Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Substitusi Tepung Ampas Tahu Dan Penambahan Kappa Karagenan Terhadap Waktu Rehidrasi Beras Analog Jagung
View through CrossRef
Beras analog jagung merupakan salah satu alternatif pangan yang berpotensi mendukung diversifikasi pangan melalui pemanfaatan bahan baku lokal. Waktu rehidrasi merupakan salah satu karakteristik penting yang menunjukkan waktu yang dibutuhkan produk untuk menyerap air hingga siap dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung ampas tahu dan penambahan kappa karagenan terhadap waktu rehidrasi beras analog jagung. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 3 × 3 dengan dua faktor, yaitu substitusi tepung ampas tahu dan penambahan kappa karagenan. Data dianalisis menggunakan Two-Way Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kappa karagenan dan interaksinya dengan substitusi tepung ampas tahu berpengaruh nyata terhadap waktu rehidrasi, sedangkan substitusi tepung ampas tahu secara tunggal tidak berpengaruh nyata. Waktu rehidrasi tercepat diperoleh pada perlakuan T2K3 sebesar 6,3 menit, sedangkan waktu rehidrasi terlama diperoleh pada perlakuan T1K3 sebesar 11,3 menit. Hasil tersebut menunjukkan bahwa waktu rehidrasi beras analog jagung diperngaruhi oleh interaksi antara tingkat substitusi tepung ampas tahu dan penambahan kappa karagenan
PT Kabar Gizi Indonesia
Title: Pengaruh Substitusi Tepung Ampas Tahu Dan Penambahan Kappa Karagenan Terhadap Waktu Rehidrasi Beras Analog Jagung
Description:
Beras analog jagung merupakan salah satu alternatif pangan yang berpotensi mendukung diversifikasi pangan melalui pemanfaatan bahan baku lokal.
Waktu rehidrasi merupakan salah satu karakteristik penting yang menunjukkan waktu yang dibutuhkan produk untuk menyerap air hingga siap dikonsumsi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung ampas tahu dan penambahan kappa karagenan terhadap waktu rehidrasi beras analog jagung.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 3 × 3 dengan dua faktor, yaitu substitusi tepung ampas tahu dan penambahan kappa karagenan.
Data dianalisis menggunakan Two-Way Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikansi 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kappa karagenan dan interaksinya dengan substitusi tepung ampas tahu berpengaruh nyata terhadap waktu rehidrasi, sedangkan substitusi tepung ampas tahu secara tunggal tidak berpengaruh nyata.
Waktu rehidrasi tercepat diperoleh pada perlakuan T2K3 sebesar 6,3 menit, sedangkan waktu rehidrasi terlama diperoleh pada perlakuan T1K3 sebesar 11,3 menit.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa waktu rehidrasi beras analog jagung diperngaruhi oleh interaksi antara tingkat substitusi tepung ampas tahu dan penambahan kappa karagenan.
Related Results
Inovasi Pembuatan Kue Pukis Dengan Substitusi Tepung Beras Hitam Dan Tepung Beras Ketan Hitam
Inovasi Pembuatan Kue Pukis Dengan Substitusi Tepung Beras Hitam Dan Tepung Beras Ketan Hitam
ABSTRAK - Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan tepung beras hitam dan tepung beras ketan hitam, proses pembuatan kue puki...
Kerentanan Jenis Tepung terhadap Infestasi Kumbang Tepung Merah (Tribolium castaneum Herbst) (Coleoptera: Tenebrionidae)
Kerentanan Jenis Tepung terhadap Infestasi Kumbang Tepung Merah (Tribolium castaneum Herbst) (Coleoptera: Tenebrionidae)
ABSTRACT Susceptibility of various flour types to the investation of red flour beetle ( Tribolium castaneum Herbst) (Coleoptera: Tenebrionidae) The research on the level of flour...
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Abstrak. Mi merupakan salah satu makanan olahan tepung terigu yang terkenal di Indonesia dan Asia. Mi basah merupakan salah satu jenis mi paling banyak digunakan di masyarakat. Pad...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Diversifikasi Produk Pangan Menjadi Brownita (Brownies Ampas Tahu) dan Botata (Bola-Bola Rambutan Ampas Tahu) Sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Ekonomi Ampas Tahu
Diversifikasi Produk Pangan Menjadi Brownita (Brownies Ampas Tahu) dan Botata (Bola-Bola Rambutan Ampas Tahu) Sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Ekonomi Ampas Tahu
Desa Bukit Peninjauan 1 adalah salah satu desa penghasil tahu. Dalam proses pengolahan tahu, menghasilkan limbah padat berupa ampas tahu yang belum dimanfaatkan secara optimal bahk...
Pengaruh substitusi tepung talas (Colocasia esculenta) dan tepung beras merah (Oryza nivara) terhadap kadar proksimat dan kadar zat besi pada mochi
Pengaruh substitusi tepung talas (Colocasia esculenta) dan tepung beras merah (Oryza nivara) terhadap kadar proksimat dan kadar zat besi pada mochi
Latar Belakang: Prevalensi kejadian anemia pada semua kelompok usia masih cukup tinggi disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi. Salah satu sumber pangan nabati yang kaya akan zat...
Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) Dalam Pembuatan Choux Pastry
Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) Dalam Pembuatan Choux Pastry
Labu kuning segar memiliki daya simpan relatif pendek sehingga perlu dilakukan pengolahan agar lebih tahan lama. Penelitian bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh substitusi tepun...
FORMULASI TEPUNG PISANG DAN TEPUNG MOCAF TERHADAP MUTU CAKE
FORMULASI TEPUNG PISANG DAN TEPUNG MOCAF TERHADAP MUTU CAKE
Pengembangan produk cake yang memanfaatkan tepung mocaf dan tepung pisang untuk menggantikan sebagian dan keseluruhan terigu ditujukan untuk memanfaatkan bahan pangan lokal, memper...

