Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA
View through CrossRef
Obesitas pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya aktivitas fisik. Rendahnya aktivitas fisik akibat perubahan gaya hidup sedentari diduga berkontribusi terhadap peningkatan kejadian obesitas pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di wilayah kerja UPT Puskesmas Lara Kabupaten Luwu Utara. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 61 remaja berusia 10–19 tahun yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Aktivitas fisik diukur menggunakan Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A), sedangkan status obesitas ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Mayoritas responden berusia 15 tahun (52,5%), berjenis kelamin perempuan (55,7%), memiliki aktivitas fisik kategori ringan (55,7%), dan tidak mengalami obesitas (77,0%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja (p=0,000). Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa obesitas tidak hanya dipengaruhi oleh aktivitas fisik, tetapi diduga berkaitan dengan faktor lain seperti pola makan, asupan energi, kebiasaan sedentari, dan faktor genetik. Aktivitas fisik berhubungan signifikan dengan kejadian obesitas pada remaja, sehingga peningkatan aktivitas fisik perlu diintegrasikan dengan edukasi gizi dan penerapan gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan obesitas.
Title: HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA
Description:
Obesitas pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya aktivitas fisik.
Rendahnya aktivitas fisik akibat perubahan gaya hidup sedentari diduga berkontribusi terhadap peningkatan kejadian obesitas pada remaja.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di wilayah kerja UPT Puskesmas Lara Kabupaten Luwu Utara.
Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional.
Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 61 remaja berusia 10–19 tahun yang dipilih menggunakan teknik total sampling.
Aktivitas fisik diukur menggunakan Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A), sedangkan status obesitas ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U).
Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p<0,05.
Mayoritas responden berusia 15 tahun (52,5%), berjenis kelamin perempuan (55,7%), memiliki aktivitas fisik kategori ringan (55,7%), dan tidak mengalami obesitas (77,0%).
Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja (p=0,000).
Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa obesitas tidak hanya dipengaruhi oleh aktivitas fisik, tetapi diduga berkaitan dengan faktor lain seperti pola makan, asupan energi, kebiasaan sedentari, dan faktor genetik.
Aktivitas fisik berhubungan signifikan dengan kejadian obesitas pada remaja, sehingga peningkatan aktivitas fisik perlu diintegrasikan dengan edukasi gizi dan penerapan gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan obesitas.
Related Results
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMP KOTA SAMARINDA
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMP KOTA SAMARINDA
Obesitas merupakan suatu kondisi di mana jumlah asupan energi melebihi kebutuhan sehingga terjadi ketidakseimbangan antara asupan energi dengan energi yang digunakan. Masa remaja m...
PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang)
PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang)
Latar Belakang: Obesitas adalah keadaan dimana terjadi peningkatan massa jaringan lemak dalam tubuh. Pencegahan obesitas pada masa remaja dianggap lebih mudah dilakukan daripada me...
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja SMAN 4 Denpasar Selama Masa Pandemi Covid-19
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja SMAN 4 Denpasar Selama Masa Pandemi Covid-19
Obesitas merupakan gambaran akumulasi lemak pada adiposit yang terjadi karena masuknya kalori ke dalam tubuh melampaui kebutuhan metabolisme tubuh. Angka prevalensi terjadinya obes...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA REMAJA : SEBUAH TINJAUAN NARATIF
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA REMAJA : SEBUAH TINJAUAN NARATIF
Abstrak Latar Belakang Hipertensi yang berlaku semasa remaja akan berterusan sehingga dewasa dan meningkatkan risiko morbiditi dan kematian. Hipertensi disebabkan oleh banyak fakto...
HUBUNGAN KONSUMSI FAST FOOD DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI INDONESIA: KAJIAN PUSTAKA
HUBUNGAN KONSUMSI FAST FOOD DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI INDONESIA: KAJIAN PUSTAKA
ABSTRAK
Salah satu faktor risiko obesitas adalah pola konsumsi fast food yang berlebihan. Obesitas pada remaja penting untuk dicegah, karena remaja dengan obesitas berisiko menjad...
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIFITAS FISIK TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIFITAS FISIK TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA
Obesitas merupakan suatu penyakit multifaktor, terjadi akibat akumulasi jaringan lemak berlebihan, sehingga dapat mengganggu kesehatan. Obesitas terjadi ketika asupan energi secara...

