Javascript must be enabled to continue!
MENGGUGAT PLURALISME BARAT, MENGGAGAS PLURALISME SYARI'AT
View through CrossRef
Salah satu faktor utama penyebab munculnya gagasan pluralisme adalah pesatnya perkembangan teknologi transportasi dan komunikasi, yang membawa implikasi kepada fakta bahwa tidak ada satu tempatpun di dunia ini yang terisolasi dan terasing. Dunia berubah menjadi perkampungan global ''global village" dengan beragam etnis, kultur dan keyakinan, dimana sebuah komunitas harus berhadapan dengan tradisi asing: tradisi yang diacuhkan dan dibencinya. Hal ini menimbulkan ketidakpastian teologis, psikologis, sosial dan kultural keyakinan dan tradisi yang dianggap asli, unggul dan unik, berhadapan dengan keyakinan dan tradisi lain yang juga dianggap asli, unggul dan unik.Dampaknya bisa dilihat dalam perubahan sikap dan pandangan pemeluk agama terhadap agama lain. Terjadi perubahan sudut pandang yang semula ekslusif dan intoleran menjadi lebih inklusif dan toleran, dan karenanya menerima realitas pluralistik sebagai sebuah kenyataan. Dengan kata lain, globalisasi telah membuat pluralisme sebagai salah satu bentuk pandangan yang diterima oleh para pemeluk agama-agama.Gaung wacana pluralisme semakin menguat dan respon terhadapnya beragam. Pendukung dan penentangnya terkadang memiliki pandangan yang ekstrim, sehingga menjurus pada sikap yang kontraproduktif. Pendukung pluralisme terjebak pada penerimaan total pluralisme tanpa sikap kritis dengan keyakinan bahwa pluralisme tanpa kekurangan. Sebaliknya, penentangnya acuh dengan keyakinan pluralisme tidak mengandung nilai positif. Dua bentuk sikap yang dalam kerangka ilmiah dan akademis tidak patut dan pantas.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Title: MENGGUGAT PLURALISME BARAT, MENGGAGAS PLURALISME SYARI'AT
Description:
Salah satu faktor utama penyebab munculnya gagasan pluralisme adalah pesatnya perkembangan teknologi transportasi dan komunikasi, yang membawa implikasi kepada fakta bahwa tidak ada satu tempatpun di dunia ini yang terisolasi dan terasing.
Dunia berubah menjadi perkampungan global ''global village" dengan beragam etnis, kultur dan keyakinan, dimana sebuah komunitas harus berhadapan dengan tradisi asing: tradisi yang diacuhkan dan dibencinya.
Hal ini menimbulkan ketidakpastian teologis, psikologis, sosial dan kultural keyakinan dan tradisi yang dianggap asli, unggul dan unik, berhadapan dengan keyakinan dan tradisi lain yang juga dianggap asli, unggul dan unik.
Dampaknya bisa dilihat dalam perubahan sikap dan pandangan pemeluk agama terhadap agama lain.
Terjadi perubahan sudut pandang yang semula ekslusif dan intoleran menjadi lebih inklusif dan toleran, dan karenanya menerima realitas pluralistik sebagai sebuah kenyataan.
Dengan kata lain, globalisasi telah membuat pluralisme sebagai salah satu bentuk pandangan yang diterima oleh para pemeluk agama-agama.
Gaung wacana pluralisme semakin menguat dan respon terhadapnya beragam.
Pendukung dan penentangnya terkadang memiliki pandangan yang ekstrim, sehingga menjurus pada sikap yang kontraproduktif.
Pendukung pluralisme terjebak pada penerimaan total pluralisme tanpa sikap kritis dengan keyakinan bahwa pluralisme tanpa kekurangan.
Sebaliknya, penentangnya acuh dengan keyakinan pluralisme tidak mengandung nilai positif.
Dua bentuk sikap yang dalam kerangka ilmiah dan akademis tidak patut dan pantas.
Related Results
Kompetensi Mahkamah Syari’ah Dalam Menangani Perkara Ekonomi Syari’ah
Kompetensi Mahkamah Syari’ah Dalam Menangani Perkara Ekonomi Syari’ah
Artikel berikut ini mencoba untuk menyelidiki kompetensi Peradilan Agama dalam menangani perkara Ekonomi Syariah. Salah satu perubahan yang terjadi baru-baru ini adalah perluasan y...
KAJIAN KARAKTER AKUNTANSI SYARI’AH: DULU, KINI, DAN ESOK
KAJIAN KARAKTER AKUNTANSI SYARI’AH: DULU, KINI, DAN ESOK
Syari’ah accounting based syari’ah paradigm is Al-Qur’an, Hadis and Fiqh (Qias, Ijtihad, Ijma) to become obedient, right, dan responsibility to tauhid al-ibadah purpose for three r...
Islamic Aspects in Nussa Dan Rara Animated Film: Tzvetan Todorov Narrative Analysis/ Aspek-Aspek Islam pada Film Animasi Nussa Dan Rara: Analisis Narasi Tzvetan Todorov
Islamic Aspects in Nussa Dan Rara Animated Film: Tzvetan Todorov Narrative Analysis/ Aspek-Aspek Islam pada Film Animasi Nussa Dan Rara: Analisis Narasi Tzvetan Todorov
Advances in technology require Muslims to change the method of preaching. The da'wah method of utilizing the internet seems to make it easier for every individual to gain Islamic k...
Analisis Nilai Moral dalam Novel Iblis Menggugat Tuhan Karya Shawni
Analisis Nilai Moral dalam Novel Iblis Menggugat Tuhan Karya Shawni
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai Moral dalam Novel Iblis Menggugat Tuhan Karya Shawni dan mendeskripkan masalah nilai moral yang terdapat pada novel Iblis Meng...
Sistem Operasional Internal Bank Syariah
Sistem Operasional Internal Bank Syariah
Secara kelembagaan bank syari’ah dibedakan ke dalam Bank Umum Syari’ah dan Bank Perkreditan Rakyat Syari’ah (BPRS). Masing-masing bentuk bank syari’ah ini memiliki sistem operasion...
TEOLOGI KEMANUSIAAN MENURUT ALI SYARI’ATI
TEOLOGI KEMANUSIAAN MENURUT ALI SYARI’ATI
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan ide-ide kemanusiaan Ali Syari‟ati yang dianalisis dari berbagai karyanya yang diteliti melalui kajian kepustakaan (library rese...
TEORI PLURALISME
TEORI PLURALISME
Isu maupun kajian seputar pluralisme hukum bukan isu baru ataupun ranah studi barudi Indonesia. Secara sederhana, pluralisme hukum hadir sebagai kritikan terhadap sentralismedan po...
Mengapa Perempuan Menggugat Cerai? Studi Deskriptif Analisis Putusan Pengadilan
Mengapa Perempuan Menggugat Cerai? Studi Deskriptif Analisis Putusan Pengadilan
Data statistik menunjukkan angka perceraian di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, yang didominasi oleh cerai gugat. Perkara cerai gugat bermakna penyelesaian seng...

