Javascript must be enabled to continue!
Uji Stabilitas Fisik Emulsi Minyak Biji Jinten Hitam dengan Penambahan BHT
View through CrossRef
Kestabilan bahan obat dalam suatu sediaan farmasi merupakan hal dasar yang perlu diperhatikan. Suatu sediaan obat yang diformulasi harus cukup stabil ketika penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji stabilitas fisik emulsi minyak biji jinten hitam dengan penambahan antioksidan BHT. Sifat fisik meliputi pengamatan organoleptis, pengukuran nilai pH, viskositas, diameter rata-rata globul, uji sentrifugasi dan uji tipe emulsi minyak biji jinten hitam sebelum dan sesudah penyimpanan selama 21 hari pada suhu ruang. Hasil pengujian sifat fisik menunjukkan bahwa pada formulasi emulsi minyak biji jinten hitam sebelum dan sesudah penyimpanan emulsi selama 21 hari tetap berwarna kuning kecokelatan, bau khas minyak, rasa pahit manis dan terjadi pemisahan, mengalami penurunan nilai pH sebesar 1,238, penurunan viskositas sebesar 685 cps, kenaikan ukuran diameter rata-rata globul emulsi sebesar 5,17 µm, dan terjadi pemisahan setelah dilakukan uji sentrifugasi. Namun, penurunan stabilitas pada emulsi sampel (dengan penambahan BHT) lebih kecil daripada emulsi kontrol (tanpa BHT).
Title: Uji Stabilitas Fisik Emulsi Minyak Biji Jinten Hitam dengan Penambahan BHT
Description:
Kestabilan bahan obat dalam suatu sediaan farmasi merupakan hal dasar yang perlu diperhatikan.
Suatu sediaan obat yang diformulasi harus cukup stabil ketika penyimpanan.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji stabilitas fisik emulsi minyak biji jinten hitam dengan penambahan antioksidan BHT.
Sifat fisik meliputi pengamatan organoleptis, pengukuran nilai pH, viskositas, diameter rata-rata globul, uji sentrifugasi dan uji tipe emulsi minyak biji jinten hitam sebelum dan sesudah penyimpanan selama 21 hari pada suhu ruang.
Hasil pengujian sifat fisik menunjukkan bahwa pada formulasi emulsi minyak biji jinten hitam sebelum dan sesudah penyimpanan emulsi selama 21 hari tetap berwarna kuning kecokelatan, bau khas minyak, rasa pahit manis dan terjadi pemisahan, mengalami penurunan nilai pH sebesar 1,238, penurunan viskositas sebesar 685 cps, kenaikan ukuran diameter rata-rata globul emulsi sebesar 5,17 µm, dan terjadi pemisahan setelah dilakukan uji sentrifugasi.
Namun, penurunan stabilitas pada emulsi sampel (dengan penambahan BHT) lebih kecil daripada emulsi kontrol (tanpa BHT).
Related Results
Terapi Herbal Jinten Hitam dalam Peningkatan Haemoglobin pada Ibu Menyusui dengan Anemia
Terapi Herbal Jinten Hitam dalam Peningkatan Haemoglobin pada Ibu Menyusui dengan Anemia
Background: One of the world's health problems in developing countries is anemia. Nationally, anemia is common in women. Anemia is very dangerous for both mother and baby. Anemia i...
PENGARUH PENAMBAHAN EMULGATOR TERHADAP STABILITAS EMULSI SANTAN
PENGARUH PENAMBAHAN EMULGATOR TERHADAP STABILITAS EMULSI SANTAN
Santan merupakan bahan tambahan makanan yang banyak digunakan diberbagai masakan khususnya di Indonesia. Seiring dengan era modern yang menginginkan serba cepat dan praktis maka sa...
Perbandingan efektivitas ekstrak dengan minyak biji jintan hitam (habbatussauda) terhadap pertumbuhan salmonella typhi
Perbandingan efektivitas ekstrak dengan minyak biji jintan hitam (habbatussauda) terhadap pertumbuhan salmonella typhi
a) Latar Belakang : Salmonella typhi merupakan penyakit endemis yang serta menjadi masalah kesehatan global termasuk Indonesia. WHO memperkirakan jumlah kasus demam tifoid di selur...
FORMULASI EMULGEL MINYAK BIJI PALA (Myristica fragans) SEBAGAI ANTIOKSIDAN
FORMULASI EMULGEL MINYAK BIJI PALA (Myristica fragans) SEBAGAI ANTIOKSIDAN
Emulgel merupakan sediaan topikal yang terdiri dari emulsi dan gelling agent. Minyak biji pala mengandung beberapa senyawa yaitu metil eugenol, isoeugenol, miristisin, ?-pinene, da...
Inovasi Pembuatan Kue Pukis Dengan Substitusi Tepung Beras Hitam Dan Tepung Beras Ketan Hitam
Inovasi Pembuatan Kue Pukis Dengan Substitusi Tepung Beras Hitam Dan Tepung Beras Ketan Hitam
ABSTRAK - Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan tepung beras hitam dan tepung beras ketan hitam, proses pembuatan kue puki...
Formulasi Lilin Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) dan Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin)
Formulasi Lilin Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) dan Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin)
Minyak atsiri adalah minyak yang mudah menguap. Bahan baku minyak atsiri dapat diperoleh dari berbagai bagian tumbuhan seperti batang, daun, bunga, buah, biji, kulit biji, serta a...
Pengembangan Emulsi Pickering Minyak Atsiri sebagai Antibakteri
Pengembangan Emulsi Pickering Minyak Atsiri sebagai Antibakteri
Abstract. Bacteria are organisms that can enter the digestive tract which can cause several diseases, so it is necessary to be given an antibacterial. Essential is the result of th...
Uji Kualitas Minyak Goreng Curah yang dijual di Pasar Tradisional Surakarta dengan Penentuan Kadar Air, Bilangan Asam dan Bilangan Peroksida
Uji Kualitas Minyak Goreng Curah yang dijual di Pasar Tradisional Surakarta dengan Penentuan Kadar Air, Bilangan Asam dan Bilangan Peroksida
Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas minyak goreng curah dengan uji organoleptis, penentuan bilangan asam menggunakan titrasi asam basa, bilangan peroksida dengan metode...

