Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

VAGINITIS GONORE PADA ANAK

View through CrossRef
Abstract: Gonorrhoeae is a common human sexually transmitted infection caused by Neisseria gonorrhoeae. Vaginitis gonorrhoeae is a gonorrhoeae infection which commonly occurs in children after the neonatal period. Its manifestation in girls can be asymptomatic as well as some urethral or vaginal discharge. A Gram staining, culture and a serologic test should be performed for confirming the diagnosis. A gonorrhoeae suspected case in prepubertal girls may lead to a sexual abuse. We reported a 9-year-old girl complaining yellowish and large amount leukorrhea since 3 weeks ago. The Gram stain showed intracellular and extracellular negative Gram diplococcus with abundance of polymorphonuclear leucocytes >30/high magnification. Treatment with a single dose of cefixime 200 mg orally showed significant improvement aftter 3 days. Conclusion: A case of vaginitis gonorrhoeae was established based on the anamnesis, physical examination, and laboratory test. Treatment with a single dose of cefixime gave a satisfactory result. Keywords: vaginitis gonorrhoeae, Neisseria gonorrhoeae, cefixime   Abstrak: Gonore merupakan penyakit infeksi menular seksual yang disebabkan oleh kuman Neisseria gonorrhoeae. Vaginitis gonore merupakan bentuk gonore pada anak yang paling sering terjadi setelah masa neonatus. Manifestasi klinis infeksi gonore pada anak perempuan dapat asimtomatik maupun simtomatik berupa adanya duh tubuh dari uretra dan vagina, yang meninggalkan bekas di celana dalam. Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan ialah pewarnaan Gram, kultur, dan tes serologik. Bila dicurigai adanya infeksi gonore pada anak perempuan prapubertas maka kekerasan atau pelecehan seksual harus dipikirkan. Kami melaporkan satu kasus vaginitis gonore pada seorang anak perempuan berusia 9 tahun dengan keluhan keputihan berwarna kuning kental dalam jumlah cukup banyak sejak 3 minggu lalu. Pada pewarnaan Gram didapatkan kuman diplokokus intrasel dan ekstrasel serta leukosit PMN >30/LPB. Perbaikan signifikan terlihat dalam 3 hari setelah pemberian terapi sefiksim 200 mg dosis tunggal. Simpulan: Telah dilaporkan kasus vaginitis gonore dengan diagnosis berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Terapi sefiksim dosis tunggal memberikan hasil yang memuaskan. Kata kunci: vaginitis gonore, Neisseria gonorrhoeae, sefiksim
Title: VAGINITIS GONORE PADA ANAK
Description:
Abstract: Gonorrhoeae is a common human sexually transmitted infection caused by Neisseria gonorrhoeae.
Vaginitis gonorrhoeae is a gonorrhoeae infection which commonly occurs in children after the neonatal period.
Its manifestation in girls can be asymptomatic as well as some urethral or vaginal discharge.
A Gram staining, culture and a serologic test should be performed for confirming the diagnosis.
A gonorrhoeae suspected case in prepubertal girls may lead to a sexual abuse.
We reported a 9-year-old girl complaining yellowish and large amount leukorrhea since 3 weeks ago.
The Gram stain showed intracellular and extracellular negative Gram diplococcus with abundance of polymorphonuclear leucocytes >30/high magnification.
Treatment with a single dose of cefixime 200 mg orally showed significant improvement aftter 3 days.
Conclusion: A case of vaginitis gonorrhoeae was established based on the anamnesis, physical examination, and laboratory test.
Treatment with a single dose of cefixime gave a satisfactory result.
Keywords: vaginitis gonorrhoeae, Neisseria gonorrhoeae, cefixime   Abstrak: Gonore merupakan penyakit infeksi menular seksual yang disebabkan oleh kuman Neisseria gonorrhoeae.
Vaginitis gonore merupakan bentuk gonore pada anak yang paling sering terjadi setelah masa neonatus.
Manifestasi klinis infeksi gonore pada anak perempuan dapat asimtomatik maupun simtomatik berupa adanya duh tubuh dari uretra dan vagina, yang meninggalkan bekas di celana dalam.
Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan ialah pewarnaan Gram, kultur, dan tes serologik.
Bila dicurigai adanya infeksi gonore pada anak perempuan prapubertas maka kekerasan atau pelecehan seksual harus dipikirkan.
Kami melaporkan satu kasus vaginitis gonore pada seorang anak perempuan berusia 9 tahun dengan keluhan keputihan berwarna kuning kental dalam jumlah cukup banyak sejak 3 minggu lalu.
Pada pewarnaan Gram didapatkan kuman diplokokus intrasel dan ekstrasel serta leukosit PMN >30/LPB.
Perbaikan signifikan terlihat dalam 3 hari setelah pemberian terapi sefiksim 200 mg dosis tunggal.
Simpulan: Telah dilaporkan kasus vaginitis gonore dengan diagnosis berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang.
Terapi sefiksim dosis tunggal memberikan hasil yang memuaskan.
Kata kunci: vaginitis gonore, Neisseria gonorrhoeae, sefiksim.

Related Results

PENYULUHAN TENTANG INFEKSI GONORE MELALUI WEBINAR “KENALI LEBIH LANJUT INFEKSI GONORE”
PENYULUHAN TENTANG INFEKSI GONORE MELALUI WEBINAR “KENALI LEBIH LANJUT INFEKSI GONORE”
ABSTRAK Gonore adalah penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae serta dapat menyebabkan infeksi pada uretra, serviks, anus, dan teng...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Infeksi pada Vagina (Vaginitis)
Infeksi pada Vagina (Vaginitis)
Infeksi pada vagina sering dikenal dengan istilah vaginitis. Penyebab vaginitis, 70% diantaranya disebabkan oleh bakterial vaginosis, candidiasis, dan trikomoniasis. Sedangkan sisa...
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
Penelitian didasari pada pengenalan dan penggunaan gadget pada anak usia dini tanpa pengawasan dari orang tua. Tujuan penelitian mengetahui penggunaan gadget, bagaimana cara orang ...
KONTROL OPTIMAL PENYEBARAN PENYAKIT GONORE DENGAN MENGGUNAKAN PRINSIP MINIMUM PONTRYAGIN
KONTROL OPTIMAL PENYEBARAN PENYAKIT GONORE DENGAN MENGGUNAKAN PRINSIP MINIMUM PONTRYAGIN
Penyakit Gonore adalah salah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Penularan penyakit Gonore dapat dikendalikan dengan pemberian antibio...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
Prevalence of Vaginitis (Iltehab-E-Mehbal)
Prevalence of Vaginitis (Iltehab-E-Mehbal)
Background and Objectives: Vaginitis is probably the most common infection among all gynecological infections effecting half of all women. It is escalating worldwide and complicate...
Presentation, Diagnosis and Treatment of Mixed Vaginitis
Presentation, Diagnosis and Treatment of Mixed Vaginitis
Background: Mixed vaginitis is commonly observed in many women at their fertility age which brings negative impact on women well-being. Aim: To analyze the presentation, diagnosis ...

Back to Top