Javascript must be enabled to continue!
Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Tanaman Jagung (Zea mays L.) pada Berbagai Dosis NPK
View through CrossRef
Jagung merupakan bahan pangan terpenting setelah beras, yang berperan penting sebagai bahan pangan, sumber pendapatan dan bahan baku strategis bagi pertanian dan pembangunan ekonomi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon berbagai varietas jagung terhadap dosis pemupukan NPK yang memberikan pertumbuhan dan produktivitas terbaik. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Balai Penelitian Tanaman Serealia Bajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan pada ketinggian 27.2 mdpl, dengan titik koordinat 5○18’21.5”LS, 119○28’38.6”BT dan suhu rata-rata 28,5○C. Penelitian ini berlangsung pada bulan Mei hingga Oktober 2023. Penelitian ini disusun dalam rancangan petak terpisah, lima dosis pemupukan sebagai petak utama yang terdiri, 60 % N:P:K (120:90:60 kg.ha-1), 80% N:P:K (160:120:80 kg.ha-1), 100% N:P:K (200:150:100 kg.ha-1), 120% N:P:K (240:180:120 kg.ha-1) dan 140% N:P:K (280:210:140 kg.ha-1). Sedangkan anak petak adalah varietas jagung, yaitu Nasa 29, Bisi 18 dan Sinhas 1. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara dosis pemupukan 100% N:P:K (200:150:100 kg.ha-1) dengan varietas Bisi 18 memberikan produktivitas terbaik dibanding interaksi antar dosis pemupukan dan varietas lainnya dengan rata-rata produktivitas 11.04 t.ha-1. Dosis pemupukan yang memberikan produktivitas terbaik dibanding lima dosis pemupukan lainnya yaitu dosis pemupukan 100% N:P:K (200:150:100 kg.ha-1) dengan rata-rata produktivitas 9.28 t.ha-1. Varietas yang memberikan produktivitas terbaik dibanding dua varietas lainya yaitu Bisi 18 dengan rata-rata produktivitas 8.98 t.ha-1. Parameter yang memberikan korelasi positif terhadap produktivitas yaitu karakter tinggi tanaman, jumlah daun, tinggi letak tongkol, bobot tongkol kupasan, diameter tongkol, panjang tongkol, panjang tongkol berbiji, jumlah baris biji per tongkol, rendemen biji dan bobot 1000 biji.
Maize is the most important food after rice, which plays an important role as food, a source of income and a strategic raw material for Indonesia's agriculture and economic development. This study aims to determine the response of various corn varieties to the dose of NPK fertilization that provides the best growth and productivity. The research was conducted at the Experimental Farm (KP) of the Bajeng Cereal Crops Research Center, Bajeng District, Gowa Regency, South Sulawesi at an altitude of 27.2 meters above sea level, with coordinates 5○18'21.5 "N, 119○28'38.6 "E and an average temperature of 28.5○C. This research took place from May to October 2023. The study was arranged in a separate plot design, five fertilizer doses as the main plot consisting of 60% N:P:K (120:90:60 kg.ha-1), 80% N:P:K (160:120:80 kg.ha-1), 100% N:P:K (200:150:100 kg.ha-1), 120% N:P:K (240:180:120 kg.ha-1) and 140% N:P:K (280:210:140 kg.ha-1). The results showed that the interaction between the fertilizer dose of 100% N:P:K (200:150:100 kg.ha-1) with the variety Bisi 18 gave the best productivity compared to the interaction between the fertilizer dose and other varieties with an average productivity of 11.04 t.ha-1. The fertilizer dose that gave the best productivity compared to five other fertilizer doses was 100% N:P:K (200:150:100 kg.ha-1) with an average productivity of 9.28 t.ha-1. The variety that gave the best productivity compared to the other two varieties was Bisi 18 with an average productivity of 8.98 t.ha-1. Parameters that provide a positive correlation to productivity are plant height, number of leaves, cob height, cob weight, cob diameter, cob length, cob length, number of seed rows per cob, seed yield and 1000 seed weight.
Universitas Cokroaminoto Palopo
Title: Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Tanaman Jagung (Zea mays L.) pada Berbagai Dosis NPK
Description:
Jagung merupakan bahan pangan terpenting setelah beras, yang berperan penting sebagai bahan pangan, sumber pendapatan dan bahan baku strategis bagi pertanian dan pembangunan ekonomi Indonesia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon berbagai varietas jagung terhadap dosis pemupukan NPK yang memberikan pertumbuhan dan produktivitas terbaik.
Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Balai Penelitian Tanaman Serealia Bajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan pada ketinggian 27.
2 mdpl, dengan titik koordinat 5○18’21.
5”LS, 119○28’38.
6”BT dan suhu rata-rata 28,5○C.
Penelitian ini berlangsung pada bulan Mei hingga Oktober 2023.
Penelitian ini disusun dalam rancangan petak terpisah, lima dosis pemupukan sebagai petak utama yang terdiri, 60 % N:P:K (120:90:60 kg.
ha-1), 80% N:P:K (160:120:80 kg.
ha-1), 100% N:P:K (200:150:100 kg.
ha-1), 120% N:P:K (240:180:120 kg.
ha-1) dan 140% N:P:K (280:210:140 kg.
ha-1).
Sedangkan anak petak adalah varietas jagung, yaitu Nasa 29, Bisi 18 dan Sinhas 1.
Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara dosis pemupukan 100% N:P:K (200:150:100 kg.
ha-1) dengan varietas Bisi 18 memberikan produktivitas terbaik dibanding interaksi antar dosis pemupukan dan varietas lainnya dengan rata-rata produktivitas 11.
04 t.
ha-1.
Dosis pemupukan yang memberikan produktivitas terbaik dibanding lima dosis pemupukan lainnya yaitu dosis pemupukan 100% N:P:K (200:150:100 kg.
ha-1) dengan rata-rata produktivitas 9.
28 t.
ha-1.
Varietas yang memberikan produktivitas terbaik dibanding dua varietas lainya yaitu Bisi 18 dengan rata-rata produktivitas 8.
98 t.
ha-1.
Parameter yang memberikan korelasi positif terhadap produktivitas yaitu karakter tinggi tanaman, jumlah daun, tinggi letak tongkol, bobot tongkol kupasan, diameter tongkol, panjang tongkol, panjang tongkol berbiji, jumlah baris biji per tongkol, rendemen biji dan bobot 1000 biji.
Maize is the most important food after rice, which plays an important role as food, a source of income and a strategic raw material for Indonesia's agriculture and economic development.
This study aims to determine the response of various corn varieties to the dose of NPK fertilization that provides the best growth and productivity.
The research was conducted at the Experimental Farm (KP) of the Bajeng Cereal Crops Research Center, Bajeng District, Gowa Regency, South Sulawesi at an altitude of 27.
2 meters above sea level, with coordinates 5○18'21.
5 "N, 119○28'38.
6 "E and an average temperature of 28.
5○C.
This research took place from May to October 2023.
The study was arranged in a separate plot design, five fertilizer doses as the main plot consisting of 60% N:P:K (120:90:60 kg.
ha-1), 80% N:P:K (160:120:80 kg.
ha-1), 100% N:P:K (200:150:100 kg.
ha-1), 120% N:P:K (240:180:120 kg.
ha-1) and 140% N:P:K (280:210:140 kg.
ha-1).
The results showed that the interaction between the fertilizer dose of 100% N:P:K (200:150:100 kg.
ha-1) with the variety Bisi 18 gave the best productivity compared to the interaction between the fertilizer dose and other varieties with an average productivity of 11.
04 t.
ha-1.
The fertilizer dose that gave the best productivity compared to five other fertilizer doses was 100% N:P:K (200:150:100 kg.
ha-1) with an average productivity of 9.
28 t.
ha-1.
The variety that gave the best productivity compared to the other two varieties was Bisi 18 with an average productivity of 8.
98 t.
ha-1.
Parameters that provide a positive correlation to productivity are plant height, number of leaves, cob height, cob weight, cob diameter, cob length, cob length, number of seed rows per cob, seed yield and 1000 seed weight.
Related Results
Strategi Optimalisasi Pupuk NPK 16-16-16 untuk Meningkatkan Produksi Benih Tiga Varietas Alpukat dengan Teknik Sambung Pucuk
Strategi Optimalisasi Pupuk NPK 16-16-16 untuk Meningkatkan Produksi Benih Tiga Varietas Alpukat dengan Teknik Sambung Pucuk
Pemupukan pada benih alpukat di Kabupaten Kulon Progo belum memperhatikan kebutuhan dari setiap varietas yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk yang ...
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
Optimalisasi pemanfaatan areal dapat meningkatkan produktivitas suatu lahan. Areal TBM kelapa sawit mulai dari tanaman tahun 0 hingga tahun ke-3, memiliki sela yang dapat dimanfaat...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
Pengembangan jagung semi memiliki prospek yang baik karena permintaan pasar yang tinggi namun tidak didukung oleh produksinya. Upaya untuk memenuhi permintaan jagung semi yang teru...
PUPUK KANDANG KAMBING DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG KETAN (Zea mays L.)
PUPUK KANDANG KAMBING DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG KETAN (Zea mays L.)
Penelitian tentang Kajian Dosis Pupuk Kandang Kambing Dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung ketan (Zea mays L.) dilaksanakan pada tanggal 19 Oktober – 20 ...
pemberian dosis pupuk kandang kambing dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt)
pemberian dosis pupuk kandang kambing dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt)
Penelitian ini tentang Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Organik Kotoran Kambing Dan Dosis Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Saccharata Sturt) di...
KAJIAN MACAM PUPUK NPK DAN POPULASI TANAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum. L) ASAL BENIH (TRUE SHALLOT SEED)
KAJIAN MACAM PUPUK NPK DAN POPULASI TANAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum. L) ASAL BENIH (TRUE SHALLOT SEED)
ABSTRAKKonsumsi bawang merah oleh sektor rumah tangga tahun naik sebesar 512% dibanding tahun 2021. Permintaan bawang merah yang makin meningkat perlu diimbangi dengan produksi dan...
Analisis Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Akibat Pengaturan Jarak Tanam
Analisis Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Akibat Pengaturan Jarak Tanam
Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang menjadi komoditas ekspor unggulan Indonesia sehingga dapat menyumbang devisa bagi...
MENTIMUN (Cucumis sativus L.) PADA KOMBINASI PERLAKUAN BHOKASHI DAN PUPUK NPK
MENTIMUN (Cucumis sativus L.) PADA KOMBINASI PERLAKUAN BHOKASHI DAN PUPUK NPK
RINGKASANKombinasi Bokashi dan pupuk NPK berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun, sehingga dalam pemupukan perlu dicari kombinasi Bokashi dan pupuk NPK yang...

