Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Kusta di Wilayah Kerja Puskesmas Kalumata

View through CrossRef
Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) pada 2021, Indonesia menempati urutan ketiga negara yang memiliki pengidap kusta sebesar 10.976 orang. Sedangkan, Kementerian Kesehatan RI mencatat data per 24 Januari 2022, tercatat sebanyak 13.487 pengidap kusta di Indonesia. Salah satu faktor yang berperan terjadinya kusta yaitu faktor ketidakpatuhan pasien terhadap pengobatan. Kepatuhan minum obat merupakan faktor yang paling menentukan kesembuhan penderita kusta (Sepriyanti, 2019). Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, dukungan keluarga, stigma masyarakat dan ketersediaan obat terhadap kepatuhan minum obat penderita kusta di Wilayah Kerja Puskesmas Kalumata Kota Ternate. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 7 orang. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pengetahuan informan terhadap penyakit kusta sudah cukup baik, namun informan belum tahu penyebab penyakit kusta yang sebenarnya. Dukungan keluarga terhadap penderita yakni memberi dorongan dan motivasi, membantu proses pemulihan yakni menemani penderita ke Puskesmas serta menyediakan obat yang diperlukan. Sebagian masyarakat masih menstigma penderita kusta karena kurangnya pengetahuan mengenai penyebab dan cara penularan kusta, lingkungan masyarakat juga seringkali merasa jijik dengan penderita.
Title: Analisis Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Kusta di Wilayah Kerja Puskesmas Kalumata
Description:
Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) pada 2021, Indonesia menempati urutan ketiga negara yang memiliki pengidap kusta sebesar 10.
976 orang.
Sedangkan, Kementerian Kesehatan RI mencatat data per 24 Januari 2022, tercatat sebanyak 13.
487 pengidap kusta di Indonesia.
Salah satu faktor yang berperan terjadinya kusta yaitu faktor ketidakpatuhan pasien terhadap pengobatan.
Kepatuhan minum obat merupakan faktor yang paling menentukan kesembuhan penderita kusta (Sepriyanti, 2019).
Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, dukungan keluarga, stigma masyarakat dan ketersediaan obat terhadap kepatuhan minum obat penderita kusta di Wilayah Kerja Puskesmas Kalumata Kota Ternate.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 7 orang.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa pengetahuan informan terhadap penyakit kusta sudah cukup baik, namun informan belum tahu penyebab penyakit kusta yang sebenarnya.
Dukungan keluarga terhadap penderita yakni memberi dorongan dan motivasi, membantu proses pemulihan yakni menemani penderita ke Puskesmas serta menyediakan obat yang diperlukan.
Sebagian masyarakat masih menstigma penderita kusta karena kurangnya pengetahuan mengenai penyebab dan cara penularan kusta, lingkungan masyarakat juga seringkali merasa jijik dengan penderita.

Related Results

Karakteristik penderita Lepra (Kusta) yang menjalani pengobatan rawat jalan di Puskesmas Tamalate Makassar periode 2018–2021
Karakteristik penderita Lepra (Kusta) yang menjalani pengobatan rawat jalan di Puskesmas Tamalate Makassar periode 2018–2021
Kusta adalah penyakit menular karena Mycobacterium leprae. Kusta adalah penyakit menular yang tetap endemik di banyak wilayah di dunia, Brasil, India dan Indonesia menyumbang sekit...
PROFIL PENDERITA PENYAKIT KUSTA DI RUMAH SAKIT KUSTA KEDIRI PERIODE JANUARI 2010 SAMPAI DESEMBER 2010
PROFIL PENDERITA PENYAKIT KUSTA DI RUMAH SAKIT KUSTA KEDIRI PERIODE JANUARI 2010 SAMPAI DESEMBER 2010
PROFIL PENDERITA PENYAKIT KUSTA DI RUMAH SAKIT KUSTA KEDIRI PERIODE JANUARI 2010 SAMPAI DESEMBER 2010. Latar Belakang: Kusta adalah penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh Myc...

Back to Top