Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH PERBEDAAN PELARUT TERHADAP AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN RAMANIA (Bouea Macrophylla Griffith) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes

View through CrossRef
Tumbuhan Ramania (Bouea macrophylla Griffith) dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri pada pengobatan jerawat. Salah satu bakteri yang dapat menyebabkan jerawat yaitu bakteri Propionibacterium acnes. Tujuan penelitian ini mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dan aktivitas bakteri p. acnes pada ekstrak metanol, etanol 70%, dan etanol 96% daun Ramania. Uji aktivitas antibakteri ekstrak menggunakan metode difusi sumuran terhadap bakteri P. acnes dengan konsentrasi larutan uji 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, Antibitiok bentuk disk berupa klindamisin 2 µg/disk (kontrol positif) dan Na-CMC 0,5% (kontrol negatif). Hasil penghambatan terbaik didapatkan pada konsentrasi 50%, dengan zona hambat pada ekstrak etanol 70% (17,6 mm dengan kategori kuat), ekstrak etanol 96% (19,16 mm dengan kategori kuat), dan ekstrak metanol (20,90 mm dengan kategori sangat kuat). Berdasarkan hasil tersebut ekstrak terbaik dalam menghambat bakteri P.acnes adalah ekstrak metanol. Hal ini dimungkinkan dipengaruhi oleh senyawa yang terdapat pada ekstrak metanol seperti flavonoid, saponin, tannin, steroid, dan fenol.
Title: PENGARUH PERBEDAAN PELARUT TERHADAP AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN RAMANIA (Bouea Macrophylla Griffith) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
Description:
Tumbuhan Ramania (Bouea macrophylla Griffith) dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri pada pengobatan jerawat.
Salah satu bakteri yang dapat menyebabkan jerawat yaitu bakteri Propionibacterium acnes.
Tujuan penelitian ini mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dan aktivitas bakteri p.
acnes pada ekstrak metanol, etanol 70%, dan etanol 96% daun Ramania.
Uji aktivitas antibakteri ekstrak menggunakan metode difusi sumuran terhadap bakteri P.
acnes dengan konsentrasi larutan uji 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, Antibitiok bentuk disk berupa klindamisin 2 µg/disk (kontrol positif) dan Na-CMC 0,5% (kontrol negatif).
Hasil penghambatan terbaik didapatkan pada konsentrasi 50%, dengan zona hambat pada ekstrak etanol 70% (17,6 mm dengan kategori kuat), ekstrak etanol 96% (19,16 mm dengan kategori kuat), dan ekstrak metanol (20,90 mm dengan kategori sangat kuat).
Berdasarkan hasil tersebut ekstrak terbaik dalam menghambat bakteri P.
acnes adalah ekstrak metanol.
Hal ini dimungkinkan dipengaruhi oleh senyawa yang terdapat pada ekstrak metanol seperti flavonoid, saponin, tannin, steroid, dan fenol.

Related Results

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kenikir (cosmos caudatus k.) terhadap Bakteri Propionibacterium Acnes
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kenikir (cosmos caudatus k.) terhadap Bakteri Propionibacterium Acnes
Jerawat merupakan penyakit kulit yang disebabkan adanya infeksi bakteri, salah satunya bakteri Propionibacterium acnes yang menyerang 85% populasi dengan usia 11-30 tahun. Daun ken...
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI KOPI ARABIKA DAN ROBUSTA TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI KOPI ARABIKA DAN ROBUSTA TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
Kopi merupakan salah satu tanaman yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat umumnya. Kopi merupakan tanaman yang memiliki kandungan kafein dengan salah satu manfaatnya untuk mening...
PENGARUH METODE EKSTRAKSI TERHADAP AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAUN RAMANIA (Bouea macrophylla Griffith) TERHADAP Staphylococcus aureus
PENGARUH METODE EKSTRAKSI TERHADAP AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAUN RAMANIA (Bouea macrophylla Griffith) TERHADAP Staphylococcus aureus
Ekstrak metanol dari daun Ramania (Bouea macrophylla Griffith) telah teruji dengan dosis kecil memiliki efek antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus, namun belum pernah ...
Pengujian In Vitro Serum Antiacne Kombinasi Ekstrak Daun Kemangi dan Rimpang Kunyit
Pengujian In Vitro Serum Antiacne Kombinasi Ekstrak Daun Kemangi dan Rimpang Kunyit
Abstract—Acne is a chronic inflammation of the pilosebaceous follicles which is characterized by excess oil production caused by the bacterium Propionibacterium acnes. The content ...
EFEK ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN BROKOLI (Brassica oleracea var. italica) TERHADAP PERTUMBUHAN Propionibacterium acnes SECARA IN VITRO
EFEK ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN BROKOLI (Brassica oleracea var. italica) TERHADAP PERTUMBUHAN Propionibacterium acnes SECARA IN VITRO
Akne vulgaris merupakan penyakit inflamasi pada kulit yang pernah diderita oleh 80 – 100% orang di dunia. Akne vulgaris dapat timbul karena adanya peradangan oleh bakteri Propionib...

Back to Top