Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Normalisasi Sumur Pasca Banjir untuk Pemulihan Akses Air Bersih di Desa Blang Mee, Bireuen

View through CrossRef
Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di beberapa wilayah Provinsi Aceh, terutama pada musim hujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi dan meluapnya aliran sungai. Kondisi tersebut sering menyebabkan genangan air di kawasan permukiman yang membawa lumpur dan sedimen sehingga berdampak pada menurunnya kualitas sumber air bersih masyarakat. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Desa Blang Mee, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, di mana beberapa sumur gali milik warga mengalami pencemaran lumpur akibat banjir sehingga tidak dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memulihkan fungsi sumur sebagai sumber air bersih melalui kegiatan normalisasi sumur pasca banjir. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survei kondisi sumur, pelaksanaan pembersihan sumur, serta monitoring dan evaluasi hasil kegiatan dengan melibatkan dosen, mahasiswa, dan masyarakat setempat. Proses normalisasi dilakukan melalui pengurasan air menggunakan mesin pompa, pengangkatan endapan lumpur di dasar sumur secara manual, serta pembersihan dinding dan bibir sumur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa endapan lumpur yang mencapai sekitar ±40 cm berhasil dibersihkan sehingga kedalaman efektif sumur kembali normal dan kondisi air menjadi lebih jernih secara visual serta tidak berbau. Selain memulihkan fungsi sumur sebagai sumber air bersih, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pemeliharaan sumber air secara berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan normalisasi sumur pasca banjir menjadi salah satu solusi sederhana dan efektif dalam upaya pemulihan akses air bersih bagi masyarakat.
Title: Normalisasi Sumur Pasca Banjir untuk Pemulihan Akses Air Bersih di Desa Blang Mee, Bireuen
Description:
Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di beberapa wilayah Provinsi Aceh, terutama pada musim hujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi dan meluapnya aliran sungai.
Kondisi tersebut sering menyebabkan genangan air di kawasan permukiman yang membawa lumpur dan sedimen sehingga berdampak pada menurunnya kualitas sumber air bersih masyarakat.
Salah satu wilayah yang terdampak adalah Desa Blang Mee, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, di mana beberapa sumur gali milik warga mengalami pencemaran lumpur akibat banjir sehingga tidak dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memulihkan fungsi sumur sebagai sumber air bersih melalui kegiatan normalisasi sumur pasca banjir.
Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survei kondisi sumur, pelaksanaan pembersihan sumur, serta monitoring dan evaluasi hasil kegiatan dengan melibatkan dosen, mahasiswa, dan masyarakat setempat.
Proses normalisasi dilakukan melalui pengurasan air menggunakan mesin pompa, pengangkatan endapan lumpur di dasar sumur secara manual, serta pembersihan dinding dan bibir sumur.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa endapan lumpur yang mencapai sekitar ±40 cm berhasil dibersihkan sehingga kedalaman efektif sumur kembali normal dan kondisi air menjadi lebih jernih secara visual serta tidak berbau.
Selain memulihkan fungsi sumur sebagai sumber air bersih, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pemeliharaan sumber air secara berkelanjutan.
Dengan demikian, kegiatan normalisasi sumur pasca banjir menjadi salah satu solusi sederhana dan efektif dalam upaya pemulihan akses air bersih bagi masyarakat.

Related Results

Analisis Kualiatas Mikrobiologi Air Sumur Sekitar Kandang Ternak Ayam (Studi di Desa Bleber Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Tahun 2022)
Analisis Kualiatas Mikrobiologi Air Sumur Sekitar Kandang Ternak Ayam (Studi di Desa Bleber Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Tahun 2022)
Kandang ternak ayam yang berdekatan dengan sumur menimbulkan risiko terjadinya pencemaran air. Pencemaran air sumur dapat terjadi akibat kondisi fisik sumur yang buruk. Penelitian ...
Hubungan Konstruksi Sumur dengan Kualitas Air Sumur Gali Di Kelurahan Bitowa Kota Makassar
Hubungan Konstruksi Sumur dengan Kualitas Air Sumur Gali Di Kelurahan Bitowa Kota Makassar
Sumur gali adalah sumber mata air yang paling sering digunakan masyarakat perdesaan atau perkotaan. Terlebih pada masyarakat perdesaan air sumur gali memiliki manfaat sebagai keper...
Bimbingan Teknis Pengolahan Air Bersih Menggunakan Metode Aerasi-Filtrasi bagi Masyarakat Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari
Bimbingan Teknis Pengolahan Air Bersih Menggunakan Metode Aerasi-Filtrasi bagi Masyarakat Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari
Pengabdian kepada masyarakat tentang Bimbingan Teknis Pengolahan Air Bersih Menggunakan Metode Aerasi-Filtrasi telah dilaksanakan di Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu Kota Kendari. ...
FAKTOR DOMINAN DAN STRATEGI PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA RAWAN AIR BERSIH PADA KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR
FAKTOR DOMINAN DAN STRATEGI PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA RAWAN AIR BERSIH PADA KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR
Abstract: Baitussalam sub-district is one of the areas vulnerable to water in the district of Aceh Besar. During this time the District community Baitussalam it difficult to obtain...
Perencanaan Teknis Pemanenan Air Hujan Terintegrasi dengan Sumur Resapan
Perencanaan Teknis Pemanenan Air Hujan Terintegrasi dengan Sumur Resapan
Hujan merupakan fenomena alam yang terjadi di suatu wilayah. Air hujan sangat bermanfaat untuk mengisi sumber air guna keperluan pertanian, domestik dan industri, namun air hujan y...
THE URGENCY OF QANUN TO IMPLEMENT BIREUEN AS A SANTRI CITY
THE URGENCY OF QANUN TO IMPLEMENT BIREUEN AS A SANTRI CITY
Bireuen Regent's Decree Number 553 of 2020 designated Bireuen as a Santri City. As a Santri City, the behavior and conduct of the community is expected to reflect the objectives of...
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Modifikasi Alat Kaporisasi Pada Air Sumur Gali Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Biringkanaya
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Modifikasi Alat Kaporisasi Pada Air Sumur Gali Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Biringkanaya
Salah satu upaya perlindungan air adalah dibangunnya sarana air bersih baik secara individual maupun berupa bantuan proyek dari pemerintah yang bertujuan untuk menyediakan air yang...

Back to Top