Javascript must be enabled to continue!
MENINGKATKAN PERKEMBANGAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA DINI MELALUI AKTIVITAS BERMAIN MENGGUNAKAN MEDIA SLIME
View through CrossRef
The purpose of this study was to determine the development of prosocial behavior in early childhood through playing activities using slime media, which can be seen from the child's ability to refrain from seizing other people's property (pushing, hitting, etc.), the child's ability to play individually without disturbing other friends, the ability of children to work together when playing and are willing to lend toys with directions from the teacher or without prior direction (initiative). This research is a classroom action research carried out for 2 cycles with 3 cycle meetings which contain planning, action, observation and reflection in each cycle. The subjects in this study were children aged 2-4 years in playgroup classes in kindergarten. Kemala Bhayangkari 01 Banjarmasin with a total of 15 children. The results of this study are the increased development of children's prosocial behavior through playing activities using slime media which can be seen at the pre-survey stage the status is very well developed by 0% and not yet developed by 53%. Then in cycle 1 the very well developed status increased to 13% and in cycle 2 it increased with a percentage of 33%.
ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan perilaku prososial anak usia dini melalui aktivitas bermain menggunakan media slime, yang dilihat dari kemampuan anak menahan diri agar tidak merebut paksa hak milik orang lain (mendorong, memukul, dsb), kemampuan anak bermain secara individual tanpa mengganggu temannya yang lain, kemampuan anak bekerjasama ketika bermain dan bersedia meminjamkan mainan dengan diberi arahan oleh guru maupun tanpa arahan terlebih dahulu (inisiatif). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama 2 siklus dengan 3 kali pertemuan persiklus yang memuat perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi dalam setiap siklusnya. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 2-4 tahun kelas kelompok bermain di TK. Kemala Bhayangkari 01 Banjarmasin yang berjumlah 15 orang anak. Hasil dari penelitian ini adalah meningkatnya perkembangan perilaku prososial anak melalui aktivitas bermain menggunakan media slime yang terlihat pada tahap prasurvey status berkembang sangat baik sebesar 0% dan belum berkembang sebesar 53%. Kemudian pada siklus 1 status berkembang sangat baik meningkat menjadi 13% dan pada siklus 2 semakin meningkat dengan presentase sebesar 33%.
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia
Title: MENINGKATKAN PERKEMBANGAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA DINI MELALUI AKTIVITAS BERMAIN MENGGUNAKAN MEDIA SLIME
Description:
The purpose of this study was to determine the development of prosocial behavior in early childhood through playing activities using slime media, which can be seen from the child's ability to refrain from seizing other people's property (pushing, hitting, etc.
), the child's ability to play individually without disturbing other friends, the ability of children to work together when playing and are willing to lend toys with directions from the teacher or without prior direction (initiative).
This research is a classroom action research carried out for 2 cycles with 3 cycle meetings which contain planning, action, observation and reflection in each cycle.
The subjects in this study were children aged 2-4 years in playgroup classes in kindergarten.
Kemala Bhayangkari 01 Banjarmasin with a total of 15 children.
The results of this study are the increased development of children's prosocial behavior through playing activities using slime media which can be seen at the pre-survey stage the status is very well developed by 0% and not yet developed by 53%.
Then in cycle 1 the very well developed status increased to 13% and in cycle 2 it increased with a percentage of 33%.
ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan perilaku prososial anak usia dini melalui aktivitas bermain menggunakan media slime, yang dilihat dari kemampuan anak menahan diri agar tidak merebut paksa hak milik orang lain (mendorong, memukul, dsb), kemampuan anak bermain secara individual tanpa mengganggu temannya yang lain, kemampuan anak bekerjasama ketika bermain dan bersedia meminjamkan mainan dengan diberi arahan oleh guru maupun tanpa arahan terlebih dahulu (inisiatif).
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama 2 siklus dengan 3 kali pertemuan persiklus yang memuat perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi dalam setiap siklusnya.
Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 2-4 tahun kelas kelompok bermain di TK.
Kemala Bhayangkari 01 Banjarmasin yang berjumlah 15 orang anak.
Hasil dari penelitian ini adalah meningkatnya perkembangan perilaku prososial anak melalui aktivitas bermain menggunakan media slime yang terlihat pada tahap prasurvey status berkembang sangat baik sebesar 0% dan belum berkembang sebesar 53%.
Kemudian pada siklus 1 status berkembang sangat baik meningkat menjadi 13% dan pada siklus 2 semakin meningkat dengan presentase sebesar 33%.
Related Results
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
GAMBARAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK PRASEKOLAH PADA ORANG TUA DENGAN POLA ASUH DEMOKRATIS
GAMBARAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK PRASEKOLAH PADA ORANG TUA DENGAN POLA ASUH DEMOKRATIS
Perilaku prososial adalah salah satu indikator penting dalam perkembangan sosial emosional anak karena dapat memengaruhi hubungan anak dengan orang lain. Perilaku prososial berdamp...
PENGARUH REGULASI EMOSI TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA DINI
PENGARUH REGULASI EMOSI TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA DINI
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengambilan perspektif dan regulasi emosi terhadap perilaku prososial pada anak usia dini. Pendekatan penelitian menggun...
Hubungan Perilaku Prososial Dan Religiusitas Dengan Moral Pada Remaja
Hubungan Perilaku Prososial Dan Religiusitas Dengan Moral Pada Remaja
Penurunan moral merupakan isu yang paling penting untuk diperbincangkan, berbagai macam pengaruh yang dapat menurunkan perkembangan moral seseorang, terlebih pada usia remaja yang ...
Potensi Jalan dan Taman Bermain Sebagai Ruang Bermain Anak-anak
Potensi Jalan dan Taman Bermain Sebagai Ruang Bermain Anak-anak
Kegiatan bermain bersama dengan teman sebaya krusial bagi tumbuh kembang anak. Beberapa pengembang area perumahan, seperti Perumahan Graha Padma, menyediakan taman bermain bagi ana...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
REKOGNISI, MINAT, DAN MOTIVASI ORANGTUA TERHADAP EDUKASI PADA ANAK USIA DINI: STUDI MULTISITUS
REKOGNISI, MINAT, DAN MOTIVASI ORANGTUA TERHADAP EDUKASI PADA ANAK USIA DINI: STUDI MULTISITUS
Penelitian ini merupakan penelitian multisitus di dua lokasi penelitian yakni di TK Kartika XXI-17 Kota Gorontalo Dan RA Anajmushagir Kota Gorontalo Tujuan Penelitian ini adalah un...
Hubungan Antara Bystander Effect dengan Perilaku Prososial pada Mahasiswa Pekanbaru
Hubungan Antara Bystander Effect dengan Perilaku Prososial pada Mahasiswa Pekanbaru
Perilaku prososial adalah perilaku yang terdapat dalam diri individu yang beguna untuk membantu orang lain, tanpa mengharapkan imbalan apapun dari penerima bantuan. Salah satu fakt...

