Javascript must be enabled to continue!
RESPONS TERHADAP KETIDAKSANTUNAN DALAM FILM THE RAID DAN THE RAID 2: BERANDAL KARYA GARETH EVANS
View through CrossRef
Fenomena ketidaksantunan menjadi hal yang lumrah di masyarakat. Tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari, ketidaksantunan juga ditemukan dalam film. Tuturan tidak santun memiliki strategi yang diterapkan oleh penutur yakni strategi ketidaksantunan. Selain itu, terdapat pula respons terhadap ketidaksantunan yang diberikan oleh mitra tutur ketika merasakan serangan muka dari penutur. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan respons terhadap ketidaksantunan yang digunakan oleh tokoh-tokoh dalam film The Raid dan The Raid 2: Berandal karya Gareth Evans. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa tuturan yang mengandung respons terhadap ketidaksantunan dalam film The Raid dan The Raid 2: Berandal. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik unduh dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis kontekstual. Analisis dalam penelitan ini didasarkan pada teori ketidaksantunan Jonathan Culpeper. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons terhadap ketidaksantunan yang ditemukan meliputi empat respons, yaitu strategi ofensif-ofensif sebanyak 11 data tuturan, strategi ofensif-defensif sebanyak 28 data tuturan, menerima sebanyak 3 data tuturan, dan tidak merespons sebanyak 12 data tuturan.
Title: RESPONS TERHADAP KETIDAKSANTUNAN DALAM FILM THE RAID DAN THE RAID 2: BERANDAL KARYA GARETH EVANS
Description:
Fenomena ketidaksantunan menjadi hal yang lumrah di masyarakat.
Tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari, ketidaksantunan juga ditemukan dalam film.
Tuturan tidak santun memiliki strategi yang diterapkan oleh penutur yakni strategi ketidaksantunan.
Selain itu, terdapat pula respons terhadap ketidaksantunan yang diberikan oleh mitra tutur ketika merasakan serangan muka dari penutur.
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan respons terhadap ketidaksantunan yang digunakan oleh tokoh-tokoh dalam film The Raid dan The Raid 2: Berandal karya Gareth Evans.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif.
Data dalam penelitian ini berupa tuturan yang mengandung respons terhadap ketidaksantunan dalam film The Raid dan The Raid 2: Berandal.
Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik unduh dan teknik catat.
Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis kontekstual.
Analisis dalam penelitan ini didasarkan pada teori ketidaksantunan Jonathan Culpeper.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons terhadap ketidaksantunan yang ditemukan meliputi empat respons, yaitu strategi ofensif-ofensif sebanyak 11 data tuturan, strategi ofensif-defensif sebanyak 28 data tuturan, menerima sebanyak 3 data tuturan, dan tidak merespons sebanyak 12 data tuturan.
Related Results
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
It was always based on a teenage love story between the two kids. One is a sniffer and one is not. It was designed for Central Australia because we do write these kids off there. N...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
WUJUD KESANTUNAN DAN KETIDAKSANTUNAN BERBAHASA PEDAGANG DI PASAR SENTRA ANTASARI BANJARMASIN (A FORM OF POLITENES AND NOT POLITENESS SPEAK AT MARKET TRADERS SENTRA ANTASARI BANJARMASIN)
WUJUD KESANTUNAN DAN KETIDAKSANTUNAN BERBAHASA PEDAGANG DI PASAR SENTRA ANTASARI BANJARMASIN (A FORM OF POLITENES AND NOT POLITENESS SPEAK AT MARKET TRADERS SENTRA ANTASARI BANJARMASIN)
Wujud Kesantunan dan Ketidaksantunan Berbahasa Pedagang di Pasar Sentra AntasariBanjarmasin. Kesantunan berbahasa sebagai wujud kesopanan memegang kendali yang sangat pokok293dalam...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Alternative Entrances: Phillip Noyce and Sydney’s Counterculture
Alternative Entrances: Phillip Noyce and Sydney’s Counterculture
Phillip Noyce is one of Australia’s most prominent film makers—a successful feature film director with both iconic Australian narratives and many a Hollywood blockbuster under his ...

