Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KRITERIA IDEAL LOKASI RUKYAT

View through CrossRef
Penentuan awal bulan Kamariah merupakan salah satu kajian falak yang paling sering menyita perhatian dan sering diperbincangkan. Hal ini terjadi karena sampai saat ini belum ada sebuah kesepakatan dalam penentuan awal bulan, baik itu hasil ataupun metodenya. Di samping itu, kegiatan observasi juga harus memperhatikan keadaan tempat yang dijadikan lokasi untuk melakukan rukyat. Suatu lokasi rukyat harus memenuhi beberapa kriteria yaitu memperhatikan keadaan atmosfer, baik itu dari keadaan cuaca, intensitas hujan, evaporasi air laut, pencemaran cahaya dan debu, luas pandang terhadap ufuk, dan ketinggianya dari permukaan laut. Namun dari beberapa kali observasi hanya sekali berhasil merukyat hilal. Melihat fenomena ini, penulis tertarik untuk mengkaji, serta menganalisis faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan rukyat hilal observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang, dan bagaimana kriteria ideal suatu lokasi rukyat. Untuk menjawab masalah tersebut, penulis menggunakan metode kualitatif. Data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dokumentasi, dan penelahaan dokumen yang relevan. Disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan rukyat di kedua observatorium adalah faktor internal hilal, dan faktor eksternal yang meliputi: letak geografis dan lingkungan observatorium.
Title: KRITERIA IDEAL LOKASI RUKYAT
Description:
Penentuan awal bulan Kamariah merupakan salah satu kajian falak yang paling sering menyita perhatian dan sering diperbincangkan.
Hal ini terjadi karena sampai saat ini belum ada sebuah kesepakatan dalam penentuan awal bulan, baik itu hasil ataupun metodenya.
Di samping itu, kegiatan observasi juga harus memperhatikan keadaan tempat yang dijadikan lokasi untuk melakukan rukyat.
Suatu lokasi rukyat harus memenuhi beberapa kriteria yaitu memperhatikan keadaan atmosfer, baik itu dari keadaan cuaca, intensitas hujan, evaporasi air laut, pencemaran cahaya dan debu, luas pandang terhadap ufuk, dan ketinggianya dari permukaan laut.
Namun dari beberapa kali observasi hanya sekali berhasil merukyat hilal.
Melihat fenomena ini, penulis tertarik untuk mengkaji, serta menganalisis faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan rukyat hilal observatorium Tgk.
Chiek Kuta Karang, dan bagaimana kriteria ideal suatu lokasi rukyat.
Untuk menjawab masalah tersebut, penulis menggunakan metode kualitatif.
Data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dokumentasi, dan penelahaan dokumen yang relevan.
Disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan rukyat di kedua observatorium adalah faktor internal hilal, dan faktor eksternal yang meliputi: letak geografis dan lingkungan observatorium.

Related Results

EVALUASI PERSEBARAN LOKASI HALTE BRT KORIDOR MANGKANG-PENGGARON KOTA SEMARANG
EVALUASI PERSEBARAN LOKASI HALTE BRT KORIDOR MANGKANG-PENGGARON KOTA SEMARANG
Permasalahan kemacetan di Kota Semarang sebagian besar diakibatkan oleh banyaknya kendaraan pribadi yang turun ke jalan. Hal tersebut dikarenakan pertumbuhan jumlah kendaraan priba...
TRANSFORMATION OF RUKYATUL HILAL METHOD (Postmodernism Analysis of Hilal Image Processing)
TRANSFORMATION OF RUKYATUL HILAL METHOD (Postmodernism Analysis of Hilal Image Processing)
The usage of devices in performing of rukyat al-hilâl whose function is to make objects (hilāl) from outer space appear as bright, contrasty and large as possible isnot direcly giv...
The Role of Women in The Rukyat Hilal According to The North Aceh Ulema Consultative Assembly
The Role of Women in The Rukyat Hilal According to The North Aceh Ulema Consultative Assembly
The Role of Women in Rukyat Hilal According to the Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Utara (MPU). Rukyat hilal is a method used to determine the beginning and end of the month of ...
PROGRAM PETA LANGIT DALAM PELAKSANAAN HISAB RUKYAT
PROGRAM PETA LANGIT DALAM PELAKSANAAN HISAB RUKYAT
It is time for technological progress and sophistication to participate in the implementation of hisab rukyat in order to produce hisab rukyat which have best quality and accurate....
Diskursus Rukyat: Metode Mengilmiahkan Kebenaran Hisab Awal Bulan Kamariah
Diskursus Rukyat: Metode Mengilmiahkan Kebenaran Hisab Awal Bulan Kamariah
AbstractHisab (theory) and rukyat (practice) are two methods of determining the beginning of the month qomariyah which each has a foundation in the Qur'an and Hadith, it shows that...
Respon Fikih terhadap Perkembangan Teknologi Rukyat
Respon Fikih terhadap Perkembangan Teknologi Rukyat
The method used to determine the beginning of the Islamic month which refers to the hilal regularity is called rukyat. The central issue of rukyat disruption is the problem of visu...
KORELASI ANTARA HISAB DAN RUKYAT DALAM PERUMUSAN PENANGGALAN HIJRIYAH
KORELASI ANTARA HISAB DAN RUKYAT DALAM PERUMUSAN PENANGGALAN HIJRIYAH
Peneliti mengkaji korelasi antara hisab dan rukyat dalam perumusan penanggalan hijriyah. Penelitian ini dilatar belakangi oleh perdebatan diantara umat Islam yang selalu saja mengh...
Hisab dan Rukyat Serta Pengaruhnya terhadap Kesatuan Umat Islam: Analisis Dampak dan Solusi
Hisab dan Rukyat Serta Pengaruhnya terhadap Kesatuan Umat Islam: Analisis Dampak dan Solusi
Perbedaan penetapan awal Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha di Indonesia kini sudah semakin jelas bukan disebabkan oleh perbedaan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (...

Back to Top