Javascript must be enabled to continue!
MENUJU PERTUMBUHAN INDUSTRI HIJAU DI SULAWESI SELATAN
View through CrossRef
Provinsi Sulawesi Selatan dengan komitmen dan kolaborasi para pihak, perlu lebih mengoptimalkan transformasi menuju pertumbuhan Industri hijau demi pengelolaan kekayaan alam yang memastikan keberlanjutan lingkungan dan kesetaraan penghidupan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Indeks Industri Hijau merupakan tolak ukur untuk mengevaluasi capaian dan efektivitas transformasi Industri Indonesia menuju Industri hijau. Prinsip utama Industri Hijau adalah menciptakan pertumbuhan Industri yang tinggi, seiring mendorong kesejahteraan sosial, menjaga kualitas Industri dan daya dukung lingkungan, Green Economy Index (GEI) atau Indeks Industri Hijau Indonesia terdiri dari 15 indikator yang mencakup tiga pilar, yaitu Industri, sosial, dan lingkungan.
Kebijakan yang perlu di dilaksanakan dalam penerapan Industri hijau di Sulawesi Selatan adalah pengendalian alih fungsi lahan melalui peningkatan kapasitas petani dengan penerapan teknologi climate change agriculture atau pertanian cerdas iklim. Pemberian jasa lingkungan baik berupa bantuan ataupun insentif bagi petani yang melakukan budidaya tanaman dengan menjaga keberlanjutan daya dukung lahannya atau yang berkontribusi dalam peningkatan kualitas lingkungan. Pengembangan hilirisasi sumberdaya alam berbasis lahan dengan penggunaan teknologi yang tidak merugikan lingkungan atau masyarakat sekitarnya dan dapat memberikan nilai tambah produk yang tinggi bagi petani.
Kata Kunci:Industri Hijau
Title: MENUJU PERTUMBUHAN INDUSTRI HIJAU DI SULAWESI SELATAN
Description:
Provinsi Sulawesi Selatan dengan komitmen dan kolaborasi para pihak, perlu lebih mengoptimalkan transformasi menuju pertumbuhan Industri hijau demi pengelolaan kekayaan alam yang memastikan keberlanjutan lingkungan dan kesetaraan penghidupan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Indeks Industri Hijau merupakan tolak ukur untuk mengevaluasi capaian dan efektivitas transformasi Industri Indonesia menuju Industri hijau.
Prinsip utama Industri Hijau adalah menciptakan pertumbuhan Industri yang tinggi, seiring mendorong kesejahteraan sosial, menjaga kualitas Industri dan daya dukung lingkungan, Green Economy Index (GEI) atau Indeks Industri Hijau Indonesia terdiri dari 15 indikator yang mencakup tiga pilar, yaitu Industri, sosial, dan lingkungan.
Kebijakan yang perlu di dilaksanakan dalam penerapan Industri hijau di Sulawesi Selatan adalah pengendalian alih fungsi lahan melalui peningkatan kapasitas petani dengan penerapan teknologi climate change agriculture atau pertanian cerdas iklim.
Pemberian jasa lingkungan baik berupa bantuan ataupun insentif bagi petani yang melakukan budidaya tanaman dengan menjaga keberlanjutan daya dukung lahannya atau yang berkontribusi dalam peningkatan kualitas lingkungan.
Pengembangan hilirisasi sumberdaya alam berbasis lahan dengan penggunaan teknologi yang tidak merugikan lingkungan atau masyarakat sekitarnya dan dapat memberikan nilai tambah produk yang tinggi bagi petani.
Kata Kunci:Industri Hijau.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAERAH DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENURUNAN KEMISKINAN DI SULAWESI UTARA
ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAERAH DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENURUNAN KEMISKINAN DI SULAWESI UTARA
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan daerah yang diukur dengan Belanja Modal, upaya fiskal, tingkat derajat desentralisasi fiskal dan kem...
Penerapan Industri Hijau Pada IMKM Batik
Penerapan Industri Hijau Pada IMKM Batik
Salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan adalah melestarikan lingkungan dan mengurangi dampak lingkungan akibat proses industri. Namun demikian, muncul banyak kasus pencemaran l...
Pengendalian Kualitas pada Proses Pengolahan Teh Hijau Menggunakan Metode Lean Six Sigma
Pengendalian Kualitas pada Proses Pengolahan Teh Hijau Menggunakan Metode Lean Six Sigma
Teh hijau diproduksi dengan cara inaktivasi enzim polifenol oksidase pada daun teh pada suhu 90-110°C. Kualitas teh hijau dipengaruhi oleh kualitas pucuk yang digunakan untuk pengo...
Identifikasi Industri Unggulan untuk Akselerasi Pemulihan Ekonomi di Sulawesi Selatan dan Dampaknya pada Wilayah Lain di Indonesia
Identifikasi Industri Unggulan untuk Akselerasi Pemulihan Ekonomi di Sulawesi Selatan dan Dampaknya pada Wilayah Lain di Indonesia
Perencanaan pembangunan berdasarkan aspek kewilayahan membutuhkan tools untuk menentukan kebijakan kewilayahan. Data Inter Regional Input-Output (IRIO) dapat dimanfaatkan untuk men...
PENGARUH TEKANAN REGULASI TERHADAP INOVASI TEKNOLOGI HIJAU DAN KINERJA EKONOMI PADA INDUSTRI PELAYARAN DI SAMARINDA
PENGARUH TEKANAN REGULASI TERHADAP INOVASI TEKNOLOGI HIJAU DAN KINERJA EKONOMI PADA INDUSTRI PELAYARAN DI SAMARINDA
Industri pelayaran menghadapi tantangan untuk mengurangi kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas usaha mereka dengan harapan untuk meningkatkan kinerja ekonominya. Pe...
Analisis Unsur-unsur Intrinsik Novel “Hijau” karya Agnes Jessica
Analisis Unsur-unsur Intrinsik Novel “Hijau” karya Agnes Jessica
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui apa tema pada novel “Hijau” karya Agnes Jessica. (2) Mengetahui bagaimana alur pada novel “Hijau” karya Agnes Jessica. (3) Mengetahui...
Analisis Unsur-unsur Intrinsik Novel “Hijau” karya Agnes Jessica
Analisis Unsur-unsur Intrinsik Novel “Hijau” karya Agnes Jessica
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui apa tema pada novel “Hijau” karya Agnes Jessica. (2) Mengetahui bagaimana alur pada novel “Hijau” karya Agnes Jessica. (3) Mengetahui...

