Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KURIKULUM MENURUT IBNU KHALDUN

View through CrossRef
Kurikulum merupakan inti dari proses pendidikan karena menentukan arah, tujuan, serta kualitas hasil pembelajaran. Pemikiran Ibnu Khaldun (1332–1406 M) tentang pendidikan menarik dikaji ulang, sebab beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu agama (naqliyah) dan ilmu rasional (aqliyah) sebagai dasar pembentukan manusia yang utuh. Penelitian ini bertujuan mengungkap konsep kurikulum menurut Ibnu Khaldun, metode pengajaran yang ia tawarkan, serta relevansinya dengan pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research dan analisis isi terhadap karya utama Ibnu Khaldun, al-Muqaddimah, serta literatur sekunder terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum menurut Ibnu Khaldun tidak hanya menekankan hafalan, tetapi lebih mengutamakan pemahaman, keteladanan guru, dan pembelajaran yang bertahap dari dasar menuju kompleksitas. Ia memandang bahwa pendidikan harus melahirkan manusia beriman sekaligus berpengetahuan luas, sehingga mampu berkontribusi bagi masyarakat. Kesimpulannya, pemikiran Ibnu Khaldun tetap relevan hingga kini karena sejalan dengan prinsip pendidikan modern yang menekankan integrasi ilmu, pembentukan karakter, dan pengembangan keterampilan berpikir kritis. Oleh karena itu, gagasannya dapat menjadi inspirasi dalam merumuskan kurikulum pendidikan Islam maupun umum di era globalisasi. Kata Kunci: Ibnu Khaldun, kurikulum, pendidikan Islam, metode pengajaran, relevansi modern  
Title: KURIKULUM MENURUT IBNU KHALDUN
Description:
Kurikulum merupakan inti dari proses pendidikan karena menentukan arah, tujuan, serta kualitas hasil pembelajaran.
Pemikiran Ibnu Khaldun (1332–1406 M) tentang pendidikan menarik dikaji ulang, sebab beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu agama (naqliyah) dan ilmu rasional (aqliyah) sebagai dasar pembentukan manusia yang utuh.
Penelitian ini bertujuan mengungkap konsep kurikulum menurut Ibnu Khaldun, metode pengajaran yang ia tawarkan, serta relevansinya dengan pendidikan modern.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research dan analisis isi terhadap karya utama Ibnu Khaldun, al-Muqaddimah, serta literatur sekunder terkait.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum menurut Ibnu Khaldun tidak hanya menekankan hafalan, tetapi lebih mengutamakan pemahaman, keteladanan guru, dan pembelajaran yang bertahap dari dasar menuju kompleksitas.
Ia memandang bahwa pendidikan harus melahirkan manusia beriman sekaligus berpengetahuan luas, sehingga mampu berkontribusi bagi masyarakat.
Kesimpulannya, pemikiran Ibnu Khaldun tetap relevan hingga kini karena sejalan dengan prinsip pendidikan modern yang menekankan integrasi ilmu, pembentukan karakter, dan pengembangan keterampilan berpikir kritis.
Oleh karena itu, gagasannya dapat menjadi inspirasi dalam merumuskan kurikulum pendidikan Islam maupun umum di era globalisasi.
Kata Kunci: Ibnu Khaldun, kurikulum, pendidikan Islam, metode pengajaran, relevansi modern  .

Related Results

AGAMA DAN FILSAFAT
AGAMA DAN FILSAFAT
Ibnu Khaldun adalah salah satu pemikir yang teguh beriman kepada Allah dan orang yang teguh berpegang pada ajaran Islam. Dalam kitabnya Al-Muqaddimah selalu diselingi dengan nama A...
Suksesi Kepemimpinan dalam Pemikiran Ibnu Khaldun : Relevansinya dengan Kepemimpinan Era Reformasi di Indonesia
Suksesi Kepemimpinan dalam Pemikiran Ibnu Khaldun : Relevansinya dengan Kepemimpinan Era Reformasi di Indonesia
Abstract: This research discusses the concept of leadership succession according to Ibnu Khaldun which focuses on the process of cyclical change of power and is influenced by socia...
Konsep Pendidikan Islam Menurut Ibnu Khaldun dan Relevansinya dengan Sistem Pendidikan Nasional
Konsep Pendidikan Islam Menurut Ibnu Khaldun dan Relevansinya dengan Sistem Pendidikan Nasional
Abstract. The decline of Islamic education can be seen from different sectors, concepts, systems, curriculum, methods that are considered less relevant to society’s needs. Whereas ...
PELAKSANAAN KURIKULUM TERPADU DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU (SDIT) IBNU TAIMIYAH SUKAJADI BANDUNG
PELAKSANAAN KURIKULUM TERPADU DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU (SDIT) IBNU TAIMIYAH SUKAJADI BANDUNG
Kurikulum merupakan komponen dan pegangan pokok yang harus menjadi acuan dalam pelaksanaan pendidikan, kurikulum menjadi alat ukur untuk meningkatkan kualitas mutu satuan pendidika...
Relevansi Kurikulum SMK Ibnu Khaldun dengan Konsep Pendidikan Perspektif Ibnu Khaldun
Relevansi Kurikulum SMK Ibnu Khaldun dengan Konsep Pendidikan Perspektif Ibnu Khaldun
Pendidikan merupakan salah satu fenomena sosial Secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pribadi dan masyarakat, termasuk orang tua, pendidikan dan lingkungan. T...
ILMU PENGETAHUAN DAN PEMBAGIANNYA MENURUT IBN KHALDUN
ILMU PENGETAHUAN DAN PEMBAGIANNYA MENURUT IBN KHALDUN
Although he also discussed science with various branches and scope, so that he was known as an expert in the discourse of science in Islam, Ibn Khaldun was still often positioned a...
BADAWAH & HADARAH : KONSEP SOSIOLOGI IBN KHALDUN
BADAWAH & HADARAH : KONSEP SOSIOLOGI IBN KHALDUN
AbstractIbn Khaldun has a very wide spectrum of ideas about the society he poured in his munomental work entitled The Muqaddimah. This paper does not intend to disentangle Ibn Khal...
IBN KHALDUN DAN PEMIKIR SOSIAL BUDAYA
IBN KHALDUN DAN PEMIKIR SOSIAL BUDAYA
<p>The greatness of Ibn Khaldun's name makes the world recognized and reviewed his thoughts. If we revisit the treasury of medieval Islamic intellectual thought and develop a...

Back to Top