Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pelatihan Digitalisasi UMKM dalam Pemasaran Produk Pada Masyarakat Kota Sorong

View through CrossRef
Latar belakang: Dengan adanya kemajuan teknologi yang begitu pesat, telah mengubah banyak hal dalam kehidupan manusia. Adapun beberapa contoh pengaruh dari adanya teknologi yang berkembang sangat signifikan dalam kehidupan manusia diantaranya adalah kecerdasan buatan (AI), dimana teknologi ini dapat melakukan tugas tertentu dengan menggunakan kecerdasan buatan, dan Internet of Things (Iot), dimana teknologi ini dapat menghubungkan berbagai perangkat ke internet. Namun, dengan adanya kemajuan teknologi ini, sebagian masyarakat Papua Barat Daya khususnya di Kota Sorong, belum bisa memanfaatkan internet sebagai sarana promosi dalam pemasaran produk. Masyarakat Papua Barat Daya khususnya di Kota Sorong, masih mengandalkan metode lama atau offline dalam pemasaran produk. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dalam bentuk pelatihan pemasaran produk dengan memanfaatkan media sosial, terkhusus Marketplace pada Facebook. Karena Masyarakat Papua Barat Daya terkhusus di Kota Sorong mayoritas memiliki akun Facebook. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat Papua Barat Daya yang berdomisili di Kota Sorong. Materi yang disampaikan adalah tentang digitalisasi UMKM dalam pemasaran produk. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari dengan jumlah peserta 25 orang. Metode pengabdian: Metode pengabdian yang digunakan adalah ceramah dan pembagian materi dalam bentuk softfile. Gadget dan Wifi adalah media yang digunakan dalam menunjang pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. Hasil pengabdian: Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan sosial media social dan fitur-fiturnya  untuk mempromosikan produk sehingga mampu meningkatkan kuantitas penjualan. Membuat branding produk sendiri dan mampu mengidentifikasi kebutuhan konsumen/pasar. Kesimpulan: Setelah kegiatan pengabdian ini, pengetahuan pelaku UMKM mengenai digitalisasi UMKM dan pemasaran produk semakin bertambah. Selain itu, pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan ini dapat membuat branding produk mereka sendiri, serta mampu melakukan identifikasi dan observasi pada kebutuhan konsumen/pasar. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini diharapkan masyarakat Kota Sorong dapat lebih cerdas menggunakan media sosial beserta fitur-fiturnya dalam memasarkan produk mereka secara online.  
Title: Pelatihan Digitalisasi UMKM dalam Pemasaran Produk Pada Masyarakat Kota Sorong
Description:
Latar belakang: Dengan adanya kemajuan teknologi yang begitu pesat, telah mengubah banyak hal dalam kehidupan manusia.
Adapun beberapa contoh pengaruh dari adanya teknologi yang berkembang sangat signifikan dalam kehidupan manusia diantaranya adalah kecerdasan buatan (AI), dimana teknologi ini dapat melakukan tugas tertentu dengan menggunakan kecerdasan buatan, dan Internet of Things (Iot), dimana teknologi ini dapat menghubungkan berbagai perangkat ke internet.
Namun, dengan adanya kemajuan teknologi ini, sebagian masyarakat Papua Barat Daya khususnya di Kota Sorong, belum bisa memanfaatkan internet sebagai sarana promosi dalam pemasaran produk.
Masyarakat Papua Barat Daya khususnya di Kota Sorong, masih mengandalkan metode lama atau offline dalam pemasaran produk.
Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dalam bentuk pelatihan pemasaran produk dengan memanfaatkan media sosial, terkhusus Marketplace pada Facebook.
Karena Masyarakat Papua Barat Daya terkhusus di Kota Sorong mayoritas memiliki akun Facebook.
Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat Papua Barat Daya yang berdomisili di Kota Sorong.
Materi yang disampaikan adalah tentang digitalisasi UMKM dalam pemasaran produk.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari dengan jumlah peserta 25 orang.
Metode pengabdian: Metode pengabdian yang digunakan adalah ceramah dan pembagian materi dalam bentuk softfile.
Gadget dan Wifi adalah media yang digunakan dalam menunjang pelaksanaan kegiatan pengabdian ini.
Hasil pengabdian: Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan sosial media social dan fitur-fiturnya  untuk mempromosikan produk sehingga mampu meningkatkan kuantitas penjualan.
Membuat branding produk sendiri dan mampu mengidentifikasi kebutuhan konsumen/pasar.
Kesimpulan: Setelah kegiatan pengabdian ini, pengetahuan pelaku UMKM mengenai digitalisasi UMKM dan pemasaran produk semakin bertambah.
Selain itu, pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan ini dapat membuat branding produk mereka sendiri, serta mampu melakukan identifikasi dan observasi pada kebutuhan konsumen/pasar.
Dengan adanya kegiatan pengabdian ini diharapkan masyarakat Kota Sorong dapat lebih cerdas menggunakan media sosial beserta fitur-fiturnya dalam memasarkan produk mereka secara online.
 .

Related Results

Digitalisasi UMKM sebagai upaya peningkatan pemasaran online di Desa Sindangpanon
Digitalisasi UMKM sebagai upaya peningkatan pemasaran online di Desa Sindangpanon
Digitalisasi usaha mikro kecil menengah (UMKM) menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh UMKM di Indonesia, karena membutuhkan pengetahuan, keterampilan, dan sumber daya yang...
Pendaftaran Merek Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Pada UMKM
Pendaftaran Merek Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Pada UMKM
Currently, UMKM play an important role in helping the country's economy, because it is very important to register trademarks on UMKM, so that UMKM brands can get legal protection. ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN KAIN SONGKET DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN UMKM DI KOTA PALEMBANG
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN KAIN SONGKET DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN UMKM DI KOTA PALEMBANG
Abstrak Pemasaran merupakan faktor kunci yang perlu diperhatikan untuk memenuhi atau menarik konsumen yang diharapkan. Berbagai jenis UMKM yang ada dan berbagai jenis produk yang d...
Penguatan Bidang UMKM dan Pendidikan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Wanasaba Lor Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon
Penguatan Bidang UMKM dan Pendidikan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Wanasaba Lor Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon
KKN Tematik ini memiliki tiga bidang yang menjadi sasaran capaian yaitu bidang pendidikan, UMKM dan kemasyarakatan. Hasil survey dan diskusi kelompok menyimpulkan bahwa program ker...
Orientasi Kewirausahaan, Manajemen Pengetahuan terhadap Kinerja Inovasi Produk Dimediasi oleh Inovasi Terbuka
Orientasi Kewirausahaan, Manajemen Pengetahuan terhadap Kinerja Inovasi Produk Dimediasi oleh Inovasi Terbuka
UMKM memainkan peran kunci dalam perekonomian di Indonesia dengan menjadi tulang punggung dalam menciptakan lapangan kerja, menyumbang pendapatan, serta memperkuat daya saing di In...
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Produksi Lada Kabupaten Kolaka Timur mengalami peningkatan sebesar 96 ribu ton tahun 2017 menjadi 280 ribu ton tahun 2022. Kondisi ini menggambarkan potensi usahatani lada sangat m...
DIGITALISASI BISNIS DAN PENGELOLAAN ASET RAMAH LINGKUNGAN UMKM BERKELANJUTAN
DIGITALISASI BISNIS DAN PENGELOLAAN ASET RAMAH LINGKUNGAN UMKM BERKELANJUTAN
Dalam era industri 4.0, suatu bisnis dituntut untuk mengerti adanya teknologi informasi yang dapat membantu dalam kegiatan operasional bisnis. Hal ini ditunjukan dengan adanya digi...

Back to Top