Javascript must be enabled to continue!
Makna Spiritualitas dalam Adzan Perspektif Ahmed Hulusi
View through CrossRef
<p>Penelitian ini menyoroti keunikan pandangan Ahmed Hulusi tentang makna spiritual adzan, yang ia tafsirkan bukan hanya sebagai panggilan ritual, melainkan sebagai sarana introspeksi untuk menyadari kehadiran ilahi yang menyatu dalam diri setiap individu Muslim. Hulusi mengajukan pemaknaan adzan sebagai panggilan menuju kesadaran tauhid non-dualistik, yaitu bahwa Allah tidak dipandang sebagai entitas yang terpisah atau jauh, melainkan esensi yang ada dalam dan meliputi seluruh ciptaan. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi pandangan Hulusi yang mengaitkan adzan dengan prinsip-prinsip sufistik, mengungkap bahwa inti dari tauhid adalah menghilangkan sekat-sekat antara Allah dan makhluk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis teks pada karya-karya utama Hulusi, serta beberapa literatur pendukung yang membahas adzan dalam konteks sufisme dan teologi Islam modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hulusi melihat penyebutan Muhammad sebagai Rasul dalam adzan sebagai simbol teladan sifat-sifat ilahi yang dapat dicerminkan dalam kehidupan Muslim. Dengan demikian, menurut Hulusi, setiap Muslim dipanggil untuk meneladani Rasulullah sebagai manifestasi sifat-sifat Allah, seperti kasih sayang, kebijaksanaan, dan keadilan.</p>
Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah
Title: Makna Spiritualitas dalam Adzan Perspektif Ahmed Hulusi
Description:
<p>Penelitian ini menyoroti keunikan pandangan Ahmed Hulusi tentang makna spiritual adzan, yang ia tafsirkan bukan hanya sebagai panggilan ritual, melainkan sebagai sarana introspeksi untuk menyadari kehadiran ilahi yang menyatu dalam diri setiap individu Muslim.
Hulusi mengajukan pemaknaan adzan sebagai panggilan menuju kesadaran tauhid non-dualistik, yaitu bahwa Allah tidak dipandang sebagai entitas yang terpisah atau jauh, melainkan esensi yang ada dalam dan meliputi seluruh ciptaan.
Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi pandangan Hulusi yang mengaitkan adzan dengan prinsip-prinsip sufistik, mengungkap bahwa inti dari tauhid adalah menghilangkan sekat-sekat antara Allah dan makhluk.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis teks pada karya-karya utama Hulusi, serta beberapa literatur pendukung yang membahas adzan dalam konteks sufisme dan teologi Islam modern.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hulusi melihat penyebutan Muhammad sebagai Rasul dalam adzan sebagai simbol teladan sifat-sifat ilahi yang dapat dicerminkan dalam kehidupan Muslim.
Dengan demikian, menurut Hulusi, setiap Muslim dipanggil untuk meneladani Rasulullah sebagai manifestasi sifat-sifat Allah, seperti kasih sayang, kebijaksanaan, dan keadilan.
</p>.
Related Results
Pooled analysis of WHO Surgical Safety Checklist use and mortality after emergency laparotomy
Pooled analysis of WHO Surgical Safety Checklist use and mortality after emergency laparotomy
Abstract
Background
The World Health Organization (WHO) Surgical Safety Checklist has fostered safe practice for 10 years, yet i...
Global economic burden of unmet surgical need for appendicitis
Global economic burden of unmet surgical need for appendicitis
Abstract
Background
There is a substantial gap in provision of adequate surgical care in many low- and middle-income countries. ...
SPRITUALITAS KEHIDUPAN MERUPAKAN PERJALANAN DARI KARYA HENDRIKUS LEVEN
SPRITUALITAS KEHIDUPAN MERUPAKAN PERJALANAN DARI KARYA HENDRIKUS LEVEN
Spiritualitas merupakan aspek mendasar yang membentuk cara manusia memaknai hidup, menjalani relasi dengan Tuhan, memahami diri sendiri, dan berinteraksi dengan sesama. Dalam berba...
Tinjauan Fiqh tentang Adzan Jihad
Tinjauan Fiqh tentang Adzan Jihad
Adzan adalah Dzikir khusus dan populer yang dikumandangkan untuk menginforsikan masuknya waktu shalat yang di-Fardhu-kan. Oleh karena itu, adzan merupakan ibadah yang bersifat Ta’...
Impact of opioid-free analgesia on pain severity and patient satisfaction after discharge from surgery: multispecialty, prospective cohort study in 25 countries
Impact of opioid-free analgesia on pain severity and patient satisfaction after discharge from surgery: multispecialty, prospective cohort study in 25 countries
Abstract
Background
Balancing opioid stewardship and the need for adequate analgesia following discharge after surgery is challe...
Burnout among surgeons before and during the SARS-CoV-2 pandemic: an international survey
Burnout among surgeons before and during the SARS-CoV-2 pandemic: an international survey
Abstract
Background
SARS-CoV-2 pandemic has had many significant impacts within the surgical realm, and surgeons have bee...
Laparoscopy in management of appendicitis in high-, middle-, and low-income countries: a multicenter, prospective, cohort study
Laparoscopy in management of appendicitis in high-, middle-, and low-income countries: a multicenter, prospective, cohort study
Abstract
Background
Appendicitis is the most common abdominal surgical emergency worldwide. Differences between high- and low-income settings in the...
Predicting opioid consumption after surgical discharge: a multinational derivation and validation study using a foundation model
Predicting opioid consumption after surgical discharge: a multinational derivation and validation study using a foundation model
Abstract
Opioids are frequently overprescribed after surgery. We applied a tabular foundation model to predict the risk of post-discharge opi...

