Javascript must be enabled to continue!
NILAI RASIO GESEK PERMUKAAN TANAH-GEOTEKSTIL
View through CrossRef
AbstrakPemakaian geotekstil dalam konstruksi ada pertimbangan yang perlu di perhatikan, yaitu salah satunya jenis tanah yang akan di gunakan sebagai bahan urugan pada permukaan geotekstil , karena peggunaan jenis geotekstil dan jenis tanah akan memberikan pengaruh trehadap gaya gesek permukaan tanah-geotekstil. Kontak permukaan tanah-geotekstil akan menghasilkan nilai rasio gesekan permukaan antara tanah dengan geotekstil yang disebut dengan gaya gesek interface (d). Nilai gesek interface sangat di pengaruhi oleh nilai sudut Gesek (f) dan kohesi (c) tanah. sedangkan geotekstil akan memberikan daya dukung gesekan permukaan tergantung dari jenis geotektil. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen skala labratorium. Dari hasil pengujian sifat fisis tanah, diketahui jenis tanah yang digunakan adalah tanah Gambut berjenis Hemic (gambut matang sedang) dan tanah lempung yang mengandung pasir (lempung berpasir). Berdasarkan dari hasil pengujian di laboratorium nilai sudut Gesek tanah lebih tinggi jika kondisi tidak terendam air dibandingkan dengan kondisi terendam air AbstractThe use of geotextiles in construction has considerations that need to be considered, namely one of the types of soil that will be used as backfill material on the geotextile surface, because the use of geotextile types and soil types will have an influence on the frictional forces of the geotextile-soil surface. The contact of the soil-geotextile surface will produce a value of the surface friction ratio between the soil and the geotextile which is called the interface friction force (d). The interface friction value is strongly influenced by the friction angle (f) and soil cohesion (c) values. while geotextile will provide surface friction bearing capacity depending on the type of geotextile. The method used in this study is a laboratory scale experimental method. From the results of testing the physical properties of the soil, it is known that the type of soil used is Hemic peat soil (medium mature peat) and clay soil containing sand (sandy loam). Based on the results of testing in the laboratory, the value of the friction angle of the soil is higher if the condition is not submerged in water compared to the condition under water.
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Title: NILAI RASIO GESEK PERMUKAAN TANAH-GEOTEKSTIL
Description:
AbstrakPemakaian geotekstil dalam konstruksi ada pertimbangan yang perlu di perhatikan, yaitu salah satunya jenis tanah yang akan di gunakan sebagai bahan urugan pada permukaan geotekstil , karena peggunaan jenis geotekstil dan jenis tanah akan memberikan pengaruh trehadap gaya gesek permukaan tanah-geotekstil.
Kontak permukaan tanah-geotekstil akan menghasilkan nilai rasio gesekan permukaan antara tanah dengan geotekstil yang disebut dengan gaya gesek interface (d).
Nilai gesek interface sangat di pengaruhi oleh nilai sudut Gesek (f) dan kohesi (c) tanah.
sedangkan geotekstil akan memberikan daya dukung gesekan permukaan tergantung dari jenis geotektil.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen skala labratorium.
Dari hasil pengujian sifat fisis tanah, diketahui jenis tanah yang digunakan adalah tanah Gambut berjenis Hemic (gambut matang sedang) dan tanah lempung yang mengandung pasir (lempung berpasir).
Berdasarkan dari hasil pengujian di laboratorium nilai sudut Gesek tanah lebih tinggi jika kondisi tidak terendam air dibandingkan dengan kondisi terendam air AbstractThe use of geotextiles in construction has considerations that need to be considered, namely one of the types of soil that will be used as backfill material on the geotextile surface, because the use of geotextile types and soil types will have an influence on the frictional forces of the geotextile-soil surface.
The contact of the soil-geotextile surface will produce a value of the surface friction ratio between the soil and the geotextile which is called the interface friction force (d).
The interface friction value is strongly influenced by the friction angle (f) and soil cohesion (c) values.
while geotextile will provide surface friction bearing capacity depending on the type of geotextile.
The method used in this study is a laboratory scale experimental method.
From the results of testing the physical properties of the soil, it is known that the type of soil used is Hemic peat soil (medium mature peat) and clay soil containing sand (sandy loam).
Based on the results of testing in the laboratory, the value of the friction angle of the soil is higher if the condition is not submerged in water compared to the condition under water.
Related Results
KAJIAN INTERAKSI TANAH-BAMBU DITINJAU DARI PARAMETER KUAT GESER
KAJIAN INTERAKSI TANAH-BAMBU DITINJAU DARI PARAMETER KUAT GESER
Stabilitas lereng memerlukan perkuatan untuk meningkatkan kuat geser. Perkuatan dari material bambu dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengganti peran geotekstil yang biasa d...
ANALISIS NILAI CBR PADA TANAH LEMPUNG PALANGKA RAYA DENGAN PERKUATAN LAPIS PLASTIK DAN GEOTEKSTIL
ANALISIS NILAI CBR PADA TANAH LEMPUNG PALANGKA RAYA DENGAN PERKUATAN LAPIS PLASTIK DAN GEOTEKSTIL
Tanah lempung dalam dunia kontruksi ada pada beberapa pekerjaan jalan perlu diperlakukan atau diberi sebuah perkuatan. Perkuatan tanah adalah suatu usaha yang bertujuan untuk menin...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
PENGARUH PERKUATAN GEOTEKSTIL TIPE WOVEN GX-50 TERHADAP KERUNTUHAN PONDASI PADA PASIR PANTAI DENGAN VARIASI KEDALAMAN MUKA AIR
PENGARUH PERKUATAN GEOTEKSTIL TIPE WOVEN GX-50 TERHADAP KERUNTUHAN PONDASI PADA PASIR PANTAI DENGAN VARIASI KEDALAMAN MUKA AIR
Perkembangan pembangunan kota tidak saja mengarah ke daerah perbukitan dengan harapan terbebas dari masalah banjir, namun daerah dataran rendah, tergenang air,rawa-rawa dan pinggir...
PENGARUH ALIRAN AIR PADA KESTABILAN LERENG
PENGARUH ALIRAN AIR PADA KESTABILAN LERENG
Bahaya longsor pada suatu lereng dapat dipicu oleh berbagai faktor, termasuk akibat air hujan yang turun di atas permukaan lereng. Pemicu longsor akibat air hujan dapat terjadi sew...
Analisis Kecepatan Putar, Durasi Gesek dan Tekanan Terhadap Kekuatan Tarik Hasil Pengelasan Gesek (Friction Welding)
Analisis Kecepatan Putar, Durasi Gesek dan Tekanan Terhadap Kekuatan Tarik Hasil Pengelasan Gesek (Friction Welding)
Pengelasan busur listrik elektroda terbungkus cocok digunakan untuk pelat-pelat datar. Namun untuk benda pejal sulit untuk dilakukan, apabila digunakan untuk benda pejal, maka, has...
Nur Puspita Sari
Nur Puspita Sari
Limbah masker yang sulit didaur ulang secara alami menjadikan masalah bagi lingkungan. Masker memiliki sifat terluar menolak air, bagian tengah bersifat menahan virus, dan paling d...
PENETAPAN ZONA NILAI TANAH
PENETAPAN ZONA NILAI TANAH
Penetapan Zona Nilai Tanah. oleh pemerintah terkait Kawasan tanah merupakan suatu segi-segi luas tanah yang mampu mengilustrasikan nilai suatu tanah dengan relatif sama dari banyak...

