Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Imaji Sufistik Alam dan Binatang dalam Puisi-Puisi Abdul Hadi W.M., Sutardji Calzoum Bachri, dan Kuntowijoyo

View through CrossRef
Puisi sufistik sebagai abstraksi kehidupan dunia sufi dapat digunakan untuk melihat jatuh bangunnya seorang sufi dalam pendakian rohani. Untuk melukiskan pendakian rohani, puisi sufistik menggunakan imaji alam dan binatang. Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan makna dan mendeskripsikan imaji sufistik alam dan binatang dalam puisi-puisi Abdul Hadi W.M., Sutardji Calzoum Bachri, dan Kuntowijoyo. Penelitian ini menggunakan teori estetika sufistik puisi Braginsky dan metode deskriptif kualitatif dengan data karya-karya ketiga penyair tersebut. Hasil penelitian menunjukkan puisi sufistik karya ketiga penyair tersebut menggunakan berbagai imaji alam: cahaya, gelombang, batu, rumput, pohon, dan angin. Imaji binatang yang digunakan, meliputi: kupu-kupu, kucing, cengkerik, gajah, semut, dan singa. Imaji sufistik alam sebagai sarana untuk menggambarkan kedekatan dan penyatuan diri dengan Tuhan, sedangkan imaji sufistik binatang untuk melukiskan hakikat salik dan liku-liku perjalanan rohani yang dialami pejalan yang sedang mengalami hambatan dan ancaman dalam upaya menuju keindahan rohani sebagai puncak keriangan spiritual.[Natural and Animal Sufistic Images in Abdul Hadi W.M., Sutardji Calzoum Bachri, and Kuntowijoyo Poetries] Sufistic poetry as an abstraction of sufi’s life can be used to see the rise and fall of a sufi in spiritual ascent. To describe spiritual ascent, sufistic poetry uses natural and animals images. The purposed of this research were to reveal the meaning and describe the sufistic images of nature and animal s in Abdul Hadi W.M., Sutardji Calzoum Bachri, and Kuntowijoyo poetries. This research used the sufistic poetry aesthetic theory of Braginsky and qualitative descriptive methods with data on the works of the three poets. The results of the research showed that the poetic works of the three poets used a variety of natural images: light, waves, stone, grass, trees, and wind. Animals imagesthat were used includ: butterflies, cats, cloves, elephants, ants, and lions. Natural sufistic images as a means to describe closeness and union with God, while sufistic imagery of animals were used to describe the nature of salik and the intricacies of the spiritual journey experienced by travelers who were experiencing obstacles and threats in an effort to reach spiritual beauty as the peak of spiritual joy.Keywords: sufistic poetry; sufistic images; natural sufistic images; animals’ sufistic images
Balai Bahasa Jawa Timur
Title: Imaji Sufistik Alam dan Binatang dalam Puisi-Puisi Abdul Hadi W.M., Sutardji Calzoum Bachri, dan Kuntowijoyo
Description:
Puisi sufistik sebagai abstraksi kehidupan dunia sufi dapat digunakan untuk melihat jatuh bangunnya seorang sufi dalam pendakian rohani.
Untuk melukiskan pendakian rohani, puisi sufistik menggunakan imaji alam dan binatang.
Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan makna dan mendeskripsikan imaji sufistik alam dan binatang dalam puisi-puisi Abdul Hadi W.
M.
, Sutardji Calzoum Bachri, dan Kuntowijoyo.
Penelitian ini menggunakan teori estetika sufistik puisi Braginsky dan metode deskriptif kualitatif dengan data karya-karya ketiga penyair tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan puisi sufistik karya ketiga penyair tersebut menggunakan berbagai imaji alam: cahaya, gelombang, batu, rumput, pohon, dan angin.
Imaji binatang yang digunakan, meliputi: kupu-kupu, kucing, cengkerik, gajah, semut, dan singa.
Imaji sufistik alam sebagai sarana untuk menggambarkan kedekatan dan penyatuan diri dengan Tuhan, sedangkan imaji sufistik binatang untuk melukiskan hakikat salik dan liku-liku perjalanan rohani yang dialami pejalan yang sedang mengalami hambatan dan ancaman dalam upaya menuju keindahan rohani sebagai puncak keriangan spiritual.
[Natural and Animal Sufistic Images in Abdul Hadi W.
M.
, Sutardji Calzoum Bachri, and Kuntowijoyo Poetries] Sufistic poetry as an abstraction of sufi’s life can be used to see the rise and fall of a sufi in spiritual ascent.
To describe spiritual ascent, sufistic poetry uses natural and animals images.
The purposed of this research were to reveal the meaning and describe the sufistic images of nature and animal s in Abdul Hadi W.
M.
, Sutardji Calzoum Bachri, and Kuntowijoyo poetries.
This research used the sufistic poetry aesthetic theory of Braginsky and qualitative descriptive methods with data on the works of the three poets.
The results of the research showed that the poetic works of the three poets used a variety of natural images: light, waves, stone, grass, trees, and wind.
Animals imagesthat were used includ: butterflies, cats, cloves, elephants, ants, and lions.
Natural sufistic images as a means to describe closeness and union with God, while sufistic imagery of animals were used to describe the nature of salik and the intricacies of the spiritual journey experienced by travelers who were experiencing obstacles and threats in an effort to reach spiritual beauty as the peak of spiritual joy.
Keywords: sufistic poetry; sufistic images; natural sufistic images; animals’ sufistic images.

Related Results

SIMBOL SUFISTIK DALAM PUISI INDONESIA
SIMBOL SUFISTIK DALAM PUISI INDONESIA
Simbol merupakan tanda yang merepresentasikan keseluruhan dari yang ditadai. Pentingnya simbol dalam puisi sufistik untuk rujukan perilaku manusia dalam kehidupan religiusnya. Tuju...
Mantra dalam Kesusastraan Minangkabau dan Puisi-Puisi Sutardji Calzoum Bachri: Suatu Analisis Sastra Bandingan
Mantra dalam Kesusastraan Minangkabau dan Puisi-Puisi Sutardji Calzoum Bachri: Suatu Analisis Sastra Bandingan
This paper reveals a comparisons between magic spells / charms as one of Minangkabau spoken Literature and the poetries of Sutardji Calzoum Bachri. The theory of comparative litera...
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
Memahami puisi dan memahami prosa ada bedanya. Ini disebabkan karena bahasa yang digunakan dalam puisi berbeda dengan yang dipakai prosa. Memahami puisi mungkin sedikit lebih rumit...
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot merupakan objek kajian dalam artikel ini. Puisi mengekpresikan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan ...
Membaca Puisi
Membaca Puisi
Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra. Secara etimologis kata puisi berasal dari bahasa Yunani poeima yang berarti membuat atau poeisis yang berarti pembuatan, dalam bahasa I...
Membaca Puisi
Membaca Puisi
Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra. Secara etimologis kata puisi berasal dari bahasa Yunani poeima yang berarti membuat atau poeisis yang berarti pembuatan, dalam bahasa I...
DIMENSI SUFISTIK DALAM PUISI "CERMIN" KARYA SUTARDJI CALZOUM BACHRI
DIMENSI SUFISTIK DALAM PUISI "CERMIN" KARYA SUTARDJI CALZOUM BACHRI
Puisi “Cermin” karya Sutardji Calzoum Bachri merupakan puisi berdimensi sifistik. Puisi sufistik yang mengungkap dan menggambarkan tentang perenungan diri terhadap eksistensi diri ...
Makna Intensi pada Puisi-Puisi Karya Sutardji Calzoum Bachri
Makna Intensi pada Puisi-Puisi Karya Sutardji Calzoum Bachri
The study of literary works teaches humans to understand the meaning of life and increases their vision of wisdom and intelligence. Literary works of poetry need to be analyzed wit...

Back to Top