Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Aktivitas Fisik dengan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Rajeg Kabupaten Tangerang

View through CrossRef
Latar Belakang. Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi dan menjadi faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular. Salah satu faktor yang dapat dimodifikasi dalam pengendalian hipertensi adalah aktivitas fisik. Tujuan. Untuk mengetahui Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Rajeg Kabupaten Tangerang. Metode. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 171 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data aktivitas fisik dikumpulkan menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), sedangkan tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji korelasi Spearman. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 41–60 tahun (72,5%) dan berjenis kelamin perempuan (67,8%). Mayoritas responden memiliki tingkat aktivitas fisik sedang (74,3%). Tekanan darah responden paling banyak berada pada kategori hipertensi derajat 1 (42,1%). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan nilai p = 0,001 dan koefisien korelasi r = -0,245, yang menunjukkan hubungan negatif dengan kekuatan lemah. Kesimpulan dan Saran. Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Rajeg Kabupaten Tangerang, dimana semakin tinggi aktivitas fisik maka tekanan darah cenderung lebih rendah. Disarankan bagi pasien hipertensi untuk melakukan aktivitas fisik secara rutin sebagai upaya pengendalian tekanan darah. Kata Kunci: Aktivitas Fisik, Tekanan Darah, Hipertensi
Title: Hubungan Aktivitas Fisik dengan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Rajeg Kabupaten Tangerang
Description:
Latar Belakang.
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi dan menjadi faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular.
Salah satu faktor yang dapat dimodifikasi dalam pengendalian hipertensi adalah aktivitas fisik.
Tujuan.
Untuk mengetahui Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Rajeg Kabupaten Tangerang.
Metode.
Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional.
Sampel penelitian berjumlah 171 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling.
Data aktivitas fisik dikumpulkan menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), sedangkan tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer.
Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji korelasi Spearman.
Hasil.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 41–60 tahun (72,5%) dan berjenis kelamin perempuan (67,8%).
Mayoritas responden memiliki tingkat aktivitas fisik sedang (74,3%).
Tekanan darah responden paling banyak berada pada kategori hipertensi derajat 1 (42,1%).
Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan nilai p = 0,001 dan koefisien korelasi r = -0,245, yang menunjukkan hubungan negatif dengan kekuatan lemah.
Kesimpulan dan Saran.
 Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Rajeg Kabupaten Tangerang, dimana semakin tinggi aktivitas fisik maka tekanan darah cenderung lebih rendah.
Disarankan bagi pasien hipertensi untuk melakukan aktivitas fisik secara rutin sebagai upaya pengendalian tekanan darah.
Kata Kunci: Aktivitas Fisik, Tekanan Darah, Hipertensi.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PEMAIN MUSIK DI SEKOLAH MUSIK TOMS YAMAHA MUSIC SCHOOL MANADO
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PEMAIN MUSIK DI SEKOLAH MUSIK TOMS YAMAHA MUSIC SCHOOL MANADO
Abstract: Blood pressureand pulse rateis very important in the health sectorin general, and particularly in the field of medicine, since the blood pressure and pulse rateis a facto...
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggun...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
EDUKASI PADA KADER LANSIA TENTANG HIPERTENSI DAN CARA PENGUKURAN TEKANAN DARAH
EDUKASI PADA KADER LANSIA TENTANG HIPERTENSI DAN CARA PENGUKURAN TEKANAN DARAH
Abstract Prevalensi klien hipertensi di Kabupaten Pekalongan pada tahun 2017 sebanyak 18.966 kasus dan pada tahun 2018 sebanyak 23.649 kasus. Jumlah kasus baru hipertensi pad...
Hubungan Pola Konsumsi Lemak Dan Sodium Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Perempuan Etnis Minangkabau
Hubungan Pola Konsumsi Lemak Dan Sodium Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Perempuan Etnis Minangkabau
Pendahuluan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola konsumsi lemak dan sodium terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi perempuan etnis Minangkabau. Metoda: Je...
Implementasi Program Telenursing Berbasis Pemberdayaan Keluarga dalam Pengontrolan Tekanan Darah Pasien Hipertensi
Implementasi Program Telenursing Berbasis Pemberdayaan Keluarga dalam Pengontrolan Tekanan Darah Pasien Hipertensi
Tingginya angka kematian akibat hipertensi yang tidak terkendali di Indonesia membutuhkan perawatan jangka panjang yang dapat dilaksanakan dengan keterlibatan keluarga dan pemanfaa...

Back to Top