Javascript must be enabled to continue!
Analisis Kualitatif Fitokimia pada Rimpang Lengkuas Putih (Alpinia galanga L.) sebagai antibakteri Klebsiella Pneumonia
View through CrossRef
Telah dilakukan analisis kualitatif metabolit sekunder pada ekstrak rimpang laos putih (Alpinia galanga. L) sebagai antibakteri pada Klebsiella pneumonia. Lengkuas merupakan salah satu tanaman herbal yang diyakini memiliki banyak manfaat. Lengkuas selain sebagai bumbu tambahan dalam masakan juga memiliki manfaat dalam kesehatan, seperti anti tumor, pengahambat produksi asam lambung, antiinflamasi, antihypoglikemik, antibakteri, anti tumor, dll. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa kimia pada rimpang lengkuas putih yang kemudian diuji daya hambatnya pada bakteri Klebsiella pneumonia sebagai bakteri yang mengganggu pernapasan. Metode yang digunakan untuk uji kandungan kimianya adalah eksperimen laboratorium secara kualitatif kemudian uji antibakterinya menggunakan metode Kirby Bauer. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rimpang mengandung senyawa alkaloid, fenol, flavonoid, dan saponin. Hasil uji hambat pada bakteri menunjukkan bahwa zona hambat tertinggi pada 60% ekstrak rimpang lengkuas sebesar 14,3 mm. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa rimpang lengkuas putih memiliki kemampuan kuat sebagai antibakteri pada bakteri Klebsiella pneumonia.
Kata kunci :rimpang, lengkuas putih, antibakteri
Universitas Muhammadiyah Gresik
Title: Analisis Kualitatif Fitokimia pada Rimpang Lengkuas Putih (Alpinia galanga L.) sebagai antibakteri Klebsiella Pneumonia
Description:
Telah dilakukan analisis kualitatif metabolit sekunder pada ekstrak rimpang laos putih (Alpinia galanga.
L) sebagai antibakteri pada Klebsiella pneumonia.
Lengkuas merupakan salah satu tanaman herbal yang diyakini memiliki banyak manfaat.
Lengkuas selain sebagai bumbu tambahan dalam masakan juga memiliki manfaat dalam kesehatan, seperti anti tumor, pengahambat produksi asam lambung, antiinflamasi, antihypoglikemik, antibakteri, anti tumor, dll.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa kimia pada rimpang lengkuas putih yang kemudian diuji daya hambatnya pada bakteri Klebsiella pneumonia sebagai bakteri yang mengganggu pernapasan.
Metode yang digunakan untuk uji kandungan kimianya adalah eksperimen laboratorium secara kualitatif kemudian uji antibakterinya menggunakan metode Kirby Bauer.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rimpang mengandung senyawa alkaloid, fenol, flavonoid, dan saponin.
Hasil uji hambat pada bakteri menunjukkan bahwa zona hambat tertinggi pada 60% ekstrak rimpang lengkuas sebesar 14,3 mm.
Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa rimpang lengkuas putih memiliki kemampuan kuat sebagai antibakteri pada bakteri Klebsiella pneumonia.
Kata kunci :rimpang, lengkuas putih, antibakteri.
Related Results
Uji Aktivitas Fibrinolisis Ekstrak Alkaloid Total Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia Purpurata (Vielli) K.Schum) Secara In Vitro
Uji Aktivitas Fibrinolisis Ekstrak Alkaloid Total Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia Purpurata (Vielli) K.Schum) Secara In Vitro
Ketidakseimbangan hemostasis akan meningkatan agregasi trombosit, hiperkoagulasi, dan penurunan aktivitas fibrinolisis yang menyebabkan terbentuknya sumbatan (trombus) pada pembulu...
Effects of bacterial wilt on community composition and diversity of culturable endophytic fungi in
Alpinia galanga
Effects of bacterial wilt on community composition and diversity of culturable endophytic fungi in
Alpinia galanga
Abstract
Hongdoukou plant (
Alpinia galanga
Willd.) is a perennial herbaceous plant that usually has a stable...
Aplikasi Ekstrak Jahe dan Lengkuas Merah sebagai Fungisida Alami Tanaman Jeruk
Aplikasi Ekstrak Jahe dan Lengkuas Merah sebagai Fungisida Alami Tanaman Jeruk
Jahe (Zingiber officinale) dan lengkuas (Alpinia galanga) merupakan tanaman biofarmaka yang dikenal memiliki berbagai manfaat termasuk aktivitas antijamur. Kajian ini bertujuan unt...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Efek Analgetik dan Antiinflamasi Kaempferia Galanga (Kencur)
Efek Analgetik dan Antiinflamasi Kaempferia Galanga (Kencur)
Kaempferia galanga (K. galanga) atau yang dikenal sebagai "kencur" di Indonesia digunakan sebagai salah satu bahan makanan. Tanaman ini sering dijadikan pasta karena dipercaya dapa...
Sifat Organoleptik Dendeng Ayam Broiler dengan Penambahan Lengkuas Merah (Alpinia Purpurata K. Schum).
Sifat Organoleptik Dendeng Ayam Broiler dengan Penambahan Lengkuas Merah (Alpinia Purpurata K. Schum).
Dendeng merupakan produk olahan yang mengkombinasikan bumbu dan pengeringan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan lengkuas merahterhadap sifat orga...
Properties of <i>Alpinia galanga</i> Agro-Waste-HDPE Composites with Addition of MA-g-PE and Eco Degradant
Properties of <i>Alpinia galanga</i> Agro-Waste-HDPE Composites with Addition of MA-g-PE and Eco Degradant
Preparation of Alpinia galanga agro waste-high density polyethylene (HDPE) composites involved the addition of eco degradant and polyethylene-g-maleic anhydride (PE-g-MA). The Alpi...
Phenotypic and Molecular Characterization of the blaTEM Gene in Extended-Spectrum Beta-Lactamase-Producing Klebsiella pneumoniae
Phenotypic and Molecular Characterization of the blaTEM Gene in Extended-Spectrum Beta-Lactamase-Producing Klebsiella pneumoniae
Abstract
Introduction
There has been a notable rise in antibiotic resistance among enterobacteria. This issue is primarily attributed to the emergence of extended-spectrum beta-lac...

