Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KARAKTERISTIK PENGERINGAN DAN MUTU HEDONIK GULA KELAPA KRISTAL MENGGUNAKAN PENGERING TIPE RAK BERPUTAR BERENERGI LIMBAH TERMAL DAN BIOMASSA

View through CrossRef
Pengeringan merupakan salah satu titik kritis pada proses pembuatan gula kelapa kristal. Produksi gula kelapa kristal di Kabupaten Banyumas sangat potensial untuk dikembangkan, namun pengeringan gula kelapa kristal yang sudah dilakukan di Kabupaten Banyumas masih menggunakan pengeringan secara alami. Pengering yang digunakan pada penelitian ini yaitu pengering tipe rak berputar. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengkaji perubahan kadar air gula kelapa kristal pada pengering tipe rak berputar, 2) mengkaji perubahan laju pengeringan gula kelapa kristal pada pengering tipe rak berputar, dan 3) mengkaji sifat fisik dan kimia gula kelapa kristal yang dikeringkan menggunakan pengering tipe rak berputar. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium IPA Terpadu Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Penelitian dilaksanakan dari bulan Februari-Juli 2022. Rancangan percobaan yang dilakukan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan pengaruh suhu dan waktu pengeringan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui penggunaan suhu dan waktu pengeringan terbaik serta pengamatan kadar air, kadar sukrosa, pH, dan uji organoleptik yang meliputi warna, rasa, dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan laju pengeringan berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air, kadar sukrosa, pH, dan uji organoleptik pada warna dan tekstur, namun laju pengeringan tidak berpengaruh nyata terhadap uji organoleptik pada rasa. Adapun suhu dan waktu yang terbaik pada proses pengeringan menggunakan pengering tipe rak berputar yaitu pada perlakuan G3K2, pengeringan menggunakan suhu 80 oC selama 2 jam..
Prodi Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin
Title: KARAKTERISTIK PENGERINGAN DAN MUTU HEDONIK GULA KELAPA KRISTAL MENGGUNAKAN PENGERING TIPE RAK BERPUTAR BERENERGI LIMBAH TERMAL DAN BIOMASSA
Description:
Pengeringan merupakan salah satu titik kritis pada proses pembuatan gula kelapa kristal.
Produksi gula kelapa kristal di Kabupaten Banyumas sangat potensial untuk dikembangkan, namun pengeringan gula kelapa kristal yang sudah dilakukan di Kabupaten Banyumas masih menggunakan pengeringan secara alami.
Pengering yang digunakan pada penelitian ini yaitu pengering tipe rak berputar.
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengkaji perubahan kadar air gula kelapa kristal pada pengering tipe rak berputar, 2) mengkaji perubahan laju pengeringan gula kelapa kristal pada pengering tipe rak berputar, dan 3) mengkaji sifat fisik dan kimia gula kelapa kristal yang dikeringkan menggunakan pengering tipe rak berputar.
Penelitian dilaksanakan di Laboratorium IPA Terpadu Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto.
Penelitian dilaksanakan dari bulan Februari-Juli 2022.
Rancangan percobaan yang dilakukan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan pengaruh suhu dan waktu pengeringan.
Penelitian dilakukan untuk mengetahui penggunaan suhu dan waktu pengeringan terbaik serta pengamatan kadar air, kadar sukrosa, pH, dan uji organoleptik yang meliputi warna, rasa, dan tekstur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan laju pengeringan berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air, kadar sukrosa, pH, dan uji organoleptik pada warna dan tekstur, namun laju pengeringan tidak berpengaruh nyata terhadap uji organoleptik pada rasa.
Adapun suhu dan waktu yang terbaik pada proses pengeringan menggunakan pengering tipe rak berputar yaitu pada perlakuan G3K2, pengeringan menggunakan suhu 80 oC selama 2 jam.

Related Results

Kajian karakteristik perpindahan panas pada ruang sistem pengering/pengasapan dengan enersi panas. dari bahan bakar 0
Kajian karakteristik perpindahan panas pada ruang sistem pengering/pengasapan dengan enersi panas. dari bahan bakar 0
Penggunaan lemari pengering untuk pengeringan masih mempunyai kelemahan, yaitu temperatur pengering di dalam lemari pengering sering tidak seragam atau tidak sama di setiap rak yan...
Karakteristik Pengering Surya (Solar Dryer) Dengan Turbin Ventilator
Karakteristik Pengering Surya (Solar Dryer) Dengan Turbin Ventilator
Pada penelitian terdahulu, alat pengering yang dianalisis adalah pengering surya dengan kolektor sekunder, rak bertingkat dan exhaust fan. Penelitian tersebut berhasil mengatasi fe...
Karakteristik Pengeringan Ikan Kembung (Mackerel Fish) Menggunakan Metoda Pengeringan Konveksi Dengan Suhu Bertingkat
Karakteristik Pengeringan Ikan Kembung (Mackerel Fish) Menggunakan Metoda Pengeringan Konveksi Dengan Suhu Bertingkat
Ikan kembung kering merupakan salah satu solusi untuk mengatasi berlimpahnya hasil tangkapan dan pembusukan pada ikan kembung. Namun, saat ini proses pengeringan yang dilakukan ole...
Perpindahan Panas pada Pengering Tipe Drum Berputar pada Kondisi Tanpa Beban
Perpindahan Panas pada Pengering Tipe Drum Berputar pada Kondisi Tanpa Beban
Pengering tipe drum berputar yang dikembangkan merupakan sistem yang terdiri atas empat subsistem yaitu: tungku pembakaran, tangki air, penukar panas, dan silinder pengering. Penel...
Permintaan Gula Kristal Mentah Indonesia
Permintaan Gula Kristal Mentah Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan gula kristal mentah impor dan memproyeksikan permintaan gula kristal mentah di masa yang akan d...
PENGERINGAN KACANG TANAH MENGGUNAKAN MESIN PENGERING TIPE RAK HORIZONTAL (MULTI SMART SEED DRAYER)
PENGERINGAN KACANG TANAH MENGGUNAKAN MESIN PENGERING TIPE RAK HORIZONTAL (MULTI SMART SEED DRAYER)
Kacang tanah merupakan produk holtikultura yang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, namun kacang tanah bersifat semi perishable sehingga memiliki umur simpan yang tidak lama. K...
Unjuk Kerja Pengering Tenaga Surya Tipe Efek Rumah Kaca Untuk Pengeringan Cabai Dengan Perlakuan Low Temperature Long Time Blanching
Unjuk Kerja Pengering Tenaga Surya Tipe Efek Rumah Kaca Untuk Pengeringan Cabai Dengan Perlakuan Low Temperature Long Time Blanching
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji unjuk kerja pengering tenaga surya tipe efek rumah kaca pada pengeringan cabai dengan perlakuan low temperature long time (LTLT) bla...
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Gula tergolong karbohidrat sederhana karena dapat larut dalam air dan langsung diserap oleh tubuh untuk diubah menjadi energi. Jenis gula yang digunakan pada penelitian ini yaitu g...

Back to Top