Javascript must be enabled to continue!
Preferensi media bacaan sastra siswa SMAN 1 Kraksaan: Cetak atau digital?
View through CrossRef
Media bacaan sastra berkembang dan memberikan berbagai tawaran menarik kepada siswa tingkat sekolah menengah untuk diapresiasi. Siswa disuguhkan berbagai pilihan media bacaan sastra, dalam bentuk cetak maupun digital. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi dan mendeskripsikan preferensi siswa terhadap bacaan sastra; cetak atau digital. Penelitian dilakukan untuk memetakan kesukaan siswa terhadap media bacaan sastra yang dapat digunakan sebagai referensi guru bahasa Indonesia dalam menentukan sumber belajar. Metode penelitian ini adalah mix methode. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti dengan menyiapkan kuesioner dan daftar pertanyaan wawancara. Data penelitian berupa jawaban kuesioner dan wawancara terkait persepsi siswa tentang bacaan sastra cetak dan bacaan sastra digital. Subjek penelitian siswa kelas X, XI, dan XII SMAN 1 Kraksaan. Peneliti menyusun lembar instrumen dan diunggah melalui google form untuk diisi oleh siswa. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Temuan penelitian berdasarkan aspek pengalaman pembelajaran bahasa Indonesia dan minat baca menunjukkan bahwa siswa memilih media bacaan sastra digital. Sedangkan pada aspek keunggulan dan penguasaan konsep sastra ditemukan bahwa preferensi media bacaan sastra siswa SMAN 1 Kraksaan adalah sastra cetak. Temuan penelitian ini berimplikasi pada pemilihan media bacaan sastra yang digunakan guru Bahasa Indonesia. Guru Bahasa Indonesia menggunakan media bacaan sastra untuk meningkatkan minat baca sastra dan memanfaatkan media bacaan sastra cetak untuk memajankan konsep-konsep kesastraan pada siswa sekolah menengah atas.
Universitas Muhammadiyah Malang
Title: Preferensi media bacaan sastra siswa SMAN 1 Kraksaan: Cetak atau digital?
Description:
Media bacaan sastra berkembang dan memberikan berbagai tawaran menarik kepada siswa tingkat sekolah menengah untuk diapresiasi.
Siswa disuguhkan berbagai pilihan media bacaan sastra, dalam bentuk cetak maupun digital.
Tujuan penelitian ini mengidentifikasi dan mendeskripsikan preferensi siswa terhadap bacaan sastra; cetak atau digital.
Penelitian dilakukan untuk memetakan kesukaan siswa terhadap media bacaan sastra yang dapat digunakan sebagai referensi guru bahasa Indonesia dalam menentukan sumber belajar.
Metode penelitian ini adalah mix methode.
Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti dengan menyiapkan kuesioner dan daftar pertanyaan wawancara.
Data penelitian berupa jawaban kuesioner dan wawancara terkait persepsi siswa tentang bacaan sastra cetak dan bacaan sastra digital.
Subjek penelitian siswa kelas X, XI, dan XII SMAN 1 Kraksaan.
Peneliti menyusun lembar instrumen dan diunggah melalui google form untuk diisi oleh siswa.
Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif.
Temuan penelitian berdasarkan aspek pengalaman pembelajaran bahasa Indonesia dan minat baca menunjukkan bahwa siswa memilih media bacaan sastra digital.
Sedangkan pada aspek keunggulan dan penguasaan konsep sastra ditemukan bahwa preferensi media bacaan sastra siswa SMAN 1 Kraksaan adalah sastra cetak.
Temuan penelitian ini berimplikasi pada pemilihan media bacaan sastra yang digunakan guru Bahasa Indonesia.
Guru Bahasa Indonesia menggunakan media bacaan sastra untuk meningkatkan minat baca sastra dan memanfaatkan media bacaan sastra cetak untuk memajankan konsep-konsep kesastraan pada siswa sekolah menengah atas.
Related Results
STRATEGI PEMASARAN DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN USAHA PRESPEKTIF ETIKA BISNIS ISLAM
STRATEGI PEMASARAN DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN USAHA PRESPEKTIF ETIKA BISNIS ISLAM
ABSTRACT
The purpose of this research is to find out the marketing strategy of BMT UGT Sidogiri Kraksaan. The other purpose of this research is to know the Islamic business ...
ANALISIS EVALUASI PEMBELAJARAN GURU TERSERTIFIKASI DI SMA JAKARTA PUSAT
ANALISIS EVALUASI PEMBELAJARAN GURU TERSERTIFIKASI DI SMA JAKARTA PUSAT
Abstrak
The purpose of this study was to analyze aspects of the evaluation of learning in high school schools in Central Jakarta. The method used in this research is quantita...
Perkembangan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Luwu, 1967-2017
Perkembangan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Luwu, 1967-2017
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang SMAN 1 Luwu sebagai wadah proses pendidikan di Kabupaten Luwu 1967-2017) dengan mengungkap proses berdirinya SMAN 1 Luwu dan perke...
PEMBELAJARAN BOTANI SASTRA DI ERA MILENIAL
PEMBELAJARAN BOTANI SASTRA DI ERA MILENIAL
Pembelajaran sastra di era milenial memang diperlukan perspektif terbaru. Di antara perspektif yang mulai berkembang yaitu pembelajaran botani sastra. Botani sastra adalah selukd b...
Comparative Analysis Of Student Preparedness For Merapi Eruption: A Case Study Of SMAN 1 Cangkringan And SMAN 1 Pakem As Sister
Comparative Analysis Of Student Preparedness For Merapi Eruption: A Case Study Of SMAN 1 Cangkringan And SMAN 1 Pakem As Sister
Program sister school didirikan sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesiapsiagaan siswa ...
WORKSHOP PENULISAN RUBRIK SASTRA MEDIA MASSA DAN SINOPSIS CERPEN KONTEMPORER TAKANITRA KABUPATEN BARRU
WORKSHOP PENULISAN RUBRIK SASTRA MEDIA MASSA DAN SINOPSIS CERPEN KONTEMPORER TAKANITRA KABUPATEN BARRU
Kecamatan Barru adalah kecamatan yang berada di Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan. Kecamatan Barru juga merupakan ibu kota dari Kabupaten Barru. Di kelurahan Tuwong Kecama...
ANALISIS PSIKOLOGI REMAJA DALAM ANTOLOGI KARYA SASTRA SUARA-SUARA BANGKU SEKOLAH
ANALISIS PSIKOLOGI REMAJA DALAM ANTOLOGI KARYA SASTRA SUARA-SUARA BANGKU SEKOLAH
Antologi Suara-Suara Bangku Sekolah oleh sekolah Binaan SMAN 5 Cilegon adalah antologi hasil literasi sekolah melalui kegiatan Kantor Bahasa Banten bekerja sama dengan SMA. Cerpen...
Access Denied
Access Denied
Introduction
As social-distancing mandates in response to COVID-19 restricted in-person data collection methods such as participant observation and interviews, researchers turned t...

