Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Evaluasi palka ikan sebagai upaya pemenuhan standar penanganan ikan yang baik pada kapal bouke ami

View through CrossRef
Kapal bouke ami adalah salah satu kapal yang beroperasi di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman dengan durasi pengoperasian yang lama di laut. Permasalahan yang dihadapi oleh kapal dengan durasi trip panjang adalah ketersediaan palka sebagai fasilitas penanganan ikan di kapal sesuai standar yang sudah ditetapkan untuk menjaga kesegaran ikan di atas kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi indikator sebagai acuan standar palka yang diatur secara legal oleh pemerintah dan mengkaji kesesuaian kondisi palka kapal bouke ami terhadap indikator acuan standar palka yang ditetapkan secara legal di Indonesia, khususnya pada kapal bouke ami yang berbasis di PPSNZ Jakarta. Metode yang digunakan yaitu studi literatur terhadap peraturan mengenai palka sebagai fasilitas penanganan di atas kapal yang diatur oleh pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan dan melalui Badan Standardisasi Nasional serta observasi terhadap 30 unit kapal bouke ami. Hasil penelitian menunjukkan indikator yang digunakan dalam penetapan standar fasilitas penanganan di atas kapal adalah material, desain, dan instrumen pelengkap yang diatur melalui Permen KP No. 7 tahun 2019, No. 33 tahun 2021, SNI 01-4872.1-2006, SNI 2729:2013, dan SNI 4110:2014. Terdapat beberapa indikator yang tidak sesuai dengan standar pada palka kapal bouke ami antara lain material masih terbuat dari besi yang dapat menyebabkan korosif, desain palka tidak memungkinkan untuk dilakukan sistem penyimpanan first in first out, serta ketersediaan instrumen pelengkap yaitu pengukur suhu, tempat sampah serta ketersediaan fasilitas higienis untuk ABK masih kurang diperhatikan
Title: Evaluasi palka ikan sebagai upaya pemenuhan standar penanganan ikan yang baik pada kapal bouke ami
Description:
Kapal bouke ami adalah salah satu kapal yang beroperasi di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman dengan durasi pengoperasian yang lama di laut.
Permasalahan yang dihadapi oleh kapal dengan durasi trip panjang adalah ketersediaan palka sebagai fasilitas penanganan ikan di kapal sesuai standar yang sudah ditetapkan untuk menjaga kesegaran ikan di atas kapal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi indikator sebagai acuan standar palka yang diatur secara legal oleh pemerintah dan mengkaji kesesuaian kondisi palka kapal bouke ami terhadap indikator acuan standar palka yang ditetapkan secara legal di Indonesia, khususnya pada kapal bouke ami yang berbasis di PPSNZ Jakarta.
Metode yang digunakan yaitu studi literatur terhadap peraturan mengenai palka sebagai fasilitas penanganan di atas kapal yang diatur oleh pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan dan melalui Badan Standardisasi Nasional serta observasi terhadap 30 unit kapal bouke ami.
Hasil penelitian menunjukkan indikator yang digunakan dalam penetapan standar fasilitas penanganan di atas kapal adalah material, desain, dan instrumen pelengkap yang diatur melalui Permen KP No.
7 tahun 2019, No.
33 tahun 2021, SNI 01-4872.
1-2006, SNI 2729:2013, dan SNI 4110:2014.
Terdapat beberapa indikator yang tidak sesuai dengan standar pada palka kapal bouke ami antara lain material masih terbuat dari besi yang dapat menyebabkan korosif, desain palka tidak memungkinkan untuk dilakukan sistem penyimpanan first in first out, serta ketersediaan instrumen pelengkap yaitu pengukur suhu, tempat sampah serta ketersediaan fasilitas higienis untuk ABK masih kurang diperhatikan.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ASSOCIATION OF THE SERUM LEVELS OF C-REACTIVE PROTEIN WITH ITS GENE POLYMORPHISMS AND ACUTE CORONARY SYNDROME
ASSOCIATION OF THE SERUM LEVELS OF C-REACTIVE PROTEIN WITH ITS GENE POLYMORPHISMS AND ACUTE CORONARY SYNDROME
Objectives To investigate the association of the serum levels of CRP with its gene polymorphisms and the risk of ACS in Chinese Han population in Sunan region. ...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Tingkat Pencapaian Standar Waktu Pelayanan Pemanduan Kapal (Approach Time) di Pelabuhan Parepare
Tingkat Pencapaian Standar Waktu Pelayanan Pemanduan Kapal (Approach Time) di Pelabuhan Parepare
Kinerja pelayanan pelabuhan adalah indikator untuk menilai hasil kerja suatu pelabuhan pada periode tertentu dan menggambarkan tingkat pelayanan yang diberikan kepada pengguna jasa...
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Kapal ikan tradisional biasanya dibuat dari kayu dan dengan pola kapal yang diperoleh secara empiris sebagai warisan turun-temurun tanpa diketahui nilai hambatan kapalnya. Adapun s...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan nelayan dan pedagang perantara; 2) saluran pemasaran ikan; dan 3) margin pemasaran ikan. Metode anal...

Back to Top