Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Komparatif Sistem Penanggalan Istirhamiah dan Sistem Penanggalan Masehi

View through CrossRef
Penelitian ini membahas tentang Sistem Penanggalan yang di gunakan di Indonesia khususnya pada masyarakat Jawa dan masyarakat umum. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pustaka atau disebut dengan library research. Adapun pendekatan yang digunakan ada dua yaitu pendekatan syar’i dan pendekatan astronomis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 3 perbedaan Penanggalan Istirhamiah dan Penanggalan Masehi. Yang pertama, terletak pada nama-nama Bulan. Nama Bulan pada Penanggalan Istirhamiah yaitu : Miladi, Albaits, Ashifa, Najmi, Shalli, Sallim, Baarik, Samandi, Rahmani, Rahimi, Miratsi, dan Turatsi sedangkan pada Penanggalan Masehi yaitu : Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November, dan Desember. Yang kedua terletak pada penentuan Tahun Kabisat. Pada Penanggalan Istirhamiah tahun kabisatnya adalah tahun yang tidak habis dibagi 100, dan tahun yang habis dibagi 400. Sedangkan pada Penanggalan Masehi tahun kabisatnya adalah angka yang habis dibagi 4 dan yang ketiga, terletak pada penentuan tanggal permulaan tahun. Pada Penanggalan Istirhamiah dimulai pada tanggal 12 Mei 1998 sedangkan Penanggalan Masehi dimulai tanggal 1 Januari tahun 1.  Implikasi dari penelitian ini adalah diharapkan kepada pihak yang berwenang memperluas wawasan tentang penanggalan istirhamiah dan penanggalan masehi  serta untuk mengetahui keakuratan penanggalan srcara tepat dan benar.
Title: Studi Komparatif Sistem Penanggalan Istirhamiah dan Sistem Penanggalan Masehi
Description:
Penelitian ini membahas tentang Sistem Penanggalan yang di gunakan di Indonesia khususnya pada masyarakat Jawa dan masyarakat umum.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pustaka atau disebut dengan library research.
Adapun pendekatan yang digunakan ada dua yaitu pendekatan syar’i dan pendekatan astronomis.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 3 perbedaan Penanggalan Istirhamiah dan Penanggalan Masehi.
Yang pertama, terletak pada nama-nama Bulan.
Nama Bulan pada Penanggalan Istirhamiah yaitu : Miladi, Albaits, Ashifa, Najmi, Shalli, Sallim, Baarik, Samandi, Rahmani, Rahimi, Miratsi, dan Turatsi sedangkan pada Penanggalan Masehi yaitu : Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November, dan Desember.
Yang kedua terletak pada penentuan Tahun Kabisat.
Pada Penanggalan Istirhamiah tahun kabisatnya adalah tahun yang tidak habis dibagi 100, dan tahun yang habis dibagi 400.
Sedangkan pada Penanggalan Masehi tahun kabisatnya adalah angka yang habis dibagi 4 dan yang ketiga, terletak pada penentuan tanggal permulaan tahun.
Pada Penanggalan Istirhamiah dimulai pada tanggal 12 Mei 1998 sedangkan Penanggalan Masehi dimulai tanggal 1 Januari tahun 1.
 Implikasi dari penelitian ini adalah diharapkan kepada pihak yang berwenang memperluas wawasan tentang penanggalan istirhamiah dan penanggalan masehi  serta untuk mengetahui keakuratan penanggalan srcara tepat dan benar.

Related Results

ANALISIS TERHADAP HARI BAIK DAN HARI BURUK DALAM SISTEM PENANGGALAN KALENDER SUKU BUGIS PERSPEKTIF ILMU FALAK
ANALISIS TERHADAP HARI BAIK DAN HARI BURUK DALAM SISTEM PENANGGALAN KALENDER SUKU BUGIS PERSPEKTIF ILMU FALAK
Abstrack This research discusses the Bugis Tribal Dating System Falak Science Perspective (Analysis of Good Days and Bad Days in the Bugis CalendarThe perception of the people in ...
Analisis Statistik Frekuensi Kejadian Gempabumi Menurut Sistem Kalender Qomariyah
Analisis Statistik Frekuensi Kejadian Gempabumi Menurut Sistem Kalender Qomariyah
Indonesia berada pada tiga pertemuan lempeng tektonik aktif yang menyebabkan aktivitas tektonik di Indonesia menjadi tinggi. Kerentanan tinggi terhadap gempabumi ini memicu tinggin...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Catatan Editor: Mengembangkan penelitian tentang tingkah laku prososial dan altruisme
Catatan Editor: Mengembangkan penelitian tentang tingkah laku prososial dan altruisme
Selama masa pandemi COVID-19, tak jarang kita menyaksikan tampilnya karakteristik suka menolong pada manusia. Dalam komunitas luring mau-pun daring, berbagai aktivitas memberikan b...
PAUBAHAN TEGES KOSA KATA BASA BALI KUNA SAJERONING BASA BALI BARU
PAUBAHAN TEGES KOSA KATA BASA BALI KUNA SAJERONING BASA BALI BARU
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: (1) Arti kata Bahasa Bali Kuna yang ada pada prasasti tahun 915-942 Masehi dan tahun 951-983 Masehi, (2) Perubahan makna Bahasa Bali Kun...
Anggara Kasih : Hujan dalam Serat Pawarsakan dan Mitos yang Melekat di Masyarakat
Anggara Kasih : Hujan dalam Serat Pawarsakan dan Mitos yang Melekat di Masyarakat
Penanggalan Jawa merupakan salah satu wujud kebudayaan masyarakat lampau yang sudah sepatutnya untuk diketahui. Penanggalan tersebut tertulis dalam karya sastra lama yang berupa na...

Back to Top