Javascript must be enabled to continue!
IDENTIFIKASI POTENSI KEJADIAN PETIR DI SULAWESI UTARA
View through CrossRef
Telah dilakukan identifikasi potensi kejadian petir di Sulawesi Utara dengan menggunakan data hasil pendeteksian kejadian hari petir sejak tahun 2000 sampai 2008. Pendeteksian kejadian hari petir dilakukan oleh BMKG Sulawesi Utara di stasiun Manado, Bitung, Tondano, Naha dan stasiun Gorontalo. Data yang telah diolah disajikan dalam bentuk peta Iso Keraunik Level (IKL) yang menggambarkan tingkat potensi petir masing-masing daerah pengamatan. Diperoleh hasil bahwa Sulut banyak mengalami kejadian hari petir sepanjang tahun 2000-2008 khususnya Bolaang Mongondow Utara, Tondano dan Manado. Tingkat potensi petir tertinggi meliputi Bolaang Mongondow Utara dan Gorontalo sebesar 48% disusul Tondano 42% lalu Manado sebesar 38%, Bitung 17% dan terakhir Naha 11%. IDENTIFICATION OF THE POTENTIAL FOR LIGHTNINGOCCURRENCE IN NORTH SULAWESIABSTRACTIdentification of the potential for lightning occurrence in North Sulawesi using the data detection result from 2000 until 2008. The detection of lightning events were conducted by BMKG stations of Manado, Bitung, Tondano, Naha and Gorontalo. The processed data were presented in the map of the isocronic level that described the lightning potential level in each observation location. The results indicated that North Sulawesi experienced many lightning events during 2000-2008, especially in North Bolaang Mongondow, Tondano and Manado. The highest potential level of lightning was North Bolaang Mongondow as well as Gorontalo (48%), followed by Tondano (42%), Manado (38%), Bitung (17%), and the lowest was Naha (11%).
Title: IDENTIFIKASI POTENSI KEJADIAN PETIR DI SULAWESI UTARA
Description:
Telah dilakukan identifikasi potensi kejadian petir di Sulawesi Utara dengan menggunakan data hasil pendeteksian kejadian hari petir sejak tahun 2000 sampai 2008.
Pendeteksian kejadian hari petir dilakukan oleh BMKG Sulawesi Utara di stasiun Manado, Bitung, Tondano, Naha dan stasiun Gorontalo.
Data yang telah diolah disajikan dalam bentuk peta Iso Keraunik Level (IKL) yang menggambarkan tingkat potensi petir masing-masing daerah pengamatan.
Diperoleh hasil bahwa Sulut banyak mengalami kejadian hari petir sepanjang tahun 2000-2008 khususnya Bolaang Mongondow Utara, Tondano dan Manado.
Tingkat potensi petir tertinggi meliputi Bolaang Mongondow Utara dan Gorontalo sebesar 48% disusul Tondano 42% lalu Manado sebesar 38%, Bitung 17% dan terakhir Naha 11%.
 IDENTIFICATION OF THE POTENTIAL FOR LIGHTNINGOCCURRENCE IN NORTH SULAWESIABSTRACTIdentification of the potential for lightning occurrence in North Sulawesi using the data detection result from 2000 until 2008.
The detection of lightning events were conducted by BMKG stations of Manado, Bitung, Tondano, Naha and Gorontalo.
The processed data were presented in the map of the isocronic level that described the lightning potential level in each observation location.
The results indicated that North Sulawesi experienced many lightning events during 2000-2008, especially in North Bolaang Mongondow, Tondano and Manado.
The highest potential level of lightning was North Bolaang Mongondow as well as Gorontalo (48%), followed by Tondano (42%), Manado (38%), Bitung (17%), and the lowest was Naha (11%).
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAERAH DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENURUNAN KEMISKINAN DI SULAWESI UTARA
ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAERAH DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENURUNAN KEMISKINAN DI SULAWESI UTARA
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan daerah yang diukur dengan Belanja Modal, upaya fiskal, tingkat derajat desentralisasi fiskal dan kem...
PERANCANGAN INSTALASI PENANGKAL PETIR EKSTERNAL POLITEKNIK ENJINERING INDORAMA
PERANCANGAN INSTALASI PENANGKAL PETIR EKSTERNAL POLITEKNIK ENJINERING INDORAMA
Petir merupakan salah satu fenomena tegangan dan arus tinggi yang terjadi dalam waktu amat singkat (impuls) yang bermula dari ionisasi hingga loncatan muatan dari awan ke tanah at...
Sistem Proteksi Petir Eksternal dan Estimasi Kenaikan Tegangan pada Sistem Pentanahan Stasiun Penyimpanan Avtur Pulau Layang
Sistem Proteksi Petir Eksternal dan Estimasi Kenaikan Tegangan pada Sistem Pentanahan Stasiun Penyimpanan Avtur Pulau Layang
Fenomena petir merupakan pertistiwa lepasnya muatan listrik (electric discharge) yang terjadi di atmosfer, diikuti dengan semburan cahaya dan radiasi gelombang...
Perencanaan Instalasi Penangkal Petir Pada Bangunan Industri Bengkel Pembuatan Mesin CV. Karya Brawijaya
Perencanaan Instalasi Penangkal Petir Pada Bangunan Industri Bengkel Pembuatan Mesin CV. Karya Brawijaya
Petir merupakan kejadian alam yang terjadi karena loncatan muatan listrik antara awan dan bumi. Kerusakan akibat sambaran petir yang ditimbulkan dapat membahayakan peralatanperalat...
Perencanaan Instalasi Penangkal Petir Pada Bangunan Industri Bengkel Pembuatan Mesin CV. Karya Brawijaya
Perencanaan Instalasi Penangkal Petir Pada Bangunan Industri Bengkel Pembuatan Mesin CV. Karya Brawijaya
Petir merupakan kejadian alam yang terjadi karena loncatan muatan listrik antara awan dan bumi. Kerusakan akibat sambaran petir yang ditimbulkan dapat membahayakan peralatanperalat...
RANCANGAN INSTALASI PENANGKAL PETIR SEBAGAI TRAINER PEMELAJARAN SISTEM PROTEKSI
RANCANGAN INSTALASI PENANGKAL PETIR SEBAGAI TRAINER PEMELAJARAN SISTEM PROTEKSI
Petir terjadi dikarenakan fenomena tegangan dan arus tinggi dalam waktu singkat, diawali dari ionisasi hingga loncatan muatan dari awan ke tanah atau sebalikny...
Arester Tegangan rendah pada daya 6,6 KVA / 380V di Akademi Teknik Telekomunikasi Sandhy Putra Jakarta
Arester Tegangan rendah pada daya 6,6 KVA / 380V di Akademi Teknik Telekomunikasi Sandhy Putra Jakarta
Petir adalah gejala alam yang biasa muncul pada musim hujan dan saat langit memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan. Petir merupakan sumber gangguan eksternal di jaringa...

