Javascript must be enabled to continue!
Menghadirkan Shalom Berdasarkan Yeremia 29:4-7
View through CrossRef
Everyone must endeavor peace (shalom). Shalom not only deals with one's relation with God, with one another, and peace with oneself but also with the whole universe on the earth. The effort to present shalom is the responsibility of every person in his neighborhood. Through qualitative descriptive research, with the analysis of the text of Jeremiah 29: 4-7 found essential points about the meaning of shalom. Qualitative research is used to explain the facts or circumstances and views about the meaning of shalom found in Jeremiah 29: 4-7, through theological analysis and literature discussion. The results of this study explain that believers must be the first to bring peace with nature that is to preserve nature and its environment because God gives the mandate of conservation to man. By planting and cultivating nature wisely, human beings are seeking real shalom.AbstrakDamai sejahtera (shalom) haruslah diusahakan oleh setiap orang. Shalom bukan saja berhubungan dengan relasi seseorang dengan Allah, dengan sesama, dan damai dengan diri sendiri, melainkan juga dengan seluruh alam semesta, yakni bumi. Usaha menghadirkan shalom, merupakan tanggung jawab setiap orang di lingkungannya. Melalui penelitian deskriptif kualitatif, dengan analisa terhadap teks Yeremia 29:4-7 ditemukan pokok-pokok penting tentang makna shalom. Penelitian kualitatif digunakan untuk menjelaskan fakta-fakta atau keadaan serta pandangan mengenai makna shalom yang ditemukan dalam Yeremia 29:4-7, melalui analisa teologis dan pembahasan literatur. Hasil kajian ini menjelaskan bahwa orang percaya haruslah menjadi yang pertama dalam upaya menghadirkan damai dengan alam yakni melestarikan alam dan lingkungannya, oleh karena mandat terhadap pelestarian itu diberikan Allah kepada manusia. Dengan menanam dan mengolah alam dengan bijak, manusia sedang mengupayakan shalom yang sesungguhnya.
Sekolah Tinggi Teologi Baptis Medan
Title: Menghadirkan Shalom Berdasarkan Yeremia 29:4-7
Description:
Everyone must endeavor peace (shalom).
Shalom not only deals with one's relation with God, with one another, and peace with oneself but also with the whole universe on the earth.
The effort to present shalom is the responsibility of every person in his neighborhood.
Through qualitative descriptive research, with the analysis of the text of Jeremiah 29: 4-7 found essential points about the meaning of shalom.
Qualitative research is used to explain the facts or circumstances and views about the meaning of shalom found in Jeremiah 29: 4-7, through theological analysis and literature discussion.
The results of this study explain that believers must be the first to bring peace with nature that is to preserve nature and its environment because God gives the mandate of conservation to man.
By planting and cultivating nature wisely, human beings are seeking real shalom.
AbstrakDamai sejahtera (shalom) haruslah diusahakan oleh setiap orang.
Shalom bukan saja berhubungan dengan relasi seseorang dengan Allah, dengan sesama, dan damai dengan diri sendiri, melainkan juga dengan seluruh alam semesta, yakni bumi.
Usaha menghadirkan shalom, merupakan tanggung jawab setiap orang di lingkungannya.
Melalui penelitian deskriptif kualitatif, dengan analisa terhadap teks Yeremia 29:4-7 ditemukan pokok-pokok penting tentang makna shalom.
Penelitian kualitatif digunakan untuk menjelaskan fakta-fakta atau keadaan serta pandangan mengenai makna shalom yang ditemukan dalam Yeremia 29:4-7, melalui analisa teologis dan pembahasan literatur.
Hasil kajian ini menjelaskan bahwa orang percaya haruslah menjadi yang pertama dalam upaya menghadirkan damai dengan alam yakni melestarikan alam dan lingkungannya, oleh karena mandat terhadap pelestarian itu diberikan Allah kepada manusia.
Dengan menanam dan mengolah alam dengan bijak, manusia sedang mengupayakan shalom yang sesungguhnya.
Related Results
Peran Allah Dalam Panggilan Yeremia: Studi Eksegesis Yeremia 1: 1-10
Peran Allah Dalam Panggilan Yeremia: Studi Eksegesis Yeremia 1: 1-10
Hal yang unik dalam Perjanjian Lama mengenai para nabi yaitu bahwa Allah yang berbicara kepada mereka, dan juga mereka dipanggil bertujuan untuk menyatakan pesan Allah. Panggilan t...
SUARA PROFETIS YEREMIA TERHADAP KEPEMIMPINAN KORUP: ANALISIS YEREMIA 23:1-6 DAN IMPLIKASINYA BAGI TEOLOGI KEPEMIMPINAN KRISTEN
SUARA PROFETIS YEREMIA TERHADAP KEPEMIMPINAN KORUP: ANALISIS YEREMIA 23:1-6 DAN IMPLIKASINYA BAGI TEOLOGI KEPEMIMPINAN KRISTEN
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kritik profetis nabi Yeremia terhadap kepemimpinan korup dalam Yeremia 23:1–6 serta menggali implikasinya bagi teologi kepemimpinan Kristen ...
Kekuasaan Dan Kedaulatan Tuhan (Yeremia 18: 1-17)
Kekuasaan Dan Kedaulatan Tuhan (Yeremia 18: 1-17)
Yeremia di suruh TUHAN untuk pergi kerumah tukang periuk. Sebenarnya apa tujuan dan maksud TUHAN menyuruh nabi Yeremia ke rumah tukang periuk? Ada apa dengan tukang periuk? Tujuan ...
Kontradiksi Nubuatan Yeremia dan Hananya Sebagai Syarat Menguji Nubuatan Berdasarkan Yeremia 28:1-17
Kontradiksi Nubuatan Yeremia dan Hananya Sebagai Syarat Menguji Nubuatan Berdasarkan Yeremia 28:1-17
This study examines the prophetic contradictions between Jeremiah and Hananiah, highlighting the prevalence of false prophets who delivered messages to please the king or for perso...
Jiwa Entrepreneurship Pemimpin dalam Penatalayanan Gereja
Jiwa Entrepreneurship Pemimpin dalam Penatalayanan Gereja
The church exists in the world because of the will of God who wants it as an extension to deliver the message of peace (shalom) to mankind. Peace brought by the church must be conv...
PENGHUKUMAN ALLAH KEPADA UMAT-NYA DALAM KITAB YEREMIA DAN RELEVANSINYA BAGI UMAT ALLAH MASA KINI
PENGHUKUMAN ALLAH KEPADA UMAT-NYA DALAM KITAB YEREMIA DAN RELEVANSINYA BAGI UMAT ALLAH MASA KINI
Penelitian ini berlatar belakang, adanya kesan terkesampingkannya Kitab Yeremia dalam studi teologi maupun dalam praktis penyampaian firman Tuhan. Selain itu, pokok penghukuman ata...
Pembinaan Kepada Pemuda Gereja Baptis Jemaat Syalom Menyadari Pentingnya Akan Ibadah
Pembinaan Kepada Pemuda Gereja Baptis Jemaat Syalom Menyadari Pentingnya Akan Ibadah
The Shalom Baptist Church in Central Papua, specifically in Nabire, is where the Community Service Program (PKM) is being implemented. Based on observations of the youth of the Sha...
Pengantar Redaksi
Pengantar Redaksi
Jurnal Bhumi (JB) Volume 5 Nomor 1 Mei 2019 mengangkat beberapa isu aktual persoalan agraria dan kebijakan dengan memberikan beberapa perspektif yang cukup luas dan menarik. Ada 10...

