Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Transformasi Ekonomi Kreatif: Pelatihan Hijab Bouquet dan Perhitungan HPP sebagai Solusi Pemberdayaan Ibu-Ibu di Kalirejo, Lawang

View through CrossRef
The welfare level in Kalirejo Lawang Village is still lacking because many women only work as farm laborers or factory workers, and most are just housewives. Even though this area actually has good business potential in the creative economy sector. One of the aspirations of Kalirejo Village is a strong push for the creative economy sector, which is currently considered weak and very lacking. The purpose of this activity is to provide training in creative economy products, hijab bouquets, as a solution to empower mothers in the Kalirejo area. To support business sustainability after acquiring hijab bouquet making skills, it is necessary to provide skills in calculating the cost of production. The methods used are lectures, practice, discussions, questions and answers, and evaluation. The stages carried out include initial exploration with partners, training, and evaluation to improve the level of participants' skills. All participants in this training were very enthusiastic and gave positive responses to this activity. Participants' responses included increasing knowledge about the creative economy, improving skills in new innovative products, providing business ideas, and increasing participants' motivation to become entrepreneurs. The result of this activity is that there is an increase in the skills of mothers in Kalirejo Village in making creative economic products, namely hijab bouquets, compared to before this training activity. Keywords: cost of production, creative economy, hijab bouquet, kalirejo village, mothers   Abstrak Tingkat kesejahteraan di Kelurahan Kalirejo Lawang masih kurang karena banyak ibu-ibu yang hanya bekerja sebagai buruh tani atau buruh pabrik dan sebagian besar hanya menjadi ibu rumah tangga, padahal daerah ini sebenarnya memiliki potensi usaha yang baik di bidang ekonomi kreatif. Salah satu keinginan dari pihak Kelurahan Kalirejo adalah dorongan yang kuat terhadap sektor ekonomi kreatif yang dianggap saat ini masih lemah dan sangat kurang. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan produk ekonomi kreatif hijab bouqet sebagai solusi pemberdayaan ibu-ibu yang ada di wilayah Kalirejo. Untuk mendukung keberlangsungan usaha setelah mendapatkan keterampilan pembuatan hijab bouqet, perlu diberikan kemampuan dalam menghitung harga pokok produksi. Metode yang digunakan adalah ceramah, praktik, diskusi serta tanya jawab dan evaluasi. Tahapan yang dilakukan yaitu penjajakan awal dengan mitra, pelatihan, dan evaluasi terhadap peningkatan level keterampilan peserta. Seluruh peserta pada pelatihan ini sangat antusias dan memberikan respon positif dari kegiatan ini. Respon peserta diantaranya adalah mampu menambah pengetahuan tentang ekonomi kreatif, meningkatkan keterampilan atas produk inovasi baru, memberikan ide usaha dan meningkatkan motivasi para peserta untuk berwirausaha. Hasil dari berjalannya kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan keterampilan ibu-ibu di Kelurahan Kalirejo dalam membuat produk ekonomi kreatif hijab bouquet dibandingkan dengan sebelum adanya kegiatan pelatihan ini. Kata kunci: harga pokok produksi, ekonomi kreatif, hijab bouqet, kelurahan kalirejo, ibu-ibu
Title: Transformasi Ekonomi Kreatif: Pelatihan Hijab Bouquet dan Perhitungan HPP sebagai Solusi Pemberdayaan Ibu-Ibu di Kalirejo, Lawang
Description:
The welfare level in Kalirejo Lawang Village is still lacking because many women only work as farm laborers or factory workers, and most are just housewives.
Even though this area actually has good business potential in the creative economy sector.
One of the aspirations of Kalirejo Village is a strong push for the creative economy sector, which is currently considered weak and very lacking.
The purpose of this activity is to provide training in creative economy products, hijab bouquets, as a solution to empower mothers in the Kalirejo area.
To support business sustainability after acquiring hijab bouquet making skills, it is necessary to provide skills in calculating the cost of production.
The methods used are lectures, practice, discussions, questions and answers, and evaluation.
The stages carried out include initial exploration with partners, training, and evaluation to improve the level of participants' skills.
All participants in this training were very enthusiastic and gave positive responses to this activity.
Participants' responses included increasing knowledge about the creative economy, improving skills in new innovative products, providing business ideas, and increasing participants' motivation to become entrepreneurs.
The result of this activity is that there is an increase in the skills of mothers in Kalirejo Village in making creative economic products, namely hijab bouquets, compared to before this training activity.
Keywords: cost of production, creative economy, hijab bouquet, kalirejo village, mothers   Abstrak Tingkat kesejahteraan di Kelurahan Kalirejo Lawang masih kurang karena banyak ibu-ibu yang hanya bekerja sebagai buruh tani atau buruh pabrik dan sebagian besar hanya menjadi ibu rumah tangga, padahal daerah ini sebenarnya memiliki potensi usaha yang baik di bidang ekonomi kreatif.
Salah satu keinginan dari pihak Kelurahan Kalirejo adalah dorongan yang kuat terhadap sektor ekonomi kreatif yang dianggap saat ini masih lemah dan sangat kurang.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan produk ekonomi kreatif hijab bouqet sebagai solusi pemberdayaan ibu-ibu yang ada di wilayah Kalirejo.
Untuk mendukung keberlangsungan usaha setelah mendapatkan keterampilan pembuatan hijab bouqet, perlu diberikan kemampuan dalam menghitung harga pokok produksi.
Metode yang digunakan adalah ceramah, praktik, diskusi serta tanya jawab dan evaluasi.
Tahapan yang dilakukan yaitu penjajakan awal dengan mitra, pelatihan, dan evaluasi terhadap peningkatan level keterampilan peserta.
Seluruh peserta pada pelatihan ini sangat antusias dan memberikan respon positif dari kegiatan ini.
Respon peserta diantaranya adalah mampu menambah pengetahuan tentang ekonomi kreatif, meningkatkan keterampilan atas produk inovasi baru, memberikan ide usaha dan meningkatkan motivasi para peserta untuk berwirausaha.
Hasil dari berjalannya kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan keterampilan ibu-ibu di Kelurahan Kalirejo dalam membuat produk ekonomi kreatif hijab bouquet dibandingkan dengan sebelum adanya kegiatan pelatihan ini.
Kata kunci: harga pokok produksi, ekonomi kreatif, hijab bouqet, kelurahan kalirejo, ibu-ibu.

Related Results

Persaingan yang semakin ketat dalam penjualan busana muslimah khususnya fashion hijab menuntut penjual untuk mampu mengambil langkah yang tepat dalam menentukan strategi penjualan ...
Pengembangan Tata Hijau Wisata Berkelanjutan Bukit Lawang
Pengembangan Tata Hijau Wisata Berkelanjutan Bukit Lawang
Bukit Lawang merupakan kawasan wisata alam yang terletak di Sumatera Utara, yang memiliki potensi wisata alam yang terkenal baik domestic maupun mancanegara. Bukit Lawang juga meru...
Peningkatan Kualitas Pelayanan Toko Hijab AMIRA Surakarta Dengan Menggunakan Aplikasi Fashion Hijab Berbasis Android
Peningkatan Kualitas Pelayanan Toko Hijab AMIRA Surakarta Dengan Menggunakan Aplikasi Fashion Hijab Berbasis Android
ABSTRACTTighter competition in selling muslimah fashion, especially hijab, demands seller to be able survive in hijab fashion industry. In this case, hijab shop is as one of provid...
Teaching and Learning Guide for: Hijab and the Abrahamic Traditions
Teaching and Learning Guide for: Hijab and the Abrahamic Traditions
Introduction Most research on the veil or hijab focuses on post 911 or post colonial understandings of the veil as a political or religious symbols. The study o...
Pelatihan Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) dan Penyusunan Laporan Laba Rugi Bagi Komunitas UMKM di Provinsi Lampung
Pelatihan Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) dan Penyusunan Laporan Laba Rugi Bagi Komunitas UMKM di Provinsi Lampung
The performance of a business can be seen from the income statement. To be able to calculate the profit or loss of a business, the calculation of the cost of production (HPP) is cr...
Tren Fashion Gaya Berhijab Mahasiswi Fakultas Dakwah Angkatan 2022 Universitas Islam Bandung dalam Perspektif Syariat Islam
Tren Fashion Gaya Berhijab Mahasiswi Fakultas Dakwah Angkatan 2022 Universitas Islam Bandung dalam Perspektif Syariat Islam
Abstract. Female students often make changes in their lives, including in their appearance. This research focuses on fashion trends that influence the hijab style of students from ...
ALIH WAHANA CERITA RAKYAT WATU LAWANG SEBAGAI NASKAH DRAMA WATU LAWANG DAN RELEVANSINYA BAGI BAHAN AJAR DRAMA DI SMA NEGERI 2 PURBALINGGA
ALIH WAHANA CERITA RAKYAT WATU LAWANG SEBAGAI NASKAH DRAMA WATU LAWANG DAN RELEVANSINYA BAGI BAHAN AJAR DRAMA DI SMA NEGERI 2 PURBALINGGA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan (1) Alih wahana cerita rakyat Watu Lawang ke dalam naskah drama Watu Lawang pada alur. (2) Alih wahana cerita rakyat ...
Tata Guna Lahan Bukit Lawang sebagai Kawasan Wisata Berkelanjutan
Tata Guna Lahan Bukit Lawang sebagai Kawasan Wisata Berkelanjutan
Bukit Lawang merupakan bagian dari kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang menjadi tujuan wisata di Kabupaten Langkat. Aktivitas wisata dan konservasi yang terd...

Back to Top