Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EDUKASI PENGELOLAAN PEKARANGAN RUMAH DAN PENYERAHAN BIBIT LELE BAGI KELUARGA TERDAMPAK COVID 19

View through CrossRef
Pemanfaatan lahan pekarangan sebagai upaya pemberdayaan untuk usaha budidaya ikan lele supaya keluarga  mampu menambah sumber  pangan dan pendapatan bagi keluarganya. Pengelolaan pekarangan sering juga disebut sebagai lumbung hidup, warung hidup atau apotik hidup (Van den Ban dan Hawkins, 1999). Pengelolaan pekarangan ini dapat dilakukan oleh keluarga sehingga mudah untuk pemeliharaan dan hasilnya bisa dinikmati oleh keluarga. Laporan The State of Food Security and Nutrition in the World terbaru yang dirilis Food and Agriculture Organization (FAO) Indonesia sendiri tercatat sebagai negara dengan jumlah penduduk kurang gizi tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Estimasi rata-rata jumlah penduduk kurang gizi di Asia Tenggara periode 2019-2021 menurut FAO Indonesia: 17,7 juta orang. pandemi Covid-19 dan ketahanan pangan akan membaik, nyatanya kelaparan global terus meningkat sampai 2021. Masalah ini menunjukkan bahwa kebijakan negara-negara tidak lagi berkontribusi dalam mengurangi kelaparan, kerawanan pangan, dan malnutrisi," lanjutnya. Upaya pemerintah negara memperbaiki kebijakan dalam sektor pertanian, supaya bahan pangan sehat bisa dijangkau oleh kelompok berpendapatan rendah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan keluarga dalam pencegahan kurang gizi serta upaya dalam pencegahan stunting. Metode yang digunakan dalam kegiatan pemberdayaan keluarga adalah penyuluhan dan dilanjutkan dengan diskusi, serta pemberian bibit lele menggunakan ember. sasaran yang cukup strategis dalam kegiatan ini adalah 30 keluarga. Evaluasi yang dilakukan untuk menilai keberhasilan kegiatan ini terdiri dari evaluasi awal, evaluasi proses dan evaluasi akhir. Selain kegiatan demonstrasi keterampilan pemanfaatan pekarangan, dilakukan juga penyerahan bibit lele yang pada warga. Hasil kegiatan mendapatkan adanya partisipasi masyarakat dalam mengoptimalkan pekarangan rumah untuk sumber pangan. Kegiatan ini efektif untuk meningkatkan keterampilan tentang pemanfaatan lahan pekarangan rumah meningkatkan gizi keluarga dan terjadinya stunting.
Title: EDUKASI PENGELOLAAN PEKARANGAN RUMAH DAN PENYERAHAN BIBIT LELE BAGI KELUARGA TERDAMPAK COVID 19
Description:
Pemanfaatan lahan pekarangan sebagai upaya pemberdayaan untuk usaha budidaya ikan lele supaya keluarga  mampu menambah sumber  pangan dan pendapatan bagi keluarganya.
Pengelolaan pekarangan sering juga disebut sebagai lumbung hidup, warung hidup atau apotik hidup (Van den Ban dan Hawkins, 1999).
Pengelolaan pekarangan ini dapat dilakukan oleh keluarga sehingga mudah untuk pemeliharaan dan hasilnya bisa dinikmati oleh keluarga.
Laporan The State of Food Security and Nutrition in the World terbaru yang dirilis Food and Agriculture Organization (FAO) Indonesia sendiri tercatat sebagai negara dengan jumlah penduduk kurang gizi tertinggi di kawasan Asia Tenggara.
Estimasi rata-rata jumlah penduduk kurang gizi di Asia Tenggara periode 2019-2021 menurut FAO Indonesia: 17,7 juta orang.
pandemi Covid-19 dan ketahanan pangan akan membaik, nyatanya kelaparan global terus meningkat sampai 2021.
Masalah ini menunjukkan bahwa kebijakan negara-negara tidak lagi berkontribusi dalam mengurangi kelaparan, kerawanan pangan, dan malnutrisi," lanjutnya.
Upaya pemerintah negara memperbaiki kebijakan dalam sektor pertanian, supaya bahan pangan sehat bisa dijangkau oleh kelompok berpendapatan rendah.
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan keluarga dalam pencegahan kurang gizi serta upaya dalam pencegahan stunting.
Metode yang digunakan dalam kegiatan pemberdayaan keluarga adalah penyuluhan dan dilanjutkan dengan diskusi, serta pemberian bibit lele menggunakan ember.
sasaran yang cukup strategis dalam kegiatan ini adalah 30 keluarga.
Evaluasi yang dilakukan untuk menilai keberhasilan kegiatan ini terdiri dari evaluasi awal, evaluasi proses dan evaluasi akhir.
Selain kegiatan demonstrasi keterampilan pemanfaatan pekarangan, dilakukan juga penyerahan bibit lele yang pada warga.
Hasil kegiatan mendapatkan adanya partisipasi masyarakat dalam mengoptimalkan pekarangan rumah untuk sumber pangan.
Kegiatan ini efektif untuk meningkatkan keterampilan tentang pemanfaatan lahan pekarangan rumah meningkatkan gizi keluarga dan terjadinya stunting.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
PENYIAPAN MEDIA BUDIDAYA LELE DUMBO SISTEM BIOFLOK DI KOPRAL BUMILIS (KOLAM TERPAL BULAT MINIMALIS) PERKOTAAN
PENYIAPAN MEDIA BUDIDAYA LELE DUMBO SISTEM BIOFLOK DI KOPRAL BUMILIS (KOLAM TERPAL BULAT MINIMALIS) PERKOTAAN
Pekarangan merupakan lahan terbuka yang terdapat di sekitar rumah tinggal. Pekarangan rumah dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan produktif, seperti untuk tanaman hias, buah,...
PROBIOTIK UBI JALAR (POBIJAR) SEBAGAI PAKAN ORGANIK ALTERNATIF IKAN LELE
PROBIOTIK UBI JALAR (POBIJAR) SEBAGAI PAKAN ORGANIK ALTERNATIF IKAN LELE
Pakan di dalam budidaya lele menjadi faktor utama yang mempengaruhi hasil dan produksi petani lele. Dominasi pelet sebagai pakan satu-satunya pakan yang diberikan petani lele menja...
KUALITAS MORFOLOGIS BIBIT SENGON (Paraserianthes falcataria L) SEBAGAI BIBIT SIAP TANAM DI PERSEMAIAN BPDASHL SIANTAN KALIMANTAN BARAT
KUALITAS MORFOLOGIS BIBIT SENGON (Paraserianthes falcataria L) SEBAGAI BIBIT SIAP TANAM DI PERSEMAIAN BPDASHL SIANTAN KALIMANTAN BARAT
Sengon (Paraserianthes falcataria L) is a plant planted by the West Kalimantan BPDASHL to provide seedlings for the land rehabilitation and state forests and the community.This stu...

Back to Top