Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ORGANISATION PATTERN OF MARTIN LUTHER KING JR’S ARGUMENTATIVE SPEECH

View through CrossRef
Penelitian ini mengkaji pola susunan ide pada pidato argumentasi Martin Luther King Jr. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi jenis pola susunan ide yang digunakan dalam pidato argumentasinya dan untuk mengetahui bagaimana ide pro dan kontra disusun sehingga menghasilkan suatu pidato argumentasi yang dapat dipahami, menarik perhatian dan mempengaruhi publik. Melalui metode penelitian qualitatif deskriptif, diperoleh hasil penelitian bahwa  pidato argumentasi tersebut menggunakan 2 pola susunan yaitu Thesisˆ CON+Refutationˆ PRO Ideaˆ Conclusion dan pola susunan Thesisˆ PRO IdeaˆCON + Refutationˆ Conclusion. Dengan demikian, ide dalam pidato tersebut disusun secara sistematis melalui tesis yang diikuti dengan ide pro atau kontra dan ditutup dengan kesimpulan. Selanjutnya, setiap ide pro dan kontra selalu didukung dengan contoh atau bukti untuk mendukung kebenaran ide yang disampaikan melalui pidato argumentasinya.
Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Medan
Title: ORGANISATION PATTERN OF MARTIN LUTHER KING JR’S ARGUMENTATIVE SPEECH
Description:
Penelitian ini mengkaji pola susunan ide pada pidato argumentasi Martin Luther King Jr.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi jenis pola susunan ide yang digunakan dalam pidato argumentasinya dan untuk mengetahui bagaimana ide pro dan kontra disusun sehingga menghasilkan suatu pidato argumentasi yang dapat dipahami, menarik perhatian dan mempengaruhi publik.
Melalui metode penelitian qualitatif deskriptif, diperoleh hasil penelitian bahwa  pidato argumentasi tersebut menggunakan 2 pola susunan yaitu Thesisˆ CON+Refutationˆ PRO Ideaˆ Conclusion dan pola susunan Thesisˆ PRO IdeaˆCON + Refutationˆ Conclusion.
Dengan demikian, ide dalam pidato tersebut disusun secara sistematis melalui tesis yang diikuti dengan ide pro atau kontra dan ditutup dengan kesimpulan.
Selanjutnya, setiap ide pro dan kontra selalu didukung dengan contoh atau bukti untuk mendukung kebenaran ide yang disampaikan melalui pidato argumentasinya.

Related Results

The Luther Renaissance
The Luther Renaissance
The Luther Renaissance is the most important international network for Luther research, as well as an ecclesial, ecumenical and cultural reform movement between 1900 and 1960 in Ge...
Johannes von Staupitz’s Influence on Martin Luther
Johannes von Staupitz’s Influence on Martin Luther
The impact of Johannes von Staupitz (c. 1468–1524) on Martin Luther can hardly be overestimated. Staupitz was elected vicar general of the reformed Augustinian Order in 1503. Betwe...
Martin Luther’s Understanding of Earlier Reformers
Martin Luther’s Understanding of Earlier Reformers
Throughout his career as a reformer, Martin Luther often framed his critiques of the institutional Church and his original doctrinal formulations with references—both implicit and ...
Martin Luther and Ontology
Martin Luther and Ontology
Although many have interpreted Luther as “anti-metaphysical” and therefore unconcerned with the question of being, careful scrutiny of his texts shows otherwise. Trained at Erfurt ...
Martin Luther in Norway
Martin Luther in Norway
Until 1814, Norway was under Danish rule, and the story of Luther’s reception in Norway is included in the story of Luther’s reception in Denmark (cf. Niels Henrik Gregersen’s arti...
Martin Luther on Grace
Martin Luther on Grace
Grace is an essential element of Christian theological reflection. Primarily, the divine attribute or trait labeled “grace” refers to God’s disposition and activity in regard to th...
Martin Luther and Love
Martin Luther and Love
The questions of love’s nature and its different forms were crucial to Martin Luther from the beginning of his theological career. Already as a young monk and theologian he struggl...
Diakoni Tapaninpäivän saarnassa: Rakastava marttyyri ja tarkka taloudenhoitaja
Diakoni Tapaninpäivän saarnassa: Rakastava marttyyri ja tarkka taloudenhoitaja
Tässä artikkelissa analysoitava Tapaninpäivän saarna on epistolasaarna, joka on osa Martin Lutherin saarnaajien apuvälineeksi kirjoittamaa postillateosta vuodelta 1523. (WA 10/1/1)...

Back to Top