Javascript must be enabled to continue!
Sintesis dan Karakterisasi Bunga Sepatu dan Karbon Kayu Ulin Untuk Katalis Pada Proses Pirolisis Sampah Plastik
View through CrossRef
Pirolisis sampah plastik memerlukan katalis yang stabil secara termal, mudah dipreparasi, dan ekonomis. Penelitian ini mensintesis serta mengarakterisasi material katalis berbasis biomassa dari serbuk bunga sepatu dan karbon aktif kayu ulin. Kelopak bunga sepatu dikeringkan di bawah sinar matahari selama 6 jam, dilanjutkan pengeringan oven pada 55 °C selama 1 jam, kemudian dihaluskan dan diayak hingga ukuran 200 mesh. Karbon kayu ulin diperkecil dengan High Energy Milling, diayak hingga 200 mesh, diaktivasi menggunakan 3 M NaOH dengan massa karbon 8 g selama 12 jam, dicuci hingga pH 6–7, dan dikeringkan pada 105 °C selama 8 jam. Analisis UV–Vis menunjukkan bahwa serbuk bunga sepatu mengandung flavonoid 676,62 mg EQ/100 g, fenol 2305,06 mg GAE/100 g, aktivitas antioksidan 369,69 ppm, dan antosianin 122,40 ppm. Karbon aktif kayu ulin mengandung flavonoid 166,28 mg EQ/100 g, fenol 32,04 mg GAE/100 g, aktivitas antioksidan 0 ppm, dan antosianin 0,54 ppm. Analisis termal, morfologi, gugus fungsi, dan kristalinitas dilakukan menggunakan TGA-DTA, SEM, FTIR, dan XRD. Hasil menunjukkan bahwa bunga sepatu menyumbang senyawa bioaktif beroksigen, sedangkan karbon aktif kayu ulin berperan sebagai penyangga karbon. Kombinasi keduanya berpotensi dikembangkan sebagai prekursor katalis berkelanjutan untuk pirolisis sampah plastik.
Kata kunci: Bunga sepatu; karbon kayu ulin; karbon aktif; katalis biomassa; pirolisis sampah plastik
Muhammadiyah Metro University
Title: Sintesis dan Karakterisasi Bunga Sepatu dan Karbon Kayu Ulin Untuk Katalis Pada Proses Pirolisis Sampah Plastik
Description:
Pirolisis sampah plastik memerlukan katalis yang stabil secara termal, mudah dipreparasi, dan ekonomis.
Penelitian ini mensintesis serta mengarakterisasi material katalis berbasis biomassa dari serbuk bunga sepatu dan karbon aktif kayu ulin.
Kelopak bunga sepatu dikeringkan di bawah sinar matahari selama 6 jam, dilanjutkan pengeringan oven pada 55 °C selama 1 jam, kemudian dihaluskan dan diayak hingga ukuran 200 mesh.
Karbon kayu ulin diperkecil dengan High Energy Milling, diayak hingga 200 mesh, diaktivasi menggunakan 3 M NaOH dengan massa karbon 8 g selama 12 jam, dicuci hingga pH 6–7, dan dikeringkan pada 105 °C selama 8 jam.
Analisis UV–Vis menunjukkan bahwa serbuk bunga sepatu mengandung flavonoid 676,62 mg EQ/100 g, fenol 2305,06 mg GAE/100 g, aktivitas antioksidan 369,69 ppm, dan antosianin 122,40 ppm.
Karbon aktif kayu ulin mengandung flavonoid 166,28 mg EQ/100 g, fenol 32,04 mg GAE/100 g, aktivitas antioksidan 0 ppm, dan antosianin 0,54 ppm.
Analisis termal, morfologi, gugus fungsi, dan kristalinitas dilakukan menggunakan TGA-DTA, SEM, FTIR, dan XRD.
Hasil menunjukkan bahwa bunga sepatu menyumbang senyawa bioaktif beroksigen, sedangkan karbon aktif kayu ulin berperan sebagai penyangga karbon.
Kombinasi keduanya berpotensi dikembangkan sebagai prekursor katalis berkelanjutan untuk pirolisis sampah plastik.
Kata kunci: Bunga sepatu; karbon kayu ulin; karbon aktif; katalis biomassa; pirolisis sampah plastik.
Related Results
Pengolahan Sampah Plastik LDPE Bungkus Mie Instan Dan Sachet Kopi Menjadi Minyak Dengan Metode Pirolisis
Pengolahan Sampah Plastik LDPE Bungkus Mie Instan Dan Sachet Kopi Menjadi Minyak Dengan Metode Pirolisis
Penggunaan barang berbahan dasar plastik semakin meningkat seiring berkembangnya teknologi, industri dan juga jumlah populasi penduduk. Perlu adanya teknologi untuk mengolah sampah...
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
KARAKTERISTIK ARANG KARBON DARI LIMBAH SERBUK KAYU DENGAN VARIASI LAJU PEMANASAN DAN LAJU HISAP GAS SEBAGAI ADSORBEN DENGAN PIROLISIS TWIN RETORT
KARAKTERISTIK ARANG KARBON DARI LIMBAH SERBUK KAYU DENGAN VARIASI LAJU PEMANASAN DAN LAJU HISAP GAS SEBAGAI ADSORBEN DENGAN PIROLISIS TWIN RETORT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik karbon arang briket serbuk kayu sebagai bahan karbon aktif untuk adsorben melalui proses pirolisis dengan variasi laju p...
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS BANK SAMPAH MELALUI PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS BANK SAMPAH MELALUI PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
Sampah merupakan suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktifitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Masalah sampah timbul dengan adan...
KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DI INDONESIA: STUDI KASUS KOTA SURABAYA
KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DI INDONESIA: STUDI KASUS KOTA SURABAYA
Manajemen sampah plastik perkotaan menjadi sorotan beberapa tahun belakang karena jumlah timbulan sampah plastik yang meningkat setiap tahunnya. Begitu juga dengan adanya potensi s...
Pelatihan Pengolahan Plastik Limbah Rumah Tangga Menjadi Energi Alternatif
Pelatihan Pengolahan Plastik Limbah Rumah Tangga Menjadi Energi Alternatif
Sampah plastik memberikan permasalahan tersendiri dalam lingkungan. Sampah plastik dengan propertisnya sulit terurai di alam dan membutuhkan waktu yang sangat lama. Sampah plastik ...
Karakteristik Kimia dan Fisika Biji Kakao (Theobroma cacao l.) Hasil Fermentasi Wadah Kotak Kayu dan Wadah Plastik
Karakteristik Kimia dan Fisika Biji Kakao (Theobroma cacao l.) Hasil Fermentasi Wadah Kotak Kayu dan Wadah Plastik
Kakao merupakan salah satu komoditas yang memegang peranan cukup penting di Indonesia saat ini, salah satunya sebagai sumber devisa Negara. Salah satu proses yang sangat berperan p...
ANALISIS KARAKTERISTIK FUNGSI ZEOLIT ALAM AKTIF SEBAGAI KATALIS SETELAH DIIMPREGNASI LOGAM NIKEL
ANALISIS KARAKTERISTIK FUNGSI ZEOLIT ALAM AKTIF SEBAGAI KATALIS SETELAH DIIMPREGNASI LOGAM NIKEL
Catalytic cracking adalah proses konversi dengan memotong rantai karbon molekul minyak menjadi hidrokarbon sederhana. Proses pemutusan rantai hidrokarbon bisa dilakukan dengan cara...

