Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Sarkopenia dengan Skrining Kekuatan Genggaman Tangan di Kelurahan Tanjung Duren

View through CrossRef
Sarkopenia merupakan kondisi degeneratif yang sering terjadi pada lansia, ditandai dengan penurunan massa dan kekuatan otot yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup dan kemampuan fungsional. Kehilangan massa otot terjadi secara bertahap sejak usia 30 tahun dan meningkat tajam setelah usia 65 tahun, memicu risiko disabilitas, penyakit kardiovaskular, hingga mortalitas. Deteksi dini sarkopenia melalui pengukuran kekuatan genggaman tangan (handgrip strength) dianggap metode efektif dan praktis karena bersifat non-invasif dan mudah dilakukan di lapangan. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan skrining kekuatan genggaman tangan pada populasi dewasa di Tanjung Duren guna mendeteksi potensi sarkopenia dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kekuatan otot. Metode yang digunakan adalah pendekatan Plan-Do-Check-Action (PDCA) yang bersifat berkelanjutan terhadap suatu proses atau kegiatan. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Tanjung Duren, Jakarta Barat yang diikuti oleh 107 peserta. Hasil menunjukka bahwa sebanyak 27 peserta (25.23%) memiliki kekuatan genggaman tangan dibawah normal. Skrining kekuatan genggaman efektif dalam mendeteksi risiko sarkopenia, memungkinkan intervensi dini yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan mencegah komplikasi di usia lanjut.
Title: Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Sarkopenia dengan Skrining Kekuatan Genggaman Tangan di Kelurahan Tanjung Duren
Description:
Sarkopenia merupakan kondisi degeneratif yang sering terjadi pada lansia, ditandai dengan penurunan massa dan kekuatan otot yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup dan kemampuan fungsional.
Kehilangan massa otot terjadi secara bertahap sejak usia 30 tahun dan meningkat tajam setelah usia 65 tahun, memicu risiko disabilitas, penyakit kardiovaskular, hingga mortalitas.
Deteksi dini sarkopenia melalui pengukuran kekuatan genggaman tangan (handgrip strength) dianggap metode efektif dan praktis karena bersifat non-invasif dan mudah dilakukan di lapangan.
Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan skrining kekuatan genggaman tangan pada populasi dewasa di Tanjung Duren guna mendeteksi potensi sarkopenia dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kekuatan otot.
Metode yang digunakan adalah pendekatan Plan-Do-Check-Action (PDCA) yang bersifat berkelanjutan terhadap suatu proses atau kegiatan.
Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Tanjung Duren, Jakarta Barat yang diikuti oleh 107 peserta.
Hasil menunjukka bahwa sebanyak 27 peserta (25.
23%) memiliki kekuatan genggaman tangan dibawah normal.
Skrining kekuatan genggaman efektif dalam mendeteksi risiko sarkopenia, memungkinkan intervensi dini yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan mencegah komplikasi di usia lanjut.

Related Results

Penerapan aplikasi “Dukcapil Dalam Genggaman” di Kota Surakarta
Penerapan aplikasi “Dukcapil Dalam Genggaman” di Kota Surakarta
<p dir="ltr"><span><strong>Abstrak</strong>: </span>Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: 1) Penyelenggaraan Dukcapil Dalam Genggaman pada Dinas ...
Skrining Sarkopenia pada Masyarakat Lanjut Usia di Desa Kudukeras, Cirebon, Tahun 2023
Skrining Sarkopenia pada Masyarakat Lanjut Usia di Desa Kudukeras, Cirebon, Tahun 2023
Lansia rentan mengalami kerapuhan dan sarkopenia, dan mereka sering kali memiliki beberapa penyakit penyerta, termasuk demensia. Sarkopenia ditandai dengan penurunan fungsi fisik a...
SARKOPENIA PADA PASIEN HEMODIALISIS
SARKOPENIA PADA PASIEN HEMODIALISIS
ABSTRACTBackground: Sarcopenia is a skeletal muscle disorder characterized by loss of muscle volume. Sarcopenia is associated with loss of strength and performance, increasing the ...
USIA DAN GULA DARAH PUASA SEBAGAI PREDIKTOR KELEMAHAN GENGGAMAN TANGAN: STUDI MULTISENTER DI ENAM KELURAHAN DKI JAKARTA
USIA DAN GULA DARAH PUASA SEBAGAI PREDIKTOR KELEMAHAN GENGGAMAN TANGAN: STUDI MULTISENTER DI ENAM KELURAHAN DKI JAKARTA
Kekuatan genggaman tangan merupakan indikator penting dalam menilai status fungsional dan kesehatan umum, serta menjadi salah satu komponen dalam diagnosis sarkopenia. Usia dan gan...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
PERAN SARKOPENIA SEBAGAI FAKTOR RISKO GANGGUAN VISUOSPASIAL PADA LANSIA
PERAN SARKOPENIA SEBAGAI FAKTOR RISKO GANGGUAN VISUOSPASIAL PADA LANSIA
Pendahuluan: Gangguan visuospasial, sebagai salah satu bentuk gangguan fungsi kognitif, dapat menjadi indikasi awal terjadinya demensia pada lansia. Sarkopenia, yang merupakan kela...
UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN PRODUKSI PERKEBUNAN KARET DI DESA SUNGAI DUREN KABUPATEN MUARA ENIM
UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN PRODUKSI PERKEBUNAN KARET DI DESA SUNGAI DUREN KABUPATEN MUARA ENIM
ABSTRAKSalah satu contoh potensi wilayah Indonesia dalam sektor pertanian ialah perkebunan karet, yang dimana perkebunan karet memiliki peranan yang sangat penting dari segi sosial...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top