Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Uji Fisik Kualitas Air Sumur Desa Dadeko Kecamatan Larompong Selatan

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang fisik kualitas air (Warna, Rasa, Bau, Suhu, TDS, pH) yang ada di Desa Dadeko. Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian yang di lakukan di ruang labolatorium untuk mengetahui kualitas air bersih yang ada di Desa Dadeko Kecamatan Larompong Selatan. Pengukuran dilakukan dengan dengan mnegambil 30 sampel air, diantaranya 15 sampel air sumur gali dan 15 sampel air sumur bor. Pengukuran untuk pH dan kekeruhan air dilakukan di dalam laboratorium, sedangkan untuk pengukuran dan pengujian TDS, rasa, bau, warna dilakukan secara langsung di lapangan tempat penelitian. Hasil pengujian kualitas air sumur gali ada yang layak dan tidak layak. sampel 1, 2, 3, 6 dan 9 sudah layak digunakan oleh masyarakat sekitar karena sudah memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan oleh kementerian kesehatan. Sampel 4, 7, 10, 11 dan 12 tidak layak digunakan oleh masyarakat karena dilihat dari rasa yang memiliki rasa asin serta suhu yang terbilang tinggi yang tidak sesuai dengan standar baku mutu. Sampel 5 tidak layak digunakan karena airnya memiliki bau. Sampel 8 dan 15 tidak layak digunakan karena memiliki rasa yang payau serta sedikit berbau dan memiliki suhu yang cukup tinggi. Sampel 13 dan 14 tidak layak digunakan karena memiliki pH dan suhu yang tinggi yang dimana ketentuan pH yang di perbolehkan adalah 7 dan ketentuan suhu yang diperbolehkan adalah 10-250C. Hasil pengujian kualitas air sumur bor ada yang layak dan tidak layak. Sampel 1, 4, 5 dan 14 sudah layak digunakan karena sudah memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan oleh kementerian kesehatan. Selain ke empat sampel yang layak digunakan dari 15 sampel yang diambil, 11 sampel lainnya tidak layak digunakan oleh masyarakat sekitar karena warnanya ada yang kuning, lalu memiliki rasa yang tawar, asin dan payau, kemudian memiliki bau dan juga memiliki suhu dan pH yang cukup tinggi yang tidak termasuk dalam standar baku mutu yang telah ditetapkan oleh kementerian kesehatan. Secara fisik kualitas air sumur bor dan sumur gali di Desa Dadeko Kecamatan Larompong Selatan, ada sampel air yang masih layak untuk digunakan, namun sebagaian besar sampel air tidak layak untuk digunakan oleh masyarakat Desa Dadeko.
Title: Uji Fisik Kualitas Air Sumur Desa Dadeko Kecamatan Larompong Selatan
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang fisik kualitas air (Warna, Rasa, Bau, Suhu, TDS, pH) yang ada di Desa Dadeko.
Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian yang di lakukan di ruang labolatorium untuk mengetahui kualitas air bersih yang ada di Desa Dadeko Kecamatan Larompong Selatan.
Pengukuran dilakukan dengan dengan mnegambil 30 sampel air, diantaranya 15 sampel air sumur gali dan 15 sampel air sumur bor.
Pengukuran untuk pH dan kekeruhan air dilakukan di dalam laboratorium, sedangkan untuk pengukuran dan pengujian TDS, rasa, bau, warna dilakukan secara langsung di lapangan tempat penelitian.
Hasil pengujian kualitas air sumur gali ada yang layak dan tidak layak.
sampel 1, 2, 3, 6 dan 9 sudah layak digunakan oleh masyarakat sekitar karena sudah memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan oleh kementerian kesehatan.
Sampel 4, 7, 10, 11 dan 12 tidak layak digunakan oleh masyarakat karena dilihat dari rasa yang memiliki rasa asin serta suhu yang terbilang tinggi yang tidak sesuai dengan standar baku mutu.
Sampel 5 tidak layak digunakan karena airnya memiliki bau.
Sampel 8 dan 15 tidak layak digunakan karena memiliki rasa yang payau serta sedikit berbau dan memiliki suhu yang cukup tinggi.
Sampel 13 dan 14 tidak layak digunakan karena memiliki pH dan suhu yang tinggi yang dimana ketentuan pH yang di perbolehkan adalah 7 dan ketentuan suhu yang diperbolehkan adalah 10-250C.
Hasil pengujian kualitas air sumur bor ada yang layak dan tidak layak.
Sampel 1, 4, 5 dan 14 sudah layak digunakan karena sudah memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan oleh kementerian kesehatan.
Selain ke empat sampel yang layak digunakan dari 15 sampel yang diambil, 11 sampel lainnya tidak layak digunakan oleh masyarakat sekitar karena warnanya ada yang kuning, lalu memiliki rasa yang tawar, asin dan payau, kemudian memiliki bau dan juga memiliki suhu dan pH yang cukup tinggi yang tidak termasuk dalam standar baku mutu yang telah ditetapkan oleh kementerian kesehatan.
Secara fisik kualitas air sumur bor dan sumur gali di Desa Dadeko Kecamatan Larompong Selatan, ada sampel air yang masih layak untuk digunakan, namun sebagaian besar sampel air tidak layak untuk digunakan oleh masyarakat Desa Dadeko.

Related Results

Analisis Kualiatas Mikrobiologi Air Sumur Sekitar Kandang Ternak Ayam (Studi di Desa Bleber Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Tahun 2022)
Analisis Kualiatas Mikrobiologi Air Sumur Sekitar Kandang Ternak Ayam (Studi di Desa Bleber Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Tahun 2022)
Kandang ternak ayam yang berdekatan dengan sumur menimbulkan risiko terjadinya pencemaran air. Pencemaran air sumur dapat terjadi akibat kondisi fisik sumur yang buruk. Penelitian ...
Hubungan Konstruksi Sumur dengan Kualitas Air Sumur Gali Di Kelurahan Bitowa Kota Makassar
Hubungan Konstruksi Sumur dengan Kualitas Air Sumur Gali Di Kelurahan Bitowa Kota Makassar
Sumur gali adalah sumber mata air yang paling sering digunakan masyarakat perdesaan atau perkotaan. Terlebih pada masyarakat perdesaan air sumur gali memiliki manfaat sebagai keper...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Perencanaan Teknis Pemanenan Air Hujan Terintegrasi dengan Sumur Resapan
Perencanaan Teknis Pemanenan Air Hujan Terintegrasi dengan Sumur Resapan
Hujan merupakan fenomena alam yang terjadi di suatu wilayah. Air hujan sangat bermanfaat untuk mengisi sumber air guna keperluan pertanian, domestik dan industri, namun air hujan y...
Hubungan Kondisi Fisik Dan Sanitasi Sumur Gali Terhadap Keberadaan Bakteri Coliform Dalam Air Sumur Gali
Hubungan Kondisi Fisik Dan Sanitasi Sumur Gali Terhadap Keberadaan Bakteri Coliform Dalam Air Sumur Gali
Pendahuluan: Pencemaran air merupakan suatu proses masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energy, dan atau komponen lain kedalam air oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas ...
OPTIMASI DELIVERABILITAS SUMUR-SUMUR GEOTHERMAL DI DALAM CLUSTER C DENGAN MEMPERTIMBANGKAN SKENARIO PENURUNAN PRODUKSI
OPTIMASI DELIVERABILITAS SUMUR-SUMUR GEOTHERMAL DI DALAM CLUSTER C DENGAN MEMPERTIMBANGKAN SKENARIO PENURUNAN PRODUKSI
Uji sumur adalah uji aliran fluida di dalam sumur untuk mendapatkan data dan informasi properti sumur. Uji sumur dilakukan sebelum eksploitasi reservoir, juga setelah suatu periode...
Normalisasi Sumur Pasca Banjir untuk Pemulihan Akses Air Bersih di Desa Blang Mee, Bireuen
Normalisasi Sumur Pasca Banjir untuk Pemulihan Akses Air Bersih di Desa Blang Mee, Bireuen
Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di beberapa wilayah Provinsi Aceh, terutama pada musim hujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi dan meluapnya al...
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Modifikasi Alat Kaporisasi Pada Air Sumur Gali Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Biringkanaya
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Modifikasi Alat Kaporisasi Pada Air Sumur Gali Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Biringkanaya
Salah satu upaya perlindungan air adalah dibangunnya sarana air bersih baik secara individual maupun berupa bantuan proyek dari pemerintah yang bertujuan untuk menyediakan air yang...

Back to Top