak Usia Dini
Permainan Lompat Karet dalam Membangun Keterampilan Kerja Sama Anak Usia Dini
Menjamurnya permainan modern lambat laun mengikis eksistensi permainan tradisional yang syarat nilai-nilai kerja sama yang penting bagi anak sejak usia dini. Penelitian ini bertuju...
Permainan Tradisional Marampera Dalam Pembentukan Karakter Pada Anak Usia Sekolah Dasar
Permainan Tradisional Marampera Dalam Pembentukan Karakter Pada Anak Usia Sekolah Dasar
Latar belakang: Aktivitas bermain anak semakin berubah akibat kemajuan teknologi yang semakin pesat, khususnya bagi mereka yang duduk di bangku sekolah dasar. Anak-anak zaman sekar...
Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Congklak
Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Congklak
Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan peningkatan dalam meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini melalui permainan tradisional congklak...

Back to Top