Javascript must be enabled to continue!
KAJIAN KETERCAPAIAN STANDAR PENGELOLAAN DI SD SE KECAMATAN DEPOK SLEMAN
View through CrossRef
KAJIAN KETERCAPAIAN STANDAR PENGELOLAAN DI SD SE KECAMATAN DEPOK SLEMAN
Sugiyono, Lantip Diat Prasojo, dan Nurtanio Agus Purwanto
PPS Universitas Negeri Yogyakarta
Email: sugiyono@uny.ac.id; lantip@uny.ac.id; nurtanio@uny.ac.id
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui (1) seberapa besar pencapaian standar pengelolaan SD di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman, (2) faktor-faktor apa yang menjadi penghambat dan pendukung dalam ketercapaian standar pendidik dan tenaga kependidikan. Penelitian ini menggunakan metode survei untuk menggali data baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 9 SD di Kecamatan Depok yang diambil secara purposive sampling, dengan mempertimbangkan SD klister 1, klister 2, dan klister 3. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik FGD, angket, dokumen, observasi, dan wawancara. Validitas dan reliabilitas instrumen angket menggunakan validasi ahli. Keabsahan data kualitatif divalidasi dengan model informan review, dan triangulasi data. Analisis data kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif dan data kualitatif dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian setiap indikator pada standar pengelolaan untuk Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman tingkat pencapaian yang tertinggi adalah pada indikator pengawasan dan evaluasi (90.5%), dan yang terendah adalah indikator Sistem Informasi Manajemen Sekolah (73.0%) dan Kepemimpinan Sekolah (76.9%). Hambatan dan usaha yang dialami sekolah dalam pencapaian Standar pengelolaan pendidikan antara lain belum adanya model standar pengelolaan, petugas pengelolaan yang sesuai dengan keahliannya belum memadai, belum mampu mengelola sistem informasi manajemen yang memadai untuk mendukung administrasi pendidikan, visi, misi, tujuan dan rencana kerja yang sesuai. Usaha yang dilakukan berkoordinasi dengan stakholder khususnya sekolah untuk membuat model pengelolaan sesuai sekolah masing-masing, mensinkronkan antara visi,misi, dan kerja sekolah, merekrut petugas pengelolaan yang mampu mengelola sistem informasi manajemen untuk mendukung kegiatan pendidikan yang lebih adaptif terhadap dinamika pendidikan.
Kata kunci: kajian, standar nasional, pengelolaan
STUDY OF ACHIEVEMENT OF MANAGEMENT STANDARDS IN SD DISTRICT OF DEPOK SLEMAN
ABSTRACT
The purpose of this study is to find out (1) how much the achievement of the standard management of elementary school in Depok Regency Sleman District, (2) what factors are the obstacles and supporters in achieving the standards of educators and education personnel. This research uses survey methods to explore data both qualitatively and quantitatively. The sample in this study were 9 elementary schools in Depok Subdistrict which were taken by purposive sampling, taking into account the elementary clister 1, clister 2, and clister 3. The data collection techniques used FGD techniques, questionnaires, documents, observations, and interviews. Validity and reliability of the questionnaire instrument using expert validation. The validity of the qualitative data is validated with the informant review model, and data triangulation. Quantitative data analysis with descriptive analysis techniques and qualitative data with interactive analysis models. The results showed that the achievement of each indicator in the management standard for Primary Schools (SD) in Depok District of Sleman Regency the highest level of achievement was the indicator of supervision and evaluation (90.5%), and the lowest was the indicator of School Management Information System (73.0%) and School Leadership (76.9%). Obstacles and efforts experienced by schools in achieving education management standards include the lack of a standard management model, management officers who are in accordance with their expertise are inadequate, unable to manage adequate management information systems to support education administration, vision, mission, goals and work plans that are corresponding. Efforts are made to coordinate with stakholders especially schools to create management models according to their respective schools, synchronize the vision, mission and work of schools, recruit management officers who are able to manage management information systems to support educational activities that are more adaptive to the dynamics of education.
Keywords: studies, national standards, management
Universitas Negeri Jakarta
Title: KAJIAN KETERCAPAIAN STANDAR PENGELOLAAN DI SD SE KECAMATAN DEPOK SLEMAN
Description:
KAJIAN KETERCAPAIAN STANDAR PENGELOLAAN DI SD SE KECAMATAN DEPOK SLEMAN
Sugiyono, Lantip Diat Prasojo, dan Nurtanio Agus Purwanto
PPS Universitas Negeri Yogyakarta
Email: sugiyono@uny.
ac.
id; lantip@uny.
ac.
id; nurtanio@uny.
ac.
id
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui (1) seberapa besar pencapaian standar pengelolaan SD di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman, (2) faktor-faktor apa yang menjadi penghambat dan pendukung dalam ketercapaian standar pendidik dan tenaga kependidikan.
Penelitian ini menggunakan metode survei untuk menggali data baik secara kualitatif maupun kuantitatif.
Sampel dalam penelitian ini adalah 9 SD di Kecamatan Depok yang diambil secara purposive sampling, dengan mempertimbangkan SD klister 1, klister 2, dan klister 3.
Teknik pengumpulan data menggunakan teknik FGD, angket, dokumen, observasi, dan wawancara.
Validitas dan reliabilitas instrumen angket menggunakan validasi ahli.
Keabsahan data kualitatif divalidasi dengan model informan review, dan triangulasi data.
Analisis data kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif dan data kualitatif dengan model analisis interaktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian setiap indikator pada standar pengelolaan untuk Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman tingkat pencapaian yang tertinggi adalah pada indikator pengawasan dan evaluasi (90.
5%), dan yang terendah adalah indikator Sistem Informasi Manajemen Sekolah (73.
0%) dan Kepemimpinan Sekolah (76.
9%).
Hambatan dan usaha yang dialami sekolah dalam pencapaian Standar pengelolaan pendidikan antara lain belum adanya model standar pengelolaan, petugas pengelolaan yang sesuai dengan keahliannya belum memadai, belum mampu mengelola sistem informasi manajemen yang memadai untuk mendukung administrasi pendidikan, visi, misi, tujuan dan rencana kerja yang sesuai.
Usaha yang dilakukan berkoordinasi dengan stakholder khususnya sekolah untuk membuat model pengelolaan sesuai sekolah masing-masing, mensinkronkan antara visi,misi, dan kerja sekolah, merekrut petugas pengelolaan yang mampu mengelola sistem informasi manajemen untuk mendukung kegiatan pendidikan yang lebih adaptif terhadap dinamika pendidikan.
Kata kunci: kajian, standar nasional, pengelolaan
STUDY OF ACHIEVEMENT OF MANAGEMENT STANDARDS IN SD DISTRICT OF DEPOK SLEMAN
ABSTRACT
The purpose of this study is to find out (1) how much the achievement of the standard management of elementary school in Depok Regency Sleman District, (2) what factors are the obstacles and supporters in achieving the standards of educators and education personnel.
This research uses survey methods to explore data both qualitatively and quantitatively.
The sample in this study were 9 elementary schools in Depok Subdistrict which were taken by purposive sampling, taking into account the elementary clister 1, clister 2, and clister 3.
The data collection techniques used FGD techniques, questionnaires, documents, observations, and interviews.
Validity and reliability of the questionnaire instrument using expert validation.
The validity of the qualitative data is validated with the informant review model, and data triangulation.
Quantitative data analysis with descriptive analysis techniques and qualitative data with interactive analysis models.
The results showed that the achievement of each indicator in the management standard for Primary Schools (SD) in Depok District of Sleman Regency the highest level of achievement was the indicator of supervision and evaluation (90.
5%), and the lowest was the indicator of School Management Information System (73.
0%) and School Leadership (76.
9%).
Obstacles and efforts experienced by schools in achieving education management standards include the lack of a standard management model, management officers who are in accordance with their expertise are inadequate, unable to manage adequate management information systems to support education administration, vision, mission, goals and work plans that are corresponding.
Efforts are made to coordinate with stakholders especially schools to create management models according to their respective schools, synchronize the vision, mission and work of schools, recruit management officers who are able to manage management information systems to support educational activities that are more adaptive to the dynamics of education.
Keywords: studies, national standards, management.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Sejarah Perumnas Depok I: Perumahan Nasional Pertama di Indonesia (1974-1980)
Sejarah Perumnas Depok I: Perumahan Nasional Pertama di Indonesia (1974-1980)
Abstrak: Sejak terjadi perpindahan industri dari negara-negara maju ke negara-negara berkembang termasuk Indonesia, banyak bermunculan kota-kota industri baru. Tingginya angka indu...
Sistem Informasi Penjualan Pada PT. Surya Borobudur Pratama Depok
Sistem Informasi Penjualan Pada PT. Surya Borobudur Pratama Depok
Abstract— Right now in this era of globalization, the information technology accelerates so fast. PT. Surya Borobudur Pratama Depok need once the existence of an information syst...
IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU DALAM MENGHADAPI GLOBALISASI, ANALISIS DAN IMPLIKASI:STUDI KASUS
IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU DALAM MENGHADAPI GLOBALISASI, ANALISIS DAN IMPLIKASI:STUDI KASUS
Globalisasi mengharuskan kualitas yang tinggi yang diharapkan oleh para pelanggan, karena itu merupakan tolok ukur dalam mempertahankan kesetiaan pelanggan. Disisi lain untuk mempe...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Pencegahan Penyalahgunaan Napza Pada Remaja Di Yogyakarta
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Pencegahan Penyalahgunaan Napza Pada Remaja Di Yogyakarta
Latar Balakang: Zat-zat adiktif sangat berbahaya bagi tubuh dan menjadi masalah bagi umat manusia di berbagai belahan bumi. Zat tersebut di kenal dengan Narkotika, psikoterapika, d...
KEPEMIMPINAN WAKIL KEPALA SEKOLAH BIDANG KURIKULUM DALAM MENERAPKAN KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR DI SMK NEGERI 2 DEPOK KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
KEPEMIMPINAN WAKIL KEPALA SEKOLAH BIDANG KURIKULUM DALAM MENERAPKAN KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR DI SMK NEGERI 2 DEPOK KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
This article analyses the responsibilities of the Deputy Principal for Curriculum in executing the Independent Learning Policy at SMK Negeri 2 Depok in Sleman Regency, Special Regi...
Desain dan Implementasi Sistem Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Standar 3 Berbasis KPI
Desain dan Implementasi Sistem Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Standar 3 Berbasis KPI
Akreditasi merupakan sebuah bentuk penilaian mutu dan kelayakan terhadap institusi perguruan tinggi yang dilakukan oleh organisasi diluar perguruan tinggi. Akreditasi merupakan sal...

