Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH

View through CrossRef
Abstract: The development of the 21st century presents challenges for the education sector to produce globally competitive human resources. One crucial demand in 21st-century learning is the cultivation of character. Character is a key aspect in education, and one of them is the character of love for one's homeland. National education in Indonesia faces complexity in addressing students' character issues, including the lack of love for the homeland character among students. This research aims to find appropriate solutions, identify root problems, and discover ways to strengthen the character of love for the homeland among students. The method used is qualitative research with a phenomenological approach, aiming to understand and study human life experiences and seek the essence of those experiences. The research findings show that character encompasses values that govern all aspects of life. The formation of the character of love for the homeland is vital for nation-building. Nationalism and love for one's homeland reflect loyalty, concern, and appreciation for the country and its culture. History education is considered a means to instill nationalism and love for the homeland values in students. Proper history learning can develop a sense of nationalism and love for one's homeland. Teachers play a crucial role in the success of history learning and the formation of the character of love for the homeland in students. By integrating effective history learning and the cultivation of the character of love for the homeland, it is hoped that students will become citizens with a nationalist spirit, caring for their nation and ready to face future challenges. Abstrak: Perkembangan abad ke-21 menghadirkan tantangan bagi dunia pendidikan untuk menghasilkan SDM yang kompetitif secara global. Salah satu tuntutan penting dalam pembelajaran abad ke-21 adalah pembentukan karakter. Karakter menjadi aspek kunci dalam pendidikan, dan salah satunya adalah karakter cinta tanah air. Pendidikan nasional di Indonesia menghadapi kompleksitas dalam mengatasi masalah karakter siswa, termasuk rendahnya karakter cinta tanah air pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi yang sesuai, mengidentifikasi akar masalah, dan menemukan solusi untuk menguatkan karakter cinta tanah air pada siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, yang bertujuan untuk memahami dan mempelajari pengalaman hidup manusia serta mencari hakikat pengalaman tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang meliputi segala aspek kehidupan. Pembentukan karakter cinta tanah air sangat penting dalam pembangunan bangsa. Nasionalisme dan cinta tanah air mencerminkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan terhadap negara dan budaya bangsa. Pendidikan sejarah dianggap sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air pada siswa. Pembelajaran sejarah yang tepat dapat mengembangkan semangat nasionalisme dan cinta pada tanah air. Guru memiliki peran krusial dalam keberhasilan pembelajaran sejarah dan pembentukan karakter cinta tanah air pada siswa. Dengan mengintegrasikan pembelajaran sejarah yang efektif dan pembentukan karakter cinta tanah air, diharapkan siswa akan menjadi warga negara yang berjiwa nasionalis, peduli terhadap bangsa dan negaranya, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Title: IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH
Description:
Abstract: The development of the 21st century presents challenges for the education sector to produce globally competitive human resources.
One crucial demand in 21st-century learning is the cultivation of character.
Character is a key aspect in education, and one of them is the character of love for one's homeland.
National education in Indonesia faces complexity in addressing students' character issues, including the lack of love for the homeland character among students.
This research aims to find appropriate solutions, identify root problems, and discover ways to strengthen the character of love for the homeland among students.
The method used is qualitative research with a phenomenological approach, aiming to understand and study human life experiences and seek the essence of those experiences.
The research findings show that character encompasses values that govern all aspects of life.
The formation of the character of love for the homeland is vital for nation-building.
Nationalism and love for one's homeland reflect loyalty, concern, and appreciation for the country and its culture.
History education is considered a means to instill nationalism and love for the homeland values in students.
Proper history learning can develop a sense of nationalism and love for one's homeland.
Teachers play a crucial role in the success of history learning and the formation of the character of love for the homeland in students.
By integrating effective history learning and the cultivation of the character of love for the homeland, it is hoped that students will become citizens with a nationalist spirit, caring for their nation and ready to face future challenges.
 Abstrak: Perkembangan abad ke-21 menghadirkan tantangan bagi dunia pendidikan untuk menghasilkan SDM yang kompetitif secara global.
Salah satu tuntutan penting dalam pembelajaran abad ke-21 adalah pembentukan karakter.
Karakter menjadi aspek kunci dalam pendidikan, dan salah satunya adalah karakter cinta tanah air.
Pendidikan nasional di Indonesia menghadapi kompleksitas dalam mengatasi masalah karakter siswa, termasuk rendahnya karakter cinta tanah air pada siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi yang sesuai, mengidentifikasi akar masalah, dan menemukan solusi untuk menguatkan karakter cinta tanah air pada siswa.
Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, yang bertujuan untuk memahami dan mempelajari pengalaman hidup manusia serta mencari hakikat pengalaman tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang meliputi segala aspek kehidupan.
Pembentukan karakter cinta tanah air sangat penting dalam pembangunan bangsa.
Nasionalisme dan cinta tanah air mencerminkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan terhadap negara dan budaya bangsa.
Pendidikan sejarah dianggap sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air pada siswa.
Pembelajaran sejarah yang tepat dapat mengembangkan semangat nasionalisme dan cinta pada tanah air.
Guru memiliki peran krusial dalam keberhasilan pembelajaran sejarah dan pembentukan karakter cinta tanah air pada siswa.
Dengan mengintegrasikan pembelajaran sejarah yang efektif dan pembentukan karakter cinta tanah air, diharapkan siswa akan menjadi warga negara yang berjiwa nasionalis, peduli terhadap bangsa dan negaranya, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
Metafora cinta dalam bahasa Batak Toba
Metafora cinta dalam bahasa Batak Toba
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kategorisasi metafora konseptual cinta dalam bahasa Batak Toba. Data yang digunakan adalah data tulis dan data lisan. Data tulis dipe...
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
Wilayah pada Kabupaten Bangli merupakan kawasan kabupaten yang tanpa memiliki kawasan pantai serta sebagian besar wilayahnya berada pada daratan tinggi dan hanya sebagian kecil wil...
PENANAMAN NILAI KARAKTER CINTA TANAH AIR: STUDI FENOMENOLOGI DI SD CIPTA DHARMA DENPASAR
PENANAMAN NILAI KARAKTER CINTA TANAH AIR: STUDI FENOMENOLOGI DI SD CIPTA DHARMA DENPASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang strategi, kendala, serta upaya untuk mengatasi kendala penanaman nilai karakter cinta tanah air di SD Cipta Dharma Denpasar. ...
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI RELIGIUS DAN NASIONALISME
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI RELIGIUS DAN NASIONALISME
Penulis tertarik ingin mengetahui bagaimana implementasi dari perencanaan, pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengawasan Manajemen Pendidikan karakter berbasis muatan lokal aswaja ...
Kolaborasi Pengajar dengan Komunitas SARISEJAYA Dalam Meningkatkan Pembelajaran Sejarah Dan Karakter
Kolaborasi Pengajar dengan Komunitas SARISEJAYA Dalam Meningkatkan Pembelajaran Sejarah Dan Karakter
Peran pembelajaran Sejarah dalam ruang dan waktu sangat penting sekali. Nilai-nilai yang terkandung dalam kajian Sejarah menjadi bekal bagi generasi penerus bangsa Indonesia dimasa...
Model Hidrologi Untuk Prediksi Elevasi Muka Air Tanah Pada Gambut Tropis Sebagai Upaya Mitigasi Kebakaran di Kabupaten Bengkalis
Model Hidrologi Untuk Prediksi Elevasi Muka Air Tanah Pada Gambut Tropis Sebagai Upaya Mitigasi Kebakaran di Kabupaten Bengkalis
Salah satu komponen terpenting untuk mencegah terjadi kebakaran dilahangambut adalah elevasi muka air tanah gambut. Model hidrologi untukmemprediksi muka air tanah gambut tropis da...

Back to Top