Javascript must be enabled to continue!
Peforman Produksi Ayam Pedaging dengan Pemanfaatan Bungkil Biji Kapas sebagai Pengganti Sebagian Bungkil Kedelai dalam Ransum
View through CrossRef
ABSTRAKMeningkatnya harga ransum, mengharuskan kita mencari bahan alternatif lain yang harganya lebih murah, salah satunya adalah penggunaan bungkil biji kapas (BBK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan BBK sebagai pengganti sebagian bungkil kedelai terhadap pertumbuhan ayam broiler. Penelitian ini menggunakan ayam broiler umur dua minggu. Ransum perlakuan yang digunakan terdiri dari 4 tingkat penggunaan BBK sebagai pengganti bungkil kedelai yakni R0 (0%), R1(6%), R2 (12%) dan R3 (18%). Rancangan yang digunakan adalah RAL (Rancangan Acak Kelompok) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 6 ekor ayam dengan menggunakan kandang koloni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada berbagai perlakuan penggunaan BBK berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan (PBB) dan konvesi ransum terbaik diperoleh pada perlakuan R2. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan BBK sebagai pengganti bungkil kedelai terbaik diperoleh pada tingkat 12%.Kata Kunci: bungkil biji kapas, bungkil kedelai , ransum, ayam broiler
Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP) Universitas Bengkulu
Title: Peforman Produksi Ayam Pedaging dengan Pemanfaatan Bungkil Biji Kapas sebagai Pengganti Sebagian Bungkil Kedelai dalam Ransum
Description:
ABSTRAKMeningkatnya harga ransum, mengharuskan kita mencari bahan alternatif lain yang harganya lebih murah, salah satunya adalah penggunaan bungkil biji kapas (BBK).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan BBK sebagai pengganti sebagian bungkil kedelai terhadap pertumbuhan ayam broiler.
Penelitian ini menggunakan ayam broiler umur dua minggu.
Ransum perlakuan yang digunakan terdiri dari 4 tingkat penggunaan BBK sebagai pengganti bungkil kedelai yakni R0 (0%), R1(6%), R2 (12%) dan R3 (18%).
Rancangan yang digunakan adalah RAL (Rancangan Acak Kelompok) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 6 ekor ayam dengan menggunakan kandang koloni.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada berbagai perlakuan penggunaan BBK berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan (PBB) dan konvesi ransum terbaik diperoleh pada perlakuan R2.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan BBK sebagai pengganti bungkil kedelai terbaik diperoleh pada tingkat 12%.
Kata Kunci: bungkil biji kapas, bungkil kedelai , ransum, ayam broiler.
Related Results
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performans keturunan ayam Arab dengan ayam Arras (Ayam Ketarras) umur 2-12 minggu. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 6 bulan, dim...
Pemberian Tepung Kulit Ari Biji Kedelai Terfermentasi Terhadap Produksi Karkas Ayam Kampung Super Umur 10 Minggu
Pemberian Tepung Kulit Ari Biji Kedelai Terfermentasi Terhadap Produksi Karkas Ayam Kampung Super Umur 10 Minggu
Kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai gizi dari makanan yang dikonsumsi semakin meningkat seiring dengan meningkatnya tingkat pendidikan, kesadaran masyarakat akan kualitas hi...
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa fase awal produksi pada ayam Ketarras dan ayam Arab betina. Penelitian terdiri 2 perlakuan dan 25 ulangan. Faktor jenis ayam di...
Pengaruh Pemberian Tepung Kulit Ari Biji Kedelai Terfermentasi Terhadap Pertumbuhan Ayam Kampung Super Umur 3-10 Minggu
Pengaruh Pemberian Tepung Kulit Ari Biji Kedelai Terfermentasi Terhadap Pertumbuhan Ayam Kampung Super Umur 3-10 Minggu
Ayam kampung adalah salah satu ternak unggas lokal yang berpotensi untuk dikembangkan. Hal utama dalam meningkatkan produktifitas ternak adalah ransum. Salah satu limbah yang dapat...
Penggunaan Tepung Limbah Roti Dalam Ransum Terhadap Performa Ayam Broiler
Penggunaan Tepung Limbah Roti Dalam Ransum Terhadap Performa Ayam Broiler
Limbah roti cukup potensial untuk digunakan dalam ransum broiler karena mengandung gross energi yang cukup tinggi (4217 Kkal/kg). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pe...
Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas fisik telur ayam Arab, ayam Kampung dan ayam Ketarras serta akseptabilitas telur ayam Ketarras. Uji kualitas fisik telur menggu...
PERSENTASE KARKAS BROILER DENGAN PEMBERIAN CAMPURAN LARUTAN TEPUNG GAMBIR (UNCARIA GAMBIR ROXB) DENGAN TEPUNG BUNGKIL KEDELAI DALAM AIR MINUM
PERSENTASE KARKAS BROILER DENGAN PEMBERIAN CAMPURAN LARUTAN TEPUNG GAMBIR (UNCARIA GAMBIR ROXB) DENGAN TEPUNG BUNGKIL KEDELAI DALAM AIR MINUM
Pemberian antibiotik pada ayam dapat meninggalkan residu pada karkasnya dan berpotensi menyebabkan resistensi pada konsumen yang terus-menerus terpapar. Tepung kedelai umumnya meng...

