Javascript must be enabled to continue!
Afiks Derivatif Pembentuk Kata Kerja dalam Bahasa Sumbawa Dialek Tongo
View through CrossRef
Munculnya judul ini dilatarbelakangi oleh adanya suatu pemikiran bahwa bahasa yang memberi kendala bagi penuturnya harus mendapat penanganan yang memadai sehingga penuturnya, makalah ini bertujuan mendeskripsikan afik-afiks pembentuk kata kerja memahami azas-azas yang ada di dalam bahasanya. Dengan adanya pemahaman yang memadai terhadap azas-azas yang ada dalam bahasanya, penutur bahasa yang bersangkutan tidak akan tejebak dalam carut-marut berbahasa dan carut-marut berpikir menggunakan bahasanya. Dengan demikiandan azas atau kaidah pembentukan kata kerja dalam bahasa bahasa Sumbawa dialek Tongo. Untuk menjawab permasalahan tersebut, peneliti menggunakan metode distribusional dengan teknik urai unsur langsung, teknik sisip, teknik ganti, teknik oposisi biner dan metode padan dengan teknik alat penentu referen dan alat penentu bahasa lain. Melalui penerapan kedua metode tersebut, diketahuilah bahwa terdapat tujuh afiks derivatif, yakni: {ba-}, {ra-}{ i-}, { sa-}1, {sa-}, {N-}, { ka1-}, dan {ka2-}.
Title: Afiks Derivatif Pembentuk Kata Kerja dalam Bahasa Sumbawa Dialek Tongo
Description:
Munculnya judul ini dilatarbelakangi oleh adanya suatu pemikiran bahwa bahasa yang memberi kendala bagi penuturnya harus mendapat penanganan yang memadai sehingga penuturnya, makalah ini bertujuan mendeskripsikan afik-afiks pembentuk kata kerja memahami azas-azas yang ada di dalam bahasanya.
Dengan adanya pemahaman yang memadai terhadap azas-azas yang ada dalam bahasanya, penutur bahasa yang bersangkutan tidak akan tejebak dalam carut-marut berbahasa dan carut-marut berpikir menggunakan bahasanya.
Dengan demikiandan azas atau kaidah pembentukan kata kerja dalam bahasa bahasa Sumbawa dialek Tongo.
Untuk menjawab permasalahan tersebut, peneliti menggunakan metode distribusional dengan teknik urai unsur langsung, teknik sisip, teknik ganti, teknik oposisi biner dan metode padan dengan teknik alat penentu referen dan alat penentu bahasa lain.
Melalui penerapan kedua metode tersebut, diketahuilah bahwa terdapat tujuh afiks derivatif, yakni: {ba-}, {ra-}{ i-}, { sa-}1, {sa-}, {N-}, { ka1-}, dan {ka2-}.
Related Results
LAHJAH ARABIYAH: SEBUAH STUDI DIALEKTOLOGIS
LAHJAH ARABIYAH: SEBUAH STUDI DIALEKTOLOGIS
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengungkapkan berbagai macam Dialek Bahasa Arab (lahjah arabiyah) secara deskriptif, apa sebab dan aspek yang melatari sehingga ...
NORTH NIAS NORTH NIAS WORD CLASS WESTERN DIALECT
NORTH NIAS NORTH NIAS WORD CLASS WESTERN DIALECT
Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kepedulian dan keingintahuan peneliti tentang bahasa daerah Nias karena setiap bahasa memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh bahasa lain....
PEMBELAJARAN NILAI AL ISLAM KEMUHAMMADIYAHAN DI TK ABA PANTO DAENG SUMBAWA BESAR DAN TK ABA TALIWANG SUMBAWA BARAT
PEMBELAJARAN NILAI AL ISLAM KEMUHAMMADIYAHAN DI TK ABA PANTO DAENG SUMBAWA BESAR DAN TK ABA TALIWANG SUMBAWA BARAT
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana nilai-nilai pembelajaran, materi, strategi dan model pembelajarannya Al Islam dan Kemuhammadiyahan di TK ABA Panto ...
Dinamika Pembentukan Kata Bahasa Indonesia
Dinamika Pembentukan Kata Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa di dunia tidak mungkin mempertahankan kemurnian dan kemandiriannya. Bahkan, bahasa Indonesia tergolong bahasa yang tidak murni karena dar...
POLA DERET KONSONAN BAHASA SUNDA DIALEK TASIK
POLA DERET KONSONAN BAHASA SUNDA DIALEK TASIK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola deret konsonan dalam bahasa Sunda dialek Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualit...
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik adalah salah satu cabang ilmu dalam bidang linguistik terapan yang mempelajari keterkaitan antara aspek sosial dan psikologis dalam proses penggunaan dan pema...
REDUPLIKASI BAHASA SASAK DIALEK A-A
REDUPLIKASI BAHASA SASAK DIALEK A-A
AbstrakArtikel ini akan membahas reduplikasi bahasa Sasak di Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur dengan teori reduplikasi terdistribusi dari Framton. Dengan teori ini, penulis berh...
Kearifan Lokal Dan Dialek Desa Songan: Pilar Pengembangan Pendidikan Berbasis Budaya
Kearifan Lokal Dan Dialek Desa Songan: Pilar Pengembangan Pendidikan Berbasis Budaya
Desa Songan, yang terletak di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, merupakan salah satu desa adat yang kaya akan kearifan lokal dan memiliki dialek unik. Penelitian ini ber...

