Javascript must be enabled to continue!
PELAKSANAAN KEGIATAN MBKM KEWIRAUSAHAAN TERHADAP USAHA PAW PARTY
View through CrossRef
The implementation of MBKM Entrepreneurship activities is a highlight in efforts to develop entrepreneurial skills among students. This study reveals the implementation of MBKM Entrepreneurship in the context of the "Paw Party" business, which focuses on the production and sale of special cakes for dogs. Through the concept of "Freedom to Learn" and the support of supervisors, the Paw Party team developed a business plan and carried out its operations, including promotions, online sales and participation in bazaars. By using the Lean Model Canvas, Paw Party succeeded in finding market opportunities and presenting unique and quality products. Many anabul owners are looking for snacks and food that are useful, healthy and taste good. This is not yet widely found on the pet food market because many of the others do not consider the composition and beneficial ingredients. Now Paw Party is here to provide snacks that are not only liked by the little ones but contain omega-3 which helps the little ones' fur growth. Apart from that, Paw Party snacks are made from pumpkin and sweet potatoes as a source of fiber, and contain vitamins A, C and E. The author also innovates by presenting new snack variants made from meat to answer the needs of children. Then, Paw Party presents snacks that are reliable in quality because they have lots of reviews from both customers and influencers. The results show that MBKM Entrepreneurship activities not only provide practical experience to students, but also open up opportunities for sustainable business development. Through this effort, it is hoped that it can encourage the growth of creative and innovative young entrepreneurs in Indonesia.
ABSTRAK
Pelaksanaan kegiatan MBKM Kewirausahaan menjadi sorotan dalam upaya pengembangan keterampilan kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Studi ini mengungkapkan implementasi MBKM Kewirausahaan dalam konteks bisnis "Paw Party", yang berfokus pada produksi dan penjualan kue-kue khusus untuk anjing. Melalui konsep "Merdeka Belajar" dan dukungan dosen pembimbing, tim Paw Party mengembangkan rencana bisnis dan menjalankan operasionalnya, termasuk promosi, penjualan online, dan partisipasi dalam bazaar. Dengan menggunakan Lean Model Canvas, Paw Party berhasil menemukan peluang pasar dan menghadirkan produk yang unik dan berkualitas. Banyak dari pemilik anabul mencari cemilan dan makanan yang bermanfaat, sehat, dan rasanya enak. Hal ini belum banyak ditemukan di pasaran makanan hewan karena banyak dari yang lain kurang mempertimbangkan komposisi dan bahan yang bermanfaat. Kini Paw Party hadir untuk memberikan cemilan yang tidak hanya disukai oleh anabul tetapi memiliki kandungan omega-3 yang membantu untuk pertumbuhan bulu anabul. Selain itu, cemilan Paw Party berbahan dasar labu dan ubi sebagai sumber serat, lalu mengandung vitamin A,C, dan E. Penulis juga berinovasi dengan menghadirkan varian cemilan baru berbahan daging untuk menjawab kebutuhan anabul. Lalu, Paw Party menghadirkan cemilan yang terpercaya kualitasnya karena sudah memiliki banyak review baik dari pelanggan maupun influencer. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan MBKM Kewirausahaan tidak hanya memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan bisnis yang berkelanjutan. Melalui upaya ini, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan wirausaha muda yang kreatif dan inovatif di Indonesia
Universitas Tarumanagara
Title: PELAKSANAAN KEGIATAN MBKM KEWIRAUSAHAAN TERHADAP USAHA PAW PARTY
Description:
The implementation of MBKM Entrepreneurship activities is a highlight in efforts to develop entrepreneurial skills among students.
This study reveals the implementation of MBKM Entrepreneurship in the context of the "Paw Party" business, which focuses on the production and sale of special cakes for dogs.
Through the concept of "Freedom to Learn" and the support of supervisors, the Paw Party team developed a business plan and carried out its operations, including promotions, online sales and participation in bazaars.
By using the Lean Model Canvas, Paw Party succeeded in finding market opportunities and presenting unique and quality products.
Many anabul owners are looking for snacks and food that are useful, healthy and taste good.
This is not yet widely found on the pet food market because many of the others do not consider the composition and beneficial ingredients.
Now Paw Party is here to provide snacks that are not only liked by the little ones but contain omega-3 which helps the little ones' fur growth.
Apart from that, Paw Party snacks are made from pumpkin and sweet potatoes as a source of fiber, and contain vitamins A, C and E.
The author also innovates by presenting new snack variants made from meat to answer the needs of children.
Then, Paw Party presents snacks that are reliable in quality because they have lots of reviews from both customers and influencers.
The results show that MBKM Entrepreneurship activities not only provide practical experience to students, but also open up opportunities for sustainable business development.
Through this effort, it is hoped that it can encourage the growth of creative and innovative young entrepreneurs in Indonesia.
ABSTRAK
Pelaksanaan kegiatan MBKM Kewirausahaan menjadi sorotan dalam upaya pengembangan keterampilan kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Studi ini mengungkapkan implementasi MBKM Kewirausahaan dalam konteks bisnis "Paw Party", yang berfokus pada produksi dan penjualan kue-kue khusus untuk anjing.
Melalui konsep "Merdeka Belajar" dan dukungan dosen pembimbing, tim Paw Party mengembangkan rencana bisnis dan menjalankan operasionalnya, termasuk promosi, penjualan online, dan partisipasi dalam bazaar.
Dengan menggunakan Lean Model Canvas, Paw Party berhasil menemukan peluang pasar dan menghadirkan produk yang unik dan berkualitas.
Banyak dari pemilik anabul mencari cemilan dan makanan yang bermanfaat, sehat, dan rasanya enak.
Hal ini belum banyak ditemukan di pasaran makanan hewan karena banyak dari yang lain kurang mempertimbangkan komposisi dan bahan yang bermanfaat.
Kini Paw Party hadir untuk memberikan cemilan yang tidak hanya disukai oleh anabul tetapi memiliki kandungan omega-3 yang membantu untuk pertumbuhan bulu anabul.
Selain itu, cemilan Paw Party berbahan dasar labu dan ubi sebagai sumber serat, lalu mengandung vitamin A,C, dan E.
Penulis juga berinovasi dengan menghadirkan varian cemilan baru berbahan daging untuk menjawab kebutuhan anabul.
Lalu, Paw Party menghadirkan cemilan yang terpercaya kualitasnya karena sudah memiliki banyak review baik dari pelanggan maupun influencer.
Hasil menunjukkan bahwa kegiatan MBKM Kewirausahaan tidak hanya memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan bisnis yang berkelanjutan.
Melalui upaya ini, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan wirausaha muda yang kreatif dan inovatif di Indonesia.
Related Results
Pengaruh Pengetahuan Kewirausahaan dan Motivasi Kewirausahaan terhadap Keberhasilan Usaha Mahasiswa Kewirausahaan di Universitas Tarumanagara
Pengaruh Pengetahuan Kewirausahaan dan Motivasi Kewirausahaan terhadap Keberhasilan Usaha Mahasiswa Kewirausahaan di Universitas Tarumanagara
Perkembangan bisnis yang sedang berkembang membuat adanya persaingan bisnis agar bisa bersaing di pasaran. Untuk membangun suatu usaha, para pelaku usaha juga memerlukan adanya pen...
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Di Program Studi Kimia Universitas Nusa Bangsa
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Di Program Studi Kimia Universitas Nusa Bangsa
Kurikulum MBKM telah dilaksanakan di Program Studi Kimia pada tiga skema yang meliputi magang, riset/penelitian, dan pertukaran pelajar. Untuk mengetahui sejauh mana efektivitas im...
PELAKSANAAN PROGRAM MBKM ASISTENSI MENGAJAR DI SMA SANTA URSULA JAKARTA
PELAKSANAAN PROGRAM MBKM ASISTENSI MENGAJAR DI SMA SANTA URSULA JAKARTA
Seeing the lack of interest in students in accounting subjects made the author decide to take part in the MBKM Teaching Assistance program activities in the Education Unit at SMA S...
Processing of Fresh-Cut Potato Using Plasma-Activated Water Prepared by Decreasing Discharge Frequency
Processing of Fresh-Cut Potato Using Plasma-Activated Water Prepared by Decreasing Discharge Frequency
As a novel non-thermal processing method, the concentration of active compounds in plasma-activated water (PAW) is usually adjusted by changing the voltage and preparation time. We...
Jiwa Kewirausahaan dan Nilai Kewirausahaan Meningkatkan Kemandirian Usaha melalui Perilaku Kewirausahaan
Jiwa Kewirausahaan dan Nilai Kewirausahaan Meningkatkan Kemandirian Usaha melalui Perilaku Kewirausahaan
<p><em>It is necessary to anticipate small businesses’ difficulties by conducting an empirical study on the entrepreneurial spirit, entrepreneurial values, and assessme...
Implementasi Program MBKM dalam Kurikulum Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Palangka Raya
Implementasi Program MBKM dalam Kurikulum Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Palangka Raya
The implementation of the MBKM program in the Indonesian Language and Literature Education Study Program (PBSI), Department of Language and Arts Education (JPBS), Teaching and Educ...
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA, PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN, DAN JIWA KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA SMKN 1 KOTA JAMBI
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA, PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN, DAN JIWA KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA SMKN 1 KOTA JAMBI
Provinsi Jambi pada tahun 2020 Pengangguran yang berasal dari tamatan SMK juga menjadi TPT yang tertinggi dibandingkan dengan Lulusan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menget...
Persepsi Mahasiswa Terhadap Kebijakan MBKM dan Relevansi Kurikulum
Persepsi Mahasiswa Terhadap Kebijakan MBKM dan Relevansi Kurikulum
This study aims to examine the perception of accounting undergraduate students at Universitas Airlangga regarding MBKM policies, curriculum relevance, and study program readiness i...

