Javascript must be enabled to continue!
IMPLEMENTASI PENGELOLAAN ALAT MEDIS DI PUSKESMAS WUA-WUA KOTA KENDARI TAHUN 2022
View through CrossRef
Abstrak Latar Belakang: Pengelolaan alat medis adalah rangkaian kegiatan yang menyangkut aspek perencanaan kebutuhan alat medis, penerimaan, penyimpanan, pemeliharaan, dan penghapusan yang dikelola secara optimal untuk menjamin terpenuhinya kriteria alat yang baik. Namun, pada pengelolaan alat medis di Puskesmas Wua-wua terdapat beberapa alat medis yang belum berfungsi secara maksimal, proses perencanaan peralatan belum terealisasikan, penerimaan tidak sesuai antara usulan dan pengadaan, masih dijumpai perlatan rusak yang disimpan disembarang tempat, kemudian pemeliharaan belum dilakukan oleh tenaga ahli, dan beberapa peralatan belum dilakukan penghapusan.Tujuan: Untuk mengetahui informasi tentang pengelolaan alat medis di Puskesmas Wua-wua Kota Kendari Tahun 2022. Berdasarkan dari perencanaan kebutuhan alat medis, penerimaan, penyimpanan, pemeliharaan dan penghapusan di Puskesmas Wua-wua Kota Kendari.Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang, yang terdiri dari 1 informan kunci dan 3 informan biasa.Hasil: Pengelolaan alat medis di Puskesmas Wua-wua, dalam perencanaannya beberapa kebutuhan peralatan dilakukan tiap tahun dan hanya sekali dengan melihat permintaaan kebutuhan masing-masing ruangan kemudian dicantumkan kedalam RKBMD dan disesuaikan dengan anggaran yang ada, namun proses perencanaan dilakukan berulang-ulang kali yang disebabkan kurangnya anggaran didapatkan, penerimaan peralatan belum sesuai dengan RKBMD yang telah diusulkan, namun peralatan yang diterima selalu dalam keadaan baik, penyimpanan peralatan belum efektif karena belum ada ruang penyimpanan khusus untuk peralatan sehingga peralatan disimpan diruang pelayanan, pemeliharaan kalibrasi peralatan berupa angka, yang dilakukan oleh tenknisi dalam satu tahun sekali, sedangkan pemeliharaan rutin dilakukan, oleh petugas Puskesmas dengan membersihkan peralatan medis, kemudian disterilkan, hal ini tentunya telah sesuai dengan SOP, Puskesmas Wua-wua belum melaksanakan program penghapusan dan belum ada petugas khusus untuk penghapusan.Kesimpulan: Pada pengelolaan peralatan medis di Puskesmas Wua-wua masih terdapat banyak kekurangan baik dari kurangnya peralatan, SDM, serta anggaran yang didapatkan dan hal ini dapat mempengaruhi segala aspek yang ada dalam pengelolaan alat medis. Sehingga perlu adanya peningkatan perlengkapan alat kesehatan dan mengadakan atau mengikuti pelatihan mengenai manajemen logistik agar pelayanan kesehatan menjadi efektif dan efisien. AbstractBackground: Medical device management is a series of activities related to aspects of medical device need planning, receipt, storage, maintenance and disposal that are optimally managed to ensure the fulfillment of the criteria for a good device. However, in the management of medical devices at the Wua-wua Health Center there are several medical devices that have not functioned optimally, the equipment planning process has not been realized, acceptance is not in accordance with the proposal and procurement, there are still damaged equipment stored in any place, then maintenance has not been carried out by the staff. experts, and some equipment has not been removed.Objectives: This study aims to find out information about the management of medical devices at the Wua-wua Health Center inKendari City in 2022. Based on planning, receiving, storing, maintenance and removal at the Wua-wua Health Center in Kendari City.Methods: The type of research used is a case study with a descriptive qualitative research method. There were 4 informants in this study, consisting of 1 key informant and 3 casual informants.Results: The management of medical devices at the Wua-wua Health Center is planned, some equipment needs are carried out every year and only once by looking at requests for the needs of each room and then included in the RKBMD and adjusted to the existing budget, but the planning process is carried out repeatedly due to a lack of budget obtained, equipment acceptance is not in accordance with the RKBMD that has been proposed, but equipment received is always in good condition, equipment storage has not been effective because there is no special storage room for equipment so that equipment is stored in the service room, maintenance of equipment calibration in the form of numbers, which is carried out by technicians and once a year, while routine maintenance is carried out by Health Center staff by cleaning,and sterilized, of course this is in accordance with the SOP, the Wua-wua Health Center has not implemented a deletion program and there is no special officer for deletion.Conclusion: In the management of medical equipment at the Wuawua Health Center there are still many shortcomings, both from the lack of equipment, human resources, and the budget obtained and this can affect all aspects in the management of medical devices. So it is necessary to increase medical device equipment, and organize or attend training on logistics management so that health services become effective and efficient.
FKIP Universitas Halu Oleo
Title: IMPLEMENTASI PENGELOLAAN ALAT MEDIS DI PUSKESMAS WUA-WUA KOTA KENDARI TAHUN 2022
Description:
Abstrak Latar Belakang: Pengelolaan alat medis adalah rangkaian kegiatan yang menyangkut aspek perencanaan kebutuhan alat medis, penerimaan, penyimpanan, pemeliharaan, dan penghapusan yang dikelola secara optimal untuk menjamin terpenuhinya kriteria alat yang baik.
Namun, pada pengelolaan alat medis di Puskesmas Wua-wua terdapat beberapa alat medis yang belum berfungsi secara maksimal, proses perencanaan peralatan belum terealisasikan, penerimaan tidak sesuai antara usulan dan pengadaan, masih dijumpai perlatan rusak yang disimpan disembarang tempat, kemudian pemeliharaan belum dilakukan oleh tenaga ahli, dan beberapa peralatan belum dilakukan penghapusan.
Tujuan: Untuk mengetahui informasi tentang pengelolaan alat medis di Puskesmas Wua-wua Kota Kendari Tahun 2022.
Berdasarkan dari perencanaan kebutuhan alat medis, penerimaan, penyimpanan, pemeliharaan dan penghapusan di Puskesmas Wua-wua Kota Kendari.
Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan metode penelitian kualitatif deskriptif.
Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang, yang terdiri dari 1 informan kunci dan 3 informan biasa.
Hasil: Pengelolaan alat medis di Puskesmas Wua-wua, dalam perencanaannya beberapa kebutuhan peralatan dilakukan tiap tahun dan hanya sekali dengan melihat permintaaan kebutuhan masing-masing ruangan kemudian dicantumkan kedalam RKBMD dan disesuaikan dengan anggaran yang ada, namun proses perencanaan dilakukan berulang-ulang kali yang disebabkan kurangnya anggaran didapatkan, penerimaan peralatan belum sesuai dengan RKBMD yang telah diusulkan, namun peralatan yang diterima selalu dalam keadaan baik, penyimpanan peralatan belum efektif karena belum ada ruang penyimpanan khusus untuk peralatan sehingga peralatan disimpan diruang pelayanan, pemeliharaan kalibrasi peralatan berupa angka, yang dilakukan oleh tenknisi dalam satu tahun sekali, sedangkan pemeliharaan rutin dilakukan, oleh petugas Puskesmas dengan membersihkan peralatan medis, kemudian disterilkan, hal ini tentunya telah sesuai dengan SOP, Puskesmas Wua-wua belum melaksanakan program penghapusan dan belum ada petugas khusus untuk penghapusan.
Kesimpulan: Pada pengelolaan peralatan medis di Puskesmas Wua-wua masih terdapat banyak kekurangan baik dari kurangnya peralatan, SDM, serta anggaran yang didapatkan dan hal ini dapat mempengaruhi segala aspek yang ada dalam pengelolaan alat medis.
Sehingga perlu adanya peningkatan perlengkapan alat kesehatan dan mengadakan atau mengikuti pelatihan mengenai manajemen logistik agar pelayanan kesehatan menjadi efektif dan efisien.
AbstractBackground: Medical device management is a series of activities related to aspects of medical device need planning, receipt, storage, maintenance and disposal that are optimally managed to ensure the fulfillment of the criteria for a good device.
However, in the management of medical devices at the Wua-wua Health Center there are several medical devices that have not functioned optimally, the equipment planning process has not been realized, acceptance is not in accordance with the proposal and procurement, there are still damaged equipment stored in any place, then maintenance has not been carried out by the staff.
experts, and some equipment has not been removed.
Objectives: This study aims to find out information about the management of medical devices at the Wua-wua Health Center inKendari City in 2022.
Based on planning, receiving, storing, maintenance and removal at the Wua-wua Health Center in Kendari City.
Methods: The type of research used is a case study with a descriptive qualitative research method.
There were 4 informants in this study, consisting of 1 key informant and 3 casual informants.
Results: The management of medical devices at the Wua-wua Health Center is planned, some equipment needs are carried out every year and only once by looking at requests for the needs of each room and then included in the RKBMD and adjusted to the existing budget, but the planning process is carried out repeatedly due to a lack of budget obtained, equipment acceptance is not in accordance with the RKBMD that has been proposed, but equipment received is always in good condition, equipment storage has not been effective because there is no special storage room for equipment so that equipment is stored in the service room, maintenance of equipment calibration in the form of numbers, which is carried out by technicians and once a year, while routine maintenance is carried out by Health Center staff by cleaning,and sterilized, of course this is in accordance with the SOP, the Wua-wua Health Center has not implemented a deletion program and there is no special officer for deletion.
Conclusion: In the management of medical equipment at the Wuawua Health Center there are still many shortcomings, both from the lack of equipment, human resources, and the budget obtained and this can affect all aspects in the management of medical devices.
So it is necessary to increase medical device equipment, and organize or attend training on logistics management so that health services become effective and efficient.
Related Results
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Latar Belakang : Limbah medis sebagai limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) perlu dilakukan pengelolaan terpadu karena dapat menimbulkan kerugian terhadap kesehatan manusia, makhluk ...
Pola Spasial Kriminalitas Narkoba di Kota Kendari
Pola Spasial Kriminalitas Narkoba di Kota Kendari
The development of narcotics in Kendari City has spread to ten sub-districts. The purpose of this research is (1) for analyzing the spatial pattern of drug crime in Kendari City, ...
SISTEM MANAJEMEN REKAM MEDIS DI PUSKESMAS TERAKREDITASI MADYA DAN TERAKREDITASI DASAR LOMBOK BARAT
SISTEM MANAJEMEN REKAM MEDIS DI PUSKESMAS TERAKREDITASI MADYA DAN TERAKREDITASI DASAR LOMBOK BARAT
Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan yang telah diberikan kepada pasien. Rekam med...
Gambaran Kepatuhan Minum Obat Pasien Pprolanis di Puskesmas Wua-Wua
Gambaran Kepatuhan Minum Obat Pasien Pprolanis di Puskesmas Wua-Wua
Prolanis is a proactive program that is integrated and developed directly by BPJS Health with the main objective of reducing the risk of complications. Every year the number of Pro...
Hubungan Pengetahuan, Sikap, Dan Tindakan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (Dbd) Di Wilayah Kerja Puskesmas Wua-Wua Kota Kendari Tahun 2023
Hubungan Pengetahuan, Sikap, Dan Tindakan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (Dbd) Di Wilayah Kerja Puskesmas Wua-Wua Kota Kendari Tahun 2023
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue, yang ditularkan melalui vektor nyamuk Aedes dari spesies Aedes aegypti atau Aedes albopict...
Sistem Pengelolaan Rekam Medis
Sistem Pengelolaan Rekam Medis
Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, dan pengobatan. Permasalahan rekam medis di Puskesmas Tamalate yaitu adanya kesu...
PERSEPSI NASABAH TERHADAP KINERJA BANK SYARIAH INDONESIA DI KECAMATAN WUA-WUA KOTA KENDARI
PERSEPSI NASABAH TERHADAP KINERJA BANK SYARIAH INDONESIA DI KECAMATAN WUA-WUA KOTA KENDARI
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi nasabah terhadap kualitas pelayanan Bank Syariah Indonesia Cabang Kendari di Kecamatan Wua-Wua Kota Kendari. Penelitian ini dilaksan...
GAMBARAN SISTEM PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BUNDA THAMRIN TAHUN 2018
GAMBARAN SISTEM PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BUNDA THAMRIN TAHUN 2018
Dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan terutama rumah sakit harus tersedianya sistem penyelenggaraan rekam medis yang baik. Tercapainya tujuan ...

