Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA BERDASARKAN GAYA BELAJAR

View through CrossRef
Kemampuan pemecahan masalah siswa perlu ditinjau lebih lanjut berdasarkan gaya belajarnya. Hal ini dikarenakan gaya belajar dapat membantu siswa menjadi problem solver yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan gaya belajar yaitu gaya belajar diverger, assimilator, converger, dan accommodator.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang menggunakan metode angket, tes dan wawancara. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Sedangkan instrumen pendukungnya adalah lembar angket gaya belajar, lembar tes pemecahan masalah, dan lembar pedoman wawancara. Keabsahan data dengan menggunakan triangulasi waktu. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) subjek dengan gaya belajar diverger mengidentifikasi permasalahan dengan membaca soal secara berulang-ulang dalam hati, mengeksplorasi permasalahan dengan menuliskan yang diketahui dan ditanya, memilih strategi yang dianggap cepat dalam memecahkan masalah, menggabungkan semua informasi yang didapatkan untuk mencari jawaban, merefleksi hasil jawaban dengan memeriksa kembali dan mencocokkan antara jawaban dengan soal, 2) subjek dengan gaya belajar assimilator, mengidentifikasi permasalahan dengan membaca sekilas, mengeksplorasi permasalahan dengan menuliskan yang diketahui dan ditanyakan, menuliskan secara runtut langkah-langkah penyelesaian soal, mencari jawaban dengan mengaplikasikan hasil perhitungan sebelumnya kedalam rumus, memeriksa kembali jawaban jika subjek ragu terhadap hasil perhitungannya, 3) subjek dengan gaya belajar converger mengidentifikasi permasalahan dengan membaca soal secara perlahan, mengeksplorasi permasalahan dengan menyebutkan yang diketahui dan ditanya dalam soal, menyusun strategi pemecahan masalah dengan menuliskan secara runtut langkah- langkah penyelesaian, mencari jawaban dengan mengumpulkan informasi yang didapatkan sebelumnya untuk diaplikasikan kedalam rumus, cenderung memeriksa kembali hasil jawaban dengan mencocokkan antara soal dan jawaban, serta menghitung kembali hasil jawaban secara teliti, 4) subjek dengan gaya belajar accommodator mengidentifikasi permasalahan dengan membaca sekilas dalam hati, mengeksplorasi dengan mengingat kembali cara atau rumus untuk menyelesaikan soal, menyeleksi strategi dengan bertanya kepada teman, mengaplikasikan apa yang sudah diperoleh sebelumnya kedalam rumus, merefleksi dengan memeriksa sekilas jawaban tanpa menghitungnya kembali
STKIP PGRI Jombang
Title: ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA BERDASARKAN GAYA BELAJAR
Description:
Kemampuan pemecahan masalah siswa perlu ditinjau lebih lanjut berdasarkan gaya belajarnya.
Hal ini dikarenakan gaya belajar dapat membantu siswa menjadi problem solver yang efektif.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan gaya belajar yaitu gaya belajar diverger, assimilator, converger, dan accommodator.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang menggunakan metode angket, tes dan wawancara.
Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri.
Sedangkan instrumen pendukungnya adalah lembar angket gaya belajar, lembar tes pemecahan masalah, dan lembar pedoman wawancara.
Keabsahan data dengan menggunakan triangulasi waktu.
Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) subjek dengan gaya belajar diverger mengidentifikasi permasalahan dengan membaca soal secara berulang-ulang dalam hati, mengeksplorasi permasalahan dengan menuliskan yang diketahui dan ditanya, memilih strategi yang dianggap cepat dalam memecahkan masalah, menggabungkan semua informasi yang didapatkan untuk mencari jawaban, merefleksi hasil jawaban dengan memeriksa kembali dan mencocokkan antara jawaban dengan soal, 2) subjek dengan gaya belajar assimilator, mengidentifikasi permasalahan dengan membaca sekilas, mengeksplorasi permasalahan dengan menuliskan yang diketahui dan ditanyakan, menuliskan secara runtut langkah-langkah penyelesaian soal, mencari jawaban dengan mengaplikasikan hasil perhitungan sebelumnya kedalam rumus, memeriksa kembali jawaban jika subjek ragu terhadap hasil perhitungannya, 3) subjek dengan gaya belajar converger mengidentifikasi permasalahan dengan membaca soal secara perlahan, mengeksplorasi permasalahan dengan menyebutkan yang diketahui dan ditanya dalam soal, menyusun strategi pemecahan masalah dengan menuliskan secara runtut langkah- langkah penyelesaian, mencari jawaban dengan mengumpulkan informasi yang didapatkan sebelumnya untuk diaplikasikan kedalam rumus, cenderung memeriksa kembali hasil jawaban dengan mencocokkan antara soal dan jawaban, serta menghitung kembali hasil jawaban secara teliti, 4) subjek dengan gaya belajar accommodator mengidentifikasi permasalahan dengan membaca sekilas dalam hati, mengeksplorasi dengan mengingat kembali cara atau rumus untuk menyelesaikan soal, menyeleksi strategi dengan bertanya kepada teman, mengaplikasikan apa yang sudah diperoleh sebelumnya kedalam rumus, merefleksi dengan memeriksa sekilas jawaban tanpa menghitungnya kembali.

Related Results

Kontribusi Kemandirian dan Gaya Belajar Siswa pada Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Kelas X MIPA SMA Negeri 5 Denpasar
Kontribusi Kemandirian dan Gaya Belajar Siswa pada Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Kelas X MIPA SMA Negeri 5 Denpasar
Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: apakah terdapat kontribusi kemandirian pada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X MIPA SMA Neg...
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH DAN JENIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH DAN JENIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) menjelaskan perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran pemecahan masalah dengan siswa...
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Aritmetika Sosial Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Aritmetika Sosial Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah pada materi aritmetika sosial siswa ditinjau dari gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelit...
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LKPD DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN ASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI STATISTIKA
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LKPD DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN ASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI STATISTIKA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) digital terhadap kemampuan pemecahan...
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP dalam Menyelesaikan Materi Bangun Ruang Sisi Datar
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP dalam Menyelesaikan Materi Bangun Ruang Sisi Datar
Kemampuan pemecahan masalah adalah inti pembelajaran yang mewujudkan kemampuan dasar dalam proses pembelajaran. Namun demikian, beberapa peneliti menyimpulkan bahwa kemampuan pemec...
Identifikasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Mahasiswa Calon Guru SD di STKIP Taman Siswa Bima dan Cara Pengembangannya
Identifikasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Mahasiswa Calon Guru SD di STKIP Taman Siswa Bima dan Cara Pengembangannya
Kemampuan pemecahan masalah matematika merupakan kemampuan seseorang dalam menyelesaikan masalah matematika dengan menggunakan tahap-tahap penyelesaian yang jelas.  Kemampuan pemec...
Analisis Kebutuhan Modul Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP N 4 Batang
Analisis Kebutuhan Modul Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP N 4 Batang
Pemecahan masalah merupakan suatu usaha untuk menyelesaikan masalah matematika menggunakan pemahaman yang telah dimilikinya. Siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah rendah...

Back to Top