Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH, PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN KUSTA TAHUN 2020 (Di Wilayah Kerja Puskesmas Talango, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep)
View through CrossRef
Penyakit kusta atau lepra merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium Leprae. Di Kabupaten Sumenep prevalensi kusta pada tahun 2018 didapatkan sebesar 3,35/10.000 penduduk yang artinya masih diatas target 1/10.000 penduduk dengan penemuan kasus baru sebanyak 385 orang. Kecamatan Talango menduduki peringkat kedua di Kabupaten Sumenep setelah Kecamatan Gayam dengan jumlah penderita tahun 2018 sebanyak 39 orang dan tahun 2019 sebanyak 13 orang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kondisi fisik rumah, Personal Hygiene dengan kejadian kusta tahun 2019 (Di Wilayah Kerja Puskesmas Talango, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep).Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan desain case control. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pengukuran. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 52 orang dengan besar sampel kasus sebanyak 46 orang sehingga sampel kontrol 46 orang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Chi Square.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara : kondisi fisik rumah dengan kejadian kusta (p=0,000), jenis lantai dengan kejadian kusta (p=0,001), kepadatan hunian dengan kejadian kusta (p=0,001), ventilasi dengan kejadian kusta (p=0,014) pencahayaan dengan kejadian kusta (p=0,001), kelembaban dengan kejadian kusta (p=0,001), personal hygiene dengan kejadian kusta (p=0,013), kebiasaan mandi dengan kejadian kusta (p-0,002), kebiasaan meminjam handuk dengan kejadian kusta (p=0,001) dan tidak ada hubungan antara jenis dinding dengan kejadian kusta (p=0,062), kebiasaan meminjam pakaian dengan kejadian kusta (p=0,331).Berdasarkan hasil penelitian, saran yang diberikan kepada masyarakat yaitu meningkatkan kebersihan perorangan dengan cara mandi tidak kurang dari 2x sehari, tidak menggukan handuk serta pakaian antar keluarga dan perbaikan kondisi lingkungan rumah yang bertujuan mengurangi potensi perkembangbiakan bakteri penyebab kusta.
Jurusan Kesehatan Lingkungan
Title: HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH, PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN KUSTA TAHUN 2020 (Di Wilayah Kerja Puskesmas Talango, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep)
Description:
Penyakit kusta atau lepra merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium Leprae.
Di Kabupaten Sumenep prevalensi kusta pada tahun 2018 didapatkan sebesar 3,35/10.
000 penduduk yang artinya masih diatas target 1/10.
000 penduduk dengan penemuan kasus baru sebanyak 385 orang.
Kecamatan Talango menduduki peringkat kedua di Kabupaten Sumenep setelah Kecamatan Gayam dengan jumlah penderita tahun 2018 sebanyak 39 orang dan tahun 2019 sebanyak 13 orang.
Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kondisi fisik rumah, Personal Hygiene dengan kejadian kusta tahun 2019 (Di Wilayah Kerja Puskesmas Talango, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep).
Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan desain case control.
Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pengukuran.
Populasi dalam penelitian ini sebanyak 52 orang dengan besar sampel kasus sebanyak 46 orang sehingga sampel kontrol 46 orang.
Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Chi Square.
Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara : kondisi fisik rumah dengan kejadian kusta (p=0,000), jenis lantai dengan kejadian kusta (p=0,001), kepadatan hunian dengan kejadian kusta (p=0,001), ventilasi dengan kejadian kusta (p=0,014) pencahayaan dengan kejadian kusta (p=0,001), kelembaban dengan kejadian kusta (p=0,001), personal hygiene dengan kejadian kusta (p=0,013), kebiasaan mandi dengan kejadian kusta (p-0,002), kebiasaan meminjam handuk dengan kejadian kusta (p=0,001) dan tidak ada hubungan antara jenis dinding dengan kejadian kusta (p=0,062), kebiasaan meminjam pakaian dengan kejadian kusta (p=0,331).
Berdasarkan hasil penelitian, saran yang diberikan kepada masyarakat yaitu meningkatkan kebersihan perorangan dengan cara mandi tidak kurang dari 2x sehari, tidak menggukan handuk serta pakaian antar keluarga dan perbaikan kondisi lingkungan rumah yang bertujuan mengurangi potensi perkembangbiakan bakteri penyebab kusta.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR RISIKO KEJADIAN KUSTA DI KECAMATAN MENDAHARA KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR
FAKTOR RISIKO KEJADIAN KUSTA DI KECAMATAN MENDAHARA KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR
Kusta merupakan penyakit kronis yang mengakibatkan kecacatan fisik disebabkan oleh Mycpbacterium leprae.Tahun 2018 dari 11 Kabupaten/Kota jumlah kasus tertinggi di Kabupaten Tanjun...
Faktor Risiko Kejadian Kusta di Indonesia: Literature Review
Faktor Risiko Kejadian Kusta di Indonesia: Literature Review
Latar belakang: Kusta (morbus hansen) ialah kondisi infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycrobacterium leprae (M.leprae). Penyakit ini menyerang berbagai bagian tubuh termasuk sara...
PROFIL PENDERITA PENYAKIT KUSTA DI RUMAH SAKIT KUSTA KEDIRI PERIODE JANUARI 2010 SAMPAI DESEMBER 2010
PROFIL PENDERITA PENYAKIT KUSTA DI RUMAH SAKIT KUSTA KEDIRI PERIODE JANUARI 2010 SAMPAI DESEMBER 2010
PROFIL PENDERITA PENYAKIT KUSTA DI RUMAH SAKIT KUSTA KEDIRI PERIODE JANUARI 2010 SAMPAI DESEMBER 2010. Latar Belakang: Kusta adalah penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh Myc...
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Berobat Mantan Pasien Kusta
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Berobat Mantan Pasien Kusta
Penyakit kusta adalah penyakit yang lekat dengan pandangan negatif dan diskriminasi, baik yang muncul daridalam diri sendiri maupun dari masyarakat, anggota keluarga maupun dari pe...
Perlindungan Hukum Keris Aeng Tong-Tong Sumenep Dalam Hukum Nasional dan Konvensi Internasional
Perlindungan Hukum Keris Aeng Tong-Tong Sumenep Dalam Hukum Nasional dan Konvensi Internasional
Kris is an object of Indonesian culture which has beautiful artistic and high economic values. Kris making is still maintained in several areas, one of which is in Sumenep Regency....
Berat Lahir Bayi, Kepemilikan JKN dan Kebiasaan Merokok dengan Balita Stunting di Puskesmas Anggadita, Karawang
Berat Lahir Bayi, Kepemilikan JKN dan Kebiasaan Merokok dengan Balita Stunting di Puskesmas Anggadita, Karawang
Latar belakang: Stunting merupakan status kurang gizi yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan yang terhambat karena malnutrisi jangka panjang. Stunting disebut ...

