Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kejadian Obesitas Pada Remaja Di Sma Antartika Sidoarjo

View through CrossRef
ABSTRAK Obesitas pada remaja merupakan masalah yang kompleks. Suatu kelainan atau penyakit yang terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara energi yang masuk dengan energi yang keluar sehingga menyebabkan terjadinya penimbunan lemak dalam tubuh secara berlebihan. Penyebab obesitas antara lain: faktor genetik, faktor aktivitas fisik, pola makan, gaya hidup dan faktor gender. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode cross sectional study. Penelitian bertujuan mengetahui obesitas dan mengidentifikasi obesitas berdasarkan faktor genetik, faktor aktivitas fisik, pola makan, gaya hidup dan faktor gender di SMA Antartika Sidoarjo dengan jumlah subyek penelitian sebanyak 50 orang. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 5 April 2019. Hasil penelitian menunjukkan siswa di SMA Antartika hampir setengahnya (28%) mengalami obesitas, hampir setengahnya (40%) mengalami berat badan berlebih atau gemuk dan hampir setengahnya (32%) normal. Siswa yang mengalami obesitas sebagian kecil (20%) dengan tidak diikuti adanya faktor genetik, sebagian kecil (20%) dengan diikuti adanya faktor aktivitas fisik yang ringan, sebagian kecil (18%) dengan diikuti adanya pola makan asupan berlebihan, sebagian kecil (16%) dengan diikuti adanya gaya hidup cukup dan hampir setengahnya (28%) yang mengalami obesitas adalah perempuan. Dari hasil penelitian ini, diharapkan pendidik maupun peserta didik dapat lebih meningkatkan aktivitas fisik atau kegiatan dengan intensitas berat.  Kata Kunci : Obesitas, Faktor Genetik, Faktor Aktivitas Fisik, Pola Makan, Gaya Hidup dan Faktor Gender   THE INCIDENCE OF OBESITY IN ADOLESCENTS IN ANTARTIKA HIGH SCHOOL IN SIDOARJO   ABSTRACT   Childhood obesity is a complex problem. Health problem that occurs because of an imbalance between energy intakes with energy out this causing the accumulation of fat tissues in the body excessively. Causes of obesity include: genetic factors, physical activity factors, diet, lifestyle and gender factors. The type of research used is descriptive research with a cross sectional study method. The study aimed to determine obesity and identify obesity based on genetic factors, physical activity factors, dietary patterns, lifestyle and gender factors in the Antartic Senior High School in Sidoarjo with the number of research subjects as many as 50 people. Data collection was conducted on April 5, 2019. The results showed that students in the Antartika senior high school in Sidoarjo are almost half (28%) obese, almost half (40%) experience excess weight or fat and almost half (32%) are normal. Obese students are small (20%) with no genetic factors being followed, a small proportion (20%) with mild physical activity factors, a small proportion (18%) with excessive dietary intake, a small proportion (16%) with adequate lifestyle and almost half (28%) of those who are aobese are woman. The results of this study it’s expected that educators and students can further increase physical activity or activities with heavy intensity. Keywords: Obesity, Genetic Factors, Physical Activity Factors, Dietary Patterns, Lifestyle and Gender Factors
Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya
Title: Kejadian Obesitas Pada Remaja Di Sma Antartika Sidoarjo
Description:
ABSTRAK Obesitas pada remaja merupakan masalah yang kompleks.
Suatu kelainan atau penyakit yang terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara energi yang masuk dengan energi yang keluar sehingga menyebabkan terjadinya penimbunan lemak dalam tubuh secara berlebihan.
Penyebab obesitas antara lain: faktor genetik, faktor aktivitas fisik, pola makan, gaya hidup dan faktor gender.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode cross sectional study.
Penelitian bertujuan mengetahui obesitas dan mengidentifikasi obesitas berdasarkan faktor genetik, faktor aktivitas fisik, pola makan, gaya hidup dan faktor gender di SMA Antartika Sidoarjo dengan jumlah subyek penelitian sebanyak 50 orang.
Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 5 April 2019.
Hasil penelitian menunjukkan siswa di SMA Antartika hampir setengahnya (28%) mengalami obesitas, hampir setengahnya (40%) mengalami berat badan berlebih atau gemuk dan hampir setengahnya (32%) normal.
Siswa yang mengalami obesitas sebagian kecil (20%) dengan tidak diikuti adanya faktor genetik, sebagian kecil (20%) dengan diikuti adanya faktor aktivitas fisik yang ringan, sebagian kecil (18%) dengan diikuti adanya pola makan asupan berlebihan, sebagian kecil (16%) dengan diikuti adanya gaya hidup cukup dan hampir setengahnya (28%) yang mengalami obesitas adalah perempuan.
Dari hasil penelitian ini, diharapkan pendidik maupun peserta didik dapat lebih meningkatkan aktivitas fisik atau kegiatan dengan intensitas berat.
  Kata Kunci : Obesitas, Faktor Genetik, Faktor Aktivitas Fisik, Pola Makan, Gaya Hidup dan Faktor Gender   THE INCIDENCE OF OBESITY IN ADOLESCENTS IN ANTARTIKA HIGH SCHOOL IN SIDOARJO   ABSTRACT   Childhood obesity is a complex problem.
Health problem that occurs because of an imbalance between energy intakes with energy out this causing the accumulation of fat tissues in the body excessively.
Causes of obesity include: genetic factors, physical activity factors, diet, lifestyle and gender factors.
The type of research used is descriptive research with a cross sectional study method.
The study aimed to determine obesity and identify obesity based on genetic factors, physical activity factors, dietary patterns, lifestyle and gender factors in the Antartic Senior High School in Sidoarjo with the number of research subjects as many as 50 people.
Data collection was conducted on April 5, 2019.
The results showed that students in the Antartika senior high school in Sidoarjo are almost half (28%) obese, almost half (40%) experience excess weight or fat and almost half (32%) are normal.
Obese students are small (20%) with no genetic factors being followed, a small proportion (20%) with mild physical activity factors, a small proportion (18%) with excessive dietary intake, a small proportion (16%) with adequate lifestyle and almost half (28%) of those who are aobese are woman.
The results of this study it’s expected that educators and students can further increase physical activity or activities with heavy intensity.
Keywords: Obesity, Genetic Factors, Physical Activity Factors, Dietary Patterns, Lifestyle and Gender Factors.

Related Results

PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang)
PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang)
Latar Belakang: Obesitas adalah keadaan dimana terjadi peningkatan massa jaringan lemak dalam tubuh. Pencegahan obesitas pada masa remaja dianggap lebih mudah dilakukan daripada me...
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMP KOTA SAMARINDA
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMP KOTA SAMARINDA
Obesitas merupakan suatu kondisi di mana jumlah asupan energi melebihi kebutuhan sehingga terjadi ketidakseimbangan antara asupan energi dengan energi yang digunakan. Masa remaja m...
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA REMAJA : SEBUAH TINJAUAN NARATIF
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA REMAJA : SEBUAH TINJAUAN NARATIF
Abstrak Latar Belakang Hipertensi yang berlaku semasa remaja akan berterusan sehingga dewasa dan meningkatkan risiko morbiditi dan kematian. Hipertensi disebabkan oleh banyak fakto...
HUBUNGAN KONSUMSI FAST FOOD DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI INDONESIA: KAJIAN PUSTAKA
HUBUNGAN KONSUMSI FAST FOOD DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI INDONESIA: KAJIAN PUSTAKA
ABSTRAK Salah satu faktor risiko obesitas adalah pola konsumsi fast food yang berlebihan. Obesitas pada remaja penting untuk dicegah, karena remaja dengan obesitas berisiko menjad...
ANALISIS NILAI CLOTHING TIME, PROTHROMBINE TIME DAN ACTIVATED PARTIAL THROMBOPLASTINE TIME PADA REMAJA OBES
ANALISIS NILAI CLOTHING TIME, PROTHROMBINE TIME DAN ACTIVATED PARTIAL THROMBOPLASTINE TIME PADA REMAJA OBES
Berdasarkan estimasi WHO, obesitas menjadi masalah kesehatan di dunia. Selain karena insidennya meningkat,juga karena obesitas menimbulkan berbagai komplikasi penyakit metabolik da...
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA
Obesitas pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya aktivitas fisik. Rendahnya aktivitas fisik akib...
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja SMAN 4 Denpasar Selama Masa Pandemi Covid-19
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja SMAN 4 Denpasar Selama Masa Pandemi Covid-19
Obesitas merupakan gambaran akumulasi lemak pada adiposit yang terjadi karena masuknya kalori ke dalam tubuh melampaui kebutuhan metabolisme tubuh. Angka prevalensi terjadinya obes...

Back to Top