Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Dampak kebijakan sertifikasi guru terhadap kualitas pendidikan

View through CrossRef
Kebijakan sertifikasi bagi guru ini sebenarnya dirancang untuk kesejahteraan guru. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan kebijakan ini, pendidik justru dibebani dengan jumlah jam mengajar. Hal itu mempengaruhi proses belajar pembelajaran di sekolah yang tentu berdampak pada peserta didik. Adapun tujuan dalam penelitian ini mendeskripsikan dampak positif dan negatif yang muncul karena kebijakan sertifikasi guru. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah guru-guru yang mendapat sertifikasi di antaranya yakni tiga guru dan satu kepala sekolah. Selanjutnya, Objek penelitan dalam penelitian ini adalah SMK Islam Yogyakarta. Adapun instrumen penelitian yang digunakan yakni buku catatan yang digunakan untuk mencatat informasi-informasi yang didapatkan dari informan, selain itu kumputer untuk menarasikan informasi yang tercatat di buku catatan. Lebih lanjut, penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara tidak terstruktur. Teknik analisis data dalam penelitian ini yakni reduksi data, data display, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada dampak positif dan negatif yang dihasilkan dari kebijakan sertifikasi pendidikan. Adapun dampak positifnya yakni kesejahteraan guru meningkat, pekerjaan sebagai guru semakin dihargai dan mendapat pengakuan, serta eksistensi guru di mata masyarakat juga memiliki martabat. Lebih lanjut lagi, dampak negatif dari kebijakan sertifikasi guru antara lain; 1) terlalu banyak tugas yang diberikan kepada peserta didik; 2) administrasi guru yang terbengkalai; 3) terjadinya pengkotak-kotakkan guru yang sudah sertifikasi dan yang belum sertifikasi. Sertifikasi guru yang dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan guru, akhirnya justru disisi lain memberikan dampak pada menurunnya kualitas pendidikan akibat tuntutan mengajar 24 jam. Hal itu tentu semestinya menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah pusat dalam menyusun kebijakan sertifikasi guru terkait tuntutan mengajar 24 jam.
Universitas Muhammadiyah Purworejo
Title: Dampak kebijakan sertifikasi guru terhadap kualitas pendidikan
Description:
Kebijakan sertifikasi bagi guru ini sebenarnya dirancang untuk kesejahteraan guru.
Akan tetapi, seiring dengan perkembangan kebijakan ini, pendidik justru dibebani dengan jumlah jam mengajar.
Hal itu mempengaruhi proses belajar pembelajaran di sekolah yang tentu berdampak pada peserta didik.
Adapun tujuan dalam penelitian ini mendeskripsikan dampak positif dan negatif yang muncul karena kebijakan sertifikasi guru.
Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif.
Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah guru-guru yang mendapat sertifikasi di antaranya yakni tiga guru dan satu kepala sekolah.
Selanjutnya, Objek penelitan dalam penelitian ini adalah SMK Islam Yogyakarta.
Adapun instrumen penelitian yang digunakan yakni buku catatan yang digunakan untuk mencatat informasi-informasi yang didapatkan dari informan, selain itu kumputer untuk menarasikan informasi yang tercatat di buku catatan.
Lebih lanjut, penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara tidak terstruktur.
Teknik analisis data dalam penelitian ini yakni reduksi data, data display, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada dampak positif dan negatif yang dihasilkan dari kebijakan sertifikasi pendidikan.
Adapun dampak positifnya yakni kesejahteraan guru meningkat, pekerjaan sebagai guru semakin dihargai dan mendapat pengakuan, serta eksistensi guru di mata masyarakat juga memiliki martabat.
Lebih lanjut lagi, dampak negatif dari kebijakan sertifikasi guru antara lain; 1) terlalu banyak tugas yang diberikan kepada peserta didik; 2) administrasi guru yang terbengkalai; 3) terjadinya pengkotak-kotakkan guru yang sudah sertifikasi dan yang belum sertifikasi.
Sertifikasi guru yang dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan guru, akhirnya justru disisi lain memberikan dampak pada menurunnya kualitas pendidikan akibat tuntutan mengajar 24 jam.
Hal itu tentu semestinya menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah pusat dalam menyusun kebijakan sertifikasi guru terkait tuntutan mengajar 24 jam.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Dampak Sertifikasi Terhadap Peningkatan Kualitas Mengajar Guru Di SD Negeri Kompleks IKIP Kota Makassar
Dampak Sertifikasi Terhadap Peningkatan Kualitas Mengajar Guru Di SD Negeri Kompleks IKIP Kota Makassar
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Dampak Sertifikasi terhadap Peningkatan Kualitas Mengajar Guru di SD Negeri Kompleks IKIP Kota Makassar. Sama dalam penelitian ini adalah...
Analisis Retrospektif Kebijakan Sertifikasi Guru Terhadap Kinerja Guru di SD Parulian 2
Analisis Retrospektif Kebijakan Sertifikasi Guru Terhadap Kinerja Guru di SD Parulian 2
Kecilnya gaji guru membuat pemerintah mengeluarkan UUno. 14Tahun 2005untuk memberi pengakuan terhadap guru dan dosensertamensejaterahkan guru dandosen. Akan tetapi, sertifikasi ser...
Efektivitas Kebijakan Sertifikasi Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru
Efektivitas Kebijakan Sertifikasi Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru
Tujuan sertifikasi guru yang dilaksanakan pada SMP Negeri I Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara sesuai peraturan sertifikasi guru, yaitu menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tug...
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU SEKOLAH DASAR MELALUI SERTIFIKASI GURU
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU SEKOLAH DASAR MELALUI SERTIFIKASI GURU
Tulisan ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak sertifikasi guru terhadap peningkatan profesionalisme guru di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang diterapkan adalah studi literatu...
Sejak tahun 2008 pemerintah Indonesia mulai melaksanakan sertifikasi dosen non guru besar dengan tujuan untuk memberikan pengakuan profesionalisme, perlindungan profesi dan kesejah...
Kompetensi guru, budaya kerja, dan motivasi guru berpengaruh terhadap kesiapan kerja siswa SMK
Kompetensi guru, budaya kerja, dan motivasi guru berpengaruh terhadap kesiapan kerja siswa SMK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis; (1) pengaruh kompetensi guru terhadap kualitas pembelajaran, (2) pengaruh budaya kerja terhadap kualitas pembelajaran, (3) pengaruh mot...

Back to Top