Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN ONSET TERJADINYA KATARAK SENILIS

View through CrossRef
Latar Belakang: Katarak senilis merupakan penyebab utama kebutaan yang dapat dicegah dan prevalensinya terus meningkat seiring bertambahnya usia populasi. Bukti epidemiologis menunjukkan bahwa faktor gaya hidup berperan penting dalam patogenesis katarak melalui mekanisme stres oksidatif, inflamasi kronis, dan gangguan metabolik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara faktor gaya hidup dengan kejadian katarak senilis berdasarkan telaah literatur ilmiah terkini. Metode: Penelitian ini merupakan literature review dengan desain narrative review menggunakan data sekunder yang diperoleh dari jurnal internasional, jurnal nasional, sitasi Fakultas Kedokteran UMI, ClinicalKey, textbook, dan proceeding book yang dipublikasikan pada periode 2018–2025. Literatur yang membahas katarak non-senilis atau katarak akibat penyebab sekunder dikeluarkan dari kajian. Hasil: Hasil telaah menunjukkan bahwa gaya hidup tidak sehat seperti merokok, konsumsi alkohol, obesitas, pola makan rendah antioksidan, paparan sinar ultraviolet berlebihan, serta kurang aktivitas fisik berhubungan signifikan dengan peningkatan risiko katarak senilis. Sebaliknya, gaya hidup sehat yang mencakup aktivitas fisik teratur intensitas moderat, pola makan kaya antioksidan, pemeliharaan berat badan ideal, perlindungan terhadap paparan UV, serta pengendalian penyakit metabolik memiliki efek protektif terhadap kejadian dan progresivitas katarak. Kesimpulan: Gaya hidup merupakan faktor determinan penting dalam kejadian katarak senilis, sehingga modifikasi gaya hidup sehat berpotensi menjadi strategi pencegahan primer yang efektif untuk menurunkan risiko dan beban katarak pada populasi lanjut usia.
Title: HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN ONSET TERJADINYA KATARAK SENILIS
Description:
Latar Belakang: Katarak senilis merupakan penyebab utama kebutaan yang dapat dicegah dan prevalensinya terus meningkat seiring bertambahnya usia populasi.
Bukti epidemiologis menunjukkan bahwa faktor gaya hidup berperan penting dalam patogenesis katarak melalui mekanisme stres oksidatif, inflamasi kronis, dan gangguan metabolik.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara faktor gaya hidup dengan kejadian katarak senilis berdasarkan telaah literatur ilmiah terkini.
Metode: Penelitian ini merupakan literature review dengan desain narrative review menggunakan data sekunder yang diperoleh dari jurnal internasional, jurnal nasional, sitasi Fakultas Kedokteran UMI, ClinicalKey, textbook, dan proceeding book yang dipublikasikan pada periode 2018–2025.
Literatur yang membahas katarak non-senilis atau katarak akibat penyebab sekunder dikeluarkan dari kajian.
Hasil: Hasil telaah menunjukkan bahwa gaya hidup tidak sehat seperti merokok, konsumsi alkohol, obesitas, pola makan rendah antioksidan, paparan sinar ultraviolet berlebihan, serta kurang aktivitas fisik berhubungan signifikan dengan peningkatan risiko katarak senilis.
Sebaliknya, gaya hidup sehat yang mencakup aktivitas fisik teratur intensitas moderat, pola makan kaya antioksidan, pemeliharaan berat badan ideal, perlindungan terhadap paparan UV, serta pengendalian penyakit metabolik memiliki efek protektif terhadap kejadian dan progresivitas katarak.
Kesimpulan: Gaya hidup merupakan faktor determinan penting dalam kejadian katarak senilis, sehingga modifikasi gaya hidup sehat berpotensi menjadi strategi pencegahan primer yang efektif untuk menurunkan risiko dan beban katarak pada populasi lanjut usia.

Related Results

Gambaran Karakteristik Pasien Katarak Senilis
Gambaran Karakteristik Pasien Katarak Senilis
Katarak atau kekeruhan lensa mata merupakan penyebab utama kebutaan di Indonesia yaitu sebesar 81,2%. Dengan meningkatnya umur harapan hidup maka proporsi hidup usia diatas 50 tahu...
Hubungan Tipe Katarak Senilis dengan Nilai Sensitivitas Cahaya pada Pemeriksaan Perimetri
Hubungan Tipe Katarak Senilis dengan Nilai Sensitivitas Cahaya pada Pemeriksaan Perimetri
Latar Belakang: Katarak senilis adalah kekeruhan yang terjadi pada lensa mata akibat penuaan, terdiri atas katarak nuklear, kortikal, dan subkapsular posterior. Katarak dapat menga...
Gambaran Karakteristik Pasien Katarak Senilis di RSUD Al-Ihsan Tahun 2023
Gambaran Karakteristik Pasien Katarak Senilis di RSUD Al-Ihsan Tahun 2023
Abstract. Cataracts are eye diseases characterized by cloudiness in the lens of the eyeball, which remain a leading cause of blindness worldwide. One of the significant risk factor...
Nilai Sensitivitas Kontras Pasien Katarak yang Dilakukan Operasi Fakoemulsifikasi Di RS Unand
Nilai Sensitivitas Kontras Pasien Katarak yang Dilakukan Operasi Fakoemulsifikasi Di RS Unand
Latar Belakang: Katarak senilis merupakan kekeruhan lensa mata yang terjadi pada orang berusia 50 tahun keatas yang terbagi atas katarak nuklear, kortikal dan subkapsular posterior...
Karakteristik Pasien Katarak di Rumah Sakit Ari Canti Periode Tahun 2017-2019
Karakteristik Pasien Katarak di Rumah Sakit Ari Canti Periode Tahun 2017-2019
Katarak adalah penyakit mata yang ditandai dengan lensa mata mengalami kekeruhan sehingga menyebabkan kebutaan. Katarak disebabkan karena terganggunya mekanisme keseimbangan antara...
LAPORAN KASUS: KATARAK SENILIS MATUR
LAPORAN KASUS: KATARAK SENILIS MATUR
Katarak senilis matur adalah salah satu stadium katarak yang dimana lensa telah mengalami kekeruhan pada seluruh bagian akibat deposisi ion kalsium yang menyeluruh. Di Indonesia se...
melkias gaya hidup para rasul sebagai refleksi gaya hidup egois hamba Tuhan zaman milenial
melkias gaya hidup para rasul sebagai refleksi gaya hidup egois hamba Tuhan zaman milenial
Seiring berjalannya waktu hingga memasuki zaman milenial ini, kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan melahirkan sejumlah model gaya hidup (Life Style) baik yang bersifat postif ma...
Gambaran Visus Pasien Katarak Post Operatif di RS. Bhayangkara Tahun September 2019 – Januari 2022
Gambaran Visus Pasien Katarak Post Operatif di RS. Bhayangkara Tahun September 2019 – Januari 2022
Katarak merupakan suatu penyakit mata akibat kekeruhan lensa mata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merincikan hasil tajam penglihatan pada pasien katarak senilis berdasarka...

Back to Top