Javascript must be enabled to continue!
Bahasa dan Identitas Budaya: Studi Etnolinguistik pada Komunitas Osing di Daerah Macan Putih, Banyuwangi
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara bahasa Osing dan identitas budaya masyarakat Osing di Macam Putih, Banyuwangi serta memahami bagaimana bahasa Osing mencerminkan nilai-nilai budaya, tradisi, dan identitas masyarakat Osing serta bagaimana komunitas ini menghadapi tantangan modernisasi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian etnolinguistik untuk menganalisis hubungan antara bahasa, budaya, dan pola pikir masyarakat. Data deskriptif berupa kata-kata, ungkapan, dan wacana budaya yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Informan penelitian adalah anggota komunitas dan masyarakat di Desa Macan Putih yang memiliki relevansi sosial, budaya, dan ekonomi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap aktivitas, interaksi, dan penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari, yang memberikan pemahaman otentik tentang konteks sosial dan budaya masyarakat. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang melibatkan tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Osing berperan penting dalam membentuk dan mempertahankan identitas budaya masyarakat Osing di Macam Putih. Bahasa ini mencerminkan nilai-nilai budaya, tradisi, serta sistem sosial yang unik. Namun, tantangan modernisasi membawa ancaman terhadap keberlanjutan bahasa ini, terutama di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut dalam pendidikan, dokumentasi, dan penguatan komunitas untuk menjaga eksistensi bahasa Osing di masa depan.
Universitas Cokroaminoto Palopo
Title: Bahasa dan Identitas Budaya: Studi Etnolinguistik pada Komunitas Osing di Daerah Macan Putih, Banyuwangi
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara bahasa Osing dan identitas budaya masyarakat Osing di Macam Putih, Banyuwangi serta memahami bagaimana bahasa Osing mencerminkan nilai-nilai budaya, tradisi, dan identitas masyarakat Osing serta bagaimana komunitas ini menghadapi tantangan modernisasi.
Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian etnolinguistik untuk menganalisis hubungan antara bahasa, budaya, dan pola pikir masyarakat.
Data deskriptif berupa kata-kata, ungkapan, dan wacana budaya yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung.
Informan penelitian adalah anggota komunitas dan masyarakat di Desa Macan Putih yang memiliki relevansi sosial, budaya, dan ekonomi.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap aktivitas, interaksi, dan penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari, yang memberikan pemahaman otentik tentang konteks sosial dan budaya masyarakat.
Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang melibatkan tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Osing berperan penting dalam membentuk dan mempertahankan identitas budaya masyarakat Osing di Macam Putih.
Bahasa ini mencerminkan nilai-nilai budaya, tradisi, serta sistem sosial yang unik.
Namun, tantangan modernisasi membawa ancaman terhadap keberlanjutan bahasa ini, terutama di kalangan generasi muda.
Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut dalam pendidikan, dokumentasi, dan penguatan komunitas untuk menjaga eksistensi bahasa Osing di masa depan.
Related Results
PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT SUKU OSING DI DESA KEMIREN SEBAGAI MEDIA PEBELAJARAN SOSIOLOGI
PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT SUKU OSING DI DESA KEMIREN SEBAGAI MEDIA PEBELAJARAN SOSIOLOGI
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk perubahan social yang terjadi pada Masyarakat Osing setelah dijadikannya Desa Wisata; (2) strategi masyarakat Osing untuk ...
THE ISLAMIC VALUES OF MYSTICAL REASON IN "KEBO-KEBOAN" TRADITION IN BANYUWANGI
THE ISLAMIC VALUES OF MYSTICAL REASON IN "KEBO-KEBOAN" TRADITION IN BANYUWANGI
ABSTRACT
One of the diversity of Indonesian manners and cultures is the Osing tribe lived in most Banyuwangi area. This tribe has an interesting traditional ritual, namely th...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
Macan Ali In The Cirebon Glass Painting: The Study Of Ethnomathematics
Macan Ali In The Cirebon Glass Painting: The Study Of Ethnomathematics
The research objectives are: 1) Knowing the history and development of the Macan Ali and the typical Cirebon glass painting. 2) Knowing the mathematical elements in the typical Cir...
SENI KUNTULAN BANYUWANGI: Keberlanjutan dan Perubahannya
SENI KUNTULAN BANYUWANGI: Keberlanjutan dan Perubahannya
Kuntulan merupakan seni pertunjukan musik dan tarian yang hidup dan berkembang di Banyuwangi. Kuntulan merupakan potret budaya musik tradisi yang unik, karena di dalamnya menyatuka...
Catatan Editor: Langkah JPS dalam situasi pandemi dan pengantar Vol. 18 (3) tentang budaya, identitas, dan relasi antarkelompok
Catatan Editor: Langkah JPS dalam situasi pandemi dan pengantar Vol. 18 (3) tentang budaya, identitas, dan relasi antarkelompok
Salam sejahtera,
Tahun 2020 ini merupakan tahun yang menantang bagi kita semua. Awal tahun diwarnai dengan berbagai peristiwa, diantaranya politik global yang memanas serta perist...

