Javascript must be enabled to continue!
INASI MEDIA FILTRASI UNTUK PENURUNAN KESADAHAN DAN BESI
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan efisiensi penurunan kesadahan dan besidalam air dengan menggunakan filtrasi media kombinasi, menguji kesadahan dan kadar besi airsebelum dan sesudah dilakukan penyaringan dengan filtrasi media kombinasi, menguji pengaruhwaktu operasi terhadap efisiensi penurunan kesadahan dan besi pada filtrasi dengan mediakombinasi. Sampel yang digunakan adalah air sumur gali Kelurahan Keputih Surabaya. Mediafiltrasi yang digunakan adalah kombinasi 1 yaitu : kerikil-zeolit-kerikil dan kombinasi 2, yaitu :kerikil-batu kapur-kerikil dengan ukuran media 2,5 – 5 mm dan tinggi media 50 cm. Filtrasidilakukan dengan aliran dari atas ke bawah. Pengambilan sampel untuk dianalisis dilakukansetiap 10 menit selama 50 menit. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media filtrasi kombinasikerikil-batu kapur-kerikil mempunyai kemampuan yang lebih besar untuk menurunkan kesadahan.Kombinasi media filtrasi kerikil-batu kapur-kerikil dan kerikil-zeolit-kerikil mempunyai kemampuanyang sama untuk menurunkan besi. Dalam waktu kotak 50 menit semakin lama semakin besarefisiensi penurunan kesadahan dan besi. Filtrasi dengan menggunakan media filtrasi kombinasikerikil-batu kapur-kerikil dan kerikil-zeolit-kerikil belum dapat menghasilkan air bersih yang sesuaidengan baku mutu, seperti yang disyaratkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor907/MENKES/SK/VII/2002) terutama untuk parameter kesadahan dan besi.
Title: INASI MEDIA FILTRASI UNTUK PENURUNAN KESADAHAN DAN BESI
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan efisiensi penurunan kesadahan dan besidalam air dengan menggunakan filtrasi media kombinasi, menguji kesadahan dan kadar besi airsebelum dan sesudah dilakukan penyaringan dengan filtrasi media kombinasi, menguji pengaruhwaktu operasi terhadap efisiensi penurunan kesadahan dan besi pada filtrasi dengan mediakombinasi.
Sampel yang digunakan adalah air sumur gali Kelurahan Keputih Surabaya.
Mediafiltrasi yang digunakan adalah kombinasi 1 yaitu : kerikil-zeolit-kerikil dan kombinasi 2, yaitu :kerikil-batu kapur-kerikil dengan ukuran media 2,5 – 5 mm dan tinggi media 50 cm.
Filtrasidilakukan dengan aliran dari atas ke bawah.
Pengambilan sampel untuk dianalisis dilakukansetiap 10 menit selama 50 menit.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media filtrasi kombinasikerikil-batu kapur-kerikil mempunyai kemampuan yang lebih besar untuk menurunkan kesadahan.
Kombinasi media filtrasi kerikil-batu kapur-kerikil dan kerikil-zeolit-kerikil mempunyai kemampuanyang sama untuk menurunkan besi.
Dalam waktu kotak 50 menit semakin lama semakin besarefisiensi penurunan kesadahan dan besi.
Filtrasi dengan menggunakan media filtrasi kombinasikerikil-batu kapur-kerikil dan kerikil-zeolit-kerikil belum dapat menghasilkan air bersih yang sesuaidengan baku mutu, seperti yang disyaratkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor907/MENKES/SK/VII/2002) terutama untuk parameter kesadahan dan besi.
Related Results
<b>UPACARA INASI SEBAGAI WADAH PENGURUSAN DAN KELESTARIAN SENI PERSEMBAHAN TRADISI MURUT PALUAN DI SABAH</b>
<b>UPACARA INASI SEBAGAI WADAH PENGURUSAN DAN KELESTARIAN SENI PERSEMBAHAN TRADISI MURUT PALUAN DI SABAH</b>
ABSTRAK
Masyarakat Murut Paluan merupakan salah satu sub etnik di Sabah yang masih mengamalkan upacara inasi sebagai kemuncak adat perkahwinan yang sarat dengan elemen seni persemb...
Pengaruh Zat Anti Sadah terhadap Kualitas Air Proses dan Hasil Pencelupan Poliester-Rayon
Pengaruh Zat Anti Sadah terhadap Kualitas Air Proses dan Hasil Pencelupan Poliester-Rayon
Air yang dapat digunakan dalam proses pencelupan adalah air dengan kesadahan antara 0-3 dH. Air proses yang memiliki kesadahan tinggi perlu diturunkan nilai kesadahannya sebelum di...
UPAYA MENGURANGI KESADAHAN AIR RECYCLE LIMBAH TEKSTIL MENGGUNAKAN ZEOLIT DAN ARANG AKTIF
UPAYA MENGURANGI KESADAHAN AIR RECYCLE LIMBAH TEKSTIL MENGGUNAKAN ZEOLIT DAN ARANG AKTIF
Air merupakan kebutuhan utama pada proses basah tekstil. Hal ini berbanding terbalik dengan ketersediaan air. Dalam upaya mengefisienkan penggunaan air, salah satu pabrik tekstil m...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Saat Terbaik Pemberian Suplementasi Zat Besi pada Bayi 0 Bulan sampai 6 Bulan
Saat Terbaik Pemberian Suplementasi Zat Besi pada Bayi 0 Bulan sampai 6 Bulan
Latar belakang. Anemia defisiensi besi (ADB) merupakan salah satu masalah kesehatan gizi di Indonesia. Survei kesehatan rumah tangga (SKRT) tahun 2001 menunjukkan prevalensi ADB pa...
Keseimbangan Nutrisi dan Anemia Defisiensi Besi
Keseimbangan Nutrisi dan Anemia Defisiensi Besi
Anemia defisiensi besi merupakan anemia yang paling umum diderita oleh masyarakat di dunia terutama pada kelompok rentan seperti balita, anak-anak, ibu hamil dan menyusui, dan wani...
Bimbingan teknis penurunan kesadahan air sumur menggunakan filter resin penukar kation bagi masyarakat Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari
Bimbingan teknis penurunan kesadahan air sumur menggunakan filter resin penukar kation bagi masyarakat Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari
Kesadahan yang tinggi merupakan salah satu faktor yang dijadikan acuan dalam pengolahan air minum. Penyebab utama terjadinya kesadahan adalah kandungan Ca2+ (kesadahan kalsium) ata...

