Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS INSIDEN RESIKO CEDERA MUSCULOSCELETAL PADA PEMAIN SEPAKBOLA JUNIOR DI KOTA MAKASSAR

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis cedera musculoskeletal yang paling sering terjadi pada atlet sepakbola elite pro academy serta mengevaluasi frekuensi dan potensi risiko cedera berulang. Metode yang digunakan adalah deskriptif observational dengan pendekatan kuantitatif terhadap sejumlah atlet yang mengalami cedera selama periode EPA liga 1 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cedera sprain ankle dan muscle cramps merupakan jenis cedera dengan frekuensi tertinggi sebesar 24%, diikuti oleh muscle spasme dan muscle strain sebesar 12%. Sementara itu, cedera seperti Patellofemoral Pain Syndrome dan contusion ditemukan dengan frekuensi 8%, dan kasus cedera berat seperti ACL injury dan dislokasi, ditemukan masing-masing 1 kali, namun membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama. Hasil penelitian ini menunjukkan perlunya upaya pencegahan yang lebih serius, seperti latihan penguatan otot, edukasi penanganan cedera, serta pemantauan kondisi fisik atlet secara berkala. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelatih, atlet, dan klub olahraga dalam menyusun strategi pencegahan cedera dan upaya preventif cedera musculoceletal.   Keywords: cedera musculoskeletal, Sepakbola, elite pro academ, Atlet Junior
Title: ANALISIS INSIDEN RESIKO CEDERA MUSCULOSCELETAL PADA PEMAIN SEPAKBOLA JUNIOR DI KOTA MAKASSAR
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis cedera musculoskeletal yang paling sering terjadi pada atlet sepakbola elite pro academy serta mengevaluasi frekuensi dan potensi risiko cedera berulang.
Metode yang digunakan adalah deskriptif observational dengan pendekatan kuantitatif terhadap sejumlah atlet yang mengalami cedera selama periode EPA liga 1 2024.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa cedera sprain ankle dan muscle cramps merupakan jenis cedera dengan frekuensi tertinggi sebesar 24%, diikuti oleh muscle spasme dan muscle strain sebesar 12%.
Sementara itu, cedera seperti Patellofemoral Pain Syndrome dan contusion ditemukan dengan frekuensi 8%, dan kasus cedera berat seperti ACL injury dan dislokasi, ditemukan masing-masing 1 kali, namun membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama.
Hasil penelitian ini menunjukkan perlunya upaya pencegahan yang lebih serius, seperti latihan penguatan otot, edukasi penanganan cedera, serta pemantauan kondisi fisik atlet secara berkala.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelatih, atlet, dan klub olahraga dalam menyusun strategi pencegahan cedera dan upaya preventif cedera musculoceletal.
  Keywords: cedera musculoskeletal, Sepakbola, elite pro academ, Atlet Junior.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Tinjauan Kemampuan Teknik Dasar Pemain Sepak Bola Putri SSB Baringin Sati Kabupaten Padang Pariaman
Tinjauan Kemampuan Teknik Dasar Pemain Sepak Bola Putri SSB Baringin Sati Kabupaten Padang Pariaman
Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan teknik dasar sepakbola pemain Sepakbola putri SSB Baringin Sati Kabupaten Padang Pariaman. Tujuan penelitian ini ...
Pengaruh metode latihan dan kelincahan terhadap power pemain sekolah sepakbola
Pengaruh metode latihan dan kelincahan terhadap power pemain sekolah sepakbola
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh metode latihan plyometrics hurdle hops dan multiple box jump up-down terhadap power pemain sekolah sepakbola, (2) pengaruh k...
Memahami Faktor Penyebab Terjadinya Cedera dalam Permainan Sepakbola
Memahami Faktor Penyebab Terjadinya Cedera dalam Permainan Sepakbola
Artikel ini diharapkan dapat memberi pemahaman kepada atlet sepakbola tentang faktor penyebab terjadinya cedera dalam permainan sepakbola. Sehingga atlet dapat lebih mempersiapkan ...
Analisis Antropometri dan Kebugaran Kardiovaskuler pada Pemain Sekolah Sepakbola Turatea Jeneponto
Analisis Antropometri dan Kebugaran Kardiovaskuler pada Pemain Sekolah Sepakbola Turatea Jeneponto
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran antropometri dan kardiovaskular pemain sekolah sepakbola Turatea Jeneponto. Penelitian ini merupakan penelitian desk...
SISTEM PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI SEBUAH RUMAH SAKIT SWASTA DI KUDUS
SISTEM PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI SEBUAH RUMAH SAKIT SWASTA DI KUDUS
Pelaporan insiden keselamatan pasien (IKP) merupakan hal yang penting dalam program peningkatan keselamatan pasien.Pelaporan insiden dapat membantu menemukan dan menyelesaikan masa...
Evaluasi Keterampilan Dasar Sepakbola Pada Klub PSGL (Persatuan Sepakbola Gayo Lues) Kabupaten Gayo Lues
Evaluasi Keterampilan Dasar Sepakbola Pada Klub PSGL (Persatuan Sepakbola Gayo Lues) Kabupaten Gayo Lues
Penelitian yang berjudul: “Evaluasi Keterampilan Dasar Sepakbola Pada Klub PSGL (Persatuan Sepakbola Gayo Lues) Kabupaten Gayo Lues Tahun 2013”. Ini mengangkat masalah bagaimana ev...
Survei Tingkat Kecemasan Pemain Sepakbola SKO Papua dalam Menghadapi Pertandingan
Survei Tingkat Kecemasan Pemain Sepakbola SKO Papua dalam Menghadapi Pertandingan
Dalam pertandingan sepakbola kecemasan sering di anggap hal yang biasa oleh para pelatih dan atlet. Banyak atlet sepakbola yang tidak dapat mencapai potensi maksimal nya, karena te...

Back to Top