Javascript must be enabled to continue!
Asesmen Autentik pada Pembelajaran Seni Budaya Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar
View through CrossRef
Asesmen autentik merupakan pendekatan penilaian yang dirancang untuk menilai pengetahuan dan keterampilan siswa dalam konteks yang serupa dengan situasi dunia nyata. Dalam mengimplementasikan asesmen autentik pada pembelajaran seni budaya guru harus mampu menyusun perangkat asesmen secara komperhensif yang mampu menilai kemampuan sikap, pengetahuan dan keterampilan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan asesmen autentik dalam pembelajaran seni budaya di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Informasi secara menyeluruh dihimpun melalui berbagai prosedur pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Partisipan dalam penelitian ini adalah guru Sekolah dasar yang menerapkan kurikulum merdeka pada proses pembelajarannya. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan perangkat lunak QDA Miner, yaitu sebuah aplikasi yang berguna dalam mengelola dan menganalisis data kualitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa asesmen autentik memainkan peran krusial dalam mengukur kompetensi siswa secara menyeluruh, dengan fokus pada kreativitas, inovasi, dan proses kreatif. Selain itu, ditemukan bahwa asesmen autentik tidak hanya menilai hasil akhir karya seni tetapi juga menghargai proses pencapaian tersebut, memfasilitasi pembelajaran yang lebih reflektif dan interaktif.
Title: Asesmen Autentik pada Pembelajaran Seni Budaya Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar
Description:
Asesmen autentik merupakan pendekatan penilaian yang dirancang untuk menilai pengetahuan dan keterampilan siswa dalam konteks yang serupa dengan situasi dunia nyata.
Dalam mengimplementasikan asesmen autentik pada pembelajaran seni budaya guru harus mampu menyusun perangkat asesmen secara komperhensif yang mampu menilai kemampuan sikap, pengetahuan dan keterampilan siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan asesmen autentik dalam pembelajaran seni budaya di Sekolah Dasar.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif.
Informasi secara menyeluruh dihimpun melalui berbagai prosedur pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Partisipan dalam penelitian ini adalah guru Sekolah dasar yang menerapkan kurikulum merdeka pada proses pembelajarannya.
Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan perangkat lunak QDA Miner, yaitu sebuah aplikasi yang berguna dalam mengelola dan menganalisis data kualitatif.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa asesmen autentik memainkan peran krusial dalam mengukur kompetensi siswa secara menyeluruh, dengan fokus pada kreativitas, inovasi, dan proses kreatif.
Selain itu, ditemukan bahwa asesmen autentik tidak hanya menilai hasil akhir karya seni tetapi juga menghargai proses pencapaian tersebut, memfasilitasi pembelajaran yang lebih reflektif dan interaktif.
Related Results
Komparasi Implementasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Garut
Komparasi Implementasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Garut
Pendidikan dasar di Indonesia telah mengalami berbagai perkembangan kurikulum. Saat ini, Kurikulum 2013 tengah menjadi kurikulum utama yang diterapkan di sekolah-sekolah. Namun, ad...
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
Membuat seni lukis sebagai landasan berkarya yang mengikuti kaidah seni lukis dengan baik dan mampu menguasai konsep berkarya dan teknik seni lukis. Selanjutnya seni lukis menjadi ...
Analisis Kurikulum Merdeka Dalam Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
Analisis Kurikulum Merdeka Dalam Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
Analisis Belajar Mandiri Kurikulum Merdeka Untuk Pendidikan Anak Usia Dini. Jenjang satuan pendidikan termasuk PAUD sudah mulai mencerminkan kebebeasan kurikulum merdeka.. Kurikulu...
Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka Di Sd Negeri Tingkir Lor 2 Kota Salatiga
Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka Di Sd Negeri Tingkir Lor 2 Kota Salatiga
Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui komunikasi implementasi Kurikulum merdeka, (2) untuk mengetahui sumber daya implementasi Kurikulum merdeka, (3) untuk mengetahui disp...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PELATIHAN ASESMEN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA DI SMPN 2 KERAMBITAN, TABANAN, BALI
PELATIHAN ASESMEN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA DI SMPN 2 KERAMBITAN, TABANAN, BALI
Asesmen Kurikulum Merdeka merupakan salah satu aspek pembeda substantif dengan kurikulum pendidikan sebelumnya. Hal tersebut menyebabkan guru mengalami berbagai kendala dalam penyu...
Problematika Wali Kelas dalam Penerapan Kurikulum Merdeka
Problematika Wali Kelas dalam Penerapan Kurikulum Merdeka
Pendidikan merupakan fondasi utama untuk membangun masa depan bangsa. Pemerintah Indonesia telah menerapkan Kurikulum Merdeka sebagai bagian dari transformasi menuju masyarakat 5.0...
EVALUASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB
EVALUASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB
Kurikulum merupakan “ruh” Pendidikan yang harus dievaluasi secara inovatif, dinamis, dan berkala sesuai dengan berkembangan zaman dan IPTEKS, kompetensi yang diperlukan masyarakat ...

